Sudah tidak ada yang meragukan lagi jika kota dengan julukan negeri sakura ini punya teknologi yang canggih, bahkan toiletnya saja selalu penuh inovasi. Enggak percaya? Cek kecanggihannya di sini.

Sejarah singkat Toilet Canggih di Jepang

Jepang memang memesona dalam hal sejarah dan budaya, namun kecanggihan teknologi kamar mandi di Jepang membuat wisatawan kagum dengan hal lain selain sejarah dan budaya.

Kamar mandi di Jepang menghadirkan kecanggihan untuk penggunanya seperti air hangat, tempat duduk hangat, air yang keluar dengan satu sentuhan, serta berbagai fiturnya yang terus keren dan inovatif. Bahkan di beberapa model kamar mandi terdapat kloset yang bisa dinaikkan dan diturunkan secara otomatis.

Saat Anda ingin ke toilet, maka Anda bisa bertanya :

toire wa doko desuka (toilet ada di mana?)

Advertisement

Awalnya, toilet yang berteknologi canggih berasal dari Amerika Serikat dan Swiss, biasanya kamar mandi tersebut dirancang untuk digunakan di rumah sakit sebagai fasilitas perawatan.

Hingga akhirnya, pembuat toilet di Jepang Toto dan Lixil mulai mengimpor barang-barang pada tahun 1964. Lixil menghasilkan berbagai teknologi kamar mandi Jepang pertama, yang dikenal sebagai "shower" toilet, untuk digunakan di rumah pada tahun 1967, dan pada tahun 1980 terdapat Toto Washlet toilet.

Standar Kamar Mandi Canggih di Jepang

Toilet elektronik telah terbukti sempurna menjaga kebersihan kamar mandi. Menurut Cabinet Office pada survei tahun 2014, bahwa 76% rumah di Jepang memiliki kamar mandi dengan berbagai peralatan yang canggih dan modern.

Harga untuk toilet elektronik berkisar ¥ 20.000 untuk peralatan kamar mandi biasa, namun seharga ¥ 100.000 untuk model kamar mandi mewah.

Untuk memperkenalkan toilet canggih kepada wisatawan. Pada bulan April 2015 Toto membuka digital Gallery Toto di Bandara Narita untuk memperkenalkan toilet elektronik kepada wisatawan. Terletak di Skyway, Toto menyiapkan 10 kamar mandi yang memungkinkan pengunjung untuk merasakan kamar mandi dengan teknologi tinggi.

Kecanggihan yang ada pada toilet saat itu seperti antibacterial, grime-resistant, dan self-cleaning nozzles, serta kecanggihan lainnya. Beberapa fitur sensor juga ada seperti fitur sensor untuk menutup, menghangatkan kloset sebelum digunakan, hal ini berguna saat musim dingin, serta membersihkan dalam satu sentuhan, serta berbagai macam yang bisa membuat pengunjung takjub.

Toilet Jepang punya banyak tombol yang bisa dibilang membingungkan, jadi Anda enggak perlu khawatir saat menggunakannya, karena belakangan ini, kebanyakan tombol sudah dilengkapi dengan instruksi berbahasa Inggris.

Secara umum berdasarkan data yang dikutip dari tictokyo, tombol pada toilet Jepang terdiri dari ini:

Bidet, ditandai dengan simbol wanita berwarna pink. Tombol ini khusus untuk wanita. Fungsinya untuk mengeluarkan air dan membilas bagian kewanitaan setelah buang air kecil.

Shower, ditandai dengan simbol air berwarna hijau atau biru. Fungsinya untuk mengeluarkan air dan membilas bagian belakang setelah buang air besar.

Stop, ditandai dengan simbol kotak berwarna oranye atau merah. Fungsinya untuk menghentikan aliran air.

Water pressure, ditandai dengan simbol + dan -. Berfungsi untuk memperbesar (+) atau memperkecil (-) aliran air yang dikeluarkan dari tombol bidet dan spray.

Warm seat, terdiri dari on/off. Fungsinya untuk menghangatkan dudukan kloset. Anda pasti akan berlama-lama duduk di kloset ini, apalagi pada saat musim dingin.

Flushing/sound, biasanya ditandai dengan simbol not balok atau speaker. Fungsinya untuk mengeluarkan suara kucuran air bilas Andaflase. Tombol ini digunakan agar suara yang timbul akibat buang air besar atau buang air kecil tidak terdengar keluar toilet. Terutama pada toilet umum yang biasanya terdiri dari bilik-bilik.

Volume, terdiri dari simbol (+) dan (-). Berfungsi untuk memperbesar atau memperkecil suara yang dikeluarkan oleh tombol flushing/sound.

Masih banyak loh kecanggihan lainnya yang ada di Jepang. Anda ingin lihat kecanggihan lainnya? Langsung saja siapkan tabungan Anda untuk berlibur ke Jepang.