#Tentangku, tentangmu dan orang baru di antara “kita”.

Aku rasa, kamu sudah salah menerjemahkan bahasa rinduku. Memiliki seseorang yang baru di sampingku bukan berarti dia bisa menyusup seenaknya dan menggeser posisimu di hatiku. Itu bukan aku.

Menurutmu, aku tersenyum tanpa beban saat kamu tidak sengaja melihatku bersama seseorang yang menjadi kekasih baru ku ? kamu salah besar. Justru selama itu, aku tengah berusaha menelantarkan semua memori tentang “kita”. Aku tengah berjuang menerima kenyataan baru tentangmu dan kekasih baru mu.

Mungkin aku tidak benar-benar tau bagaimana kamu menanggapinya. Tapi aku yang terluka ! saat memergoki tatapanmu tertuju ke arahku yang sedang bercengkrama dengan kekasih baruku, entah kenapa itu menyakitkan. Karena sejauh itu aku hanya terus memikirkanmu, eh tau-taunya kamu malah menyaksikan hal yang tidak pernah ingin ku tunjukkan.

Aku jahat, bukan ? mendekati seseorang yang kemudian ku terima cintanya, padahal aku tidak benar-benar mencintainya. Melupakanmu ! hanya itu alasan yang berdebat di fikiranku. Mungkin jauh berbeda denganmu yang begitu tulus mencintai kekasih barumu.

Advertisement

Aku tidak pernah bermaksud memainkan tokoh itu dengan alasan membuatmu berfikir seolah-olah aku ingin membuatmu cemburu. Hal gila, menurutku. Jika aku mau melakukannya, tidak perlu memanfaatkan orang lain yang tidak tau apa-apa tentang “kita”.

Memang banyak hal manis darimu yang tidak ku temui darinya. Setidaknya dia bukan pengecut ! seperti kamu, pengecut yang kabur dengan perasaan yang sudah kamu curi dariku. Hingga perasaan itu sulit ku dapatkan kembali dan ku berikan pada orang lain.

Jika memang mencintaiku adalah keikhlasanmu, untuk apa kamu menodainya dengan sadis dan berpindah hati hanya dengan hitungan hari ? terhormatkah itu menurutmu ? aku bisa saja melakukan hal yang sama denganmu pada kekasih baruku. Sayangnya, aku bukan kamu.

Harusnya kamu tidak perlu melangkah sejauh ini. Kamu terlalu cepat mengartikan sebuah senyuman yang hadir dengan sarang luka di baliknya. Harusnya kamu benar-benar mengenalku, bisa merasakan apa yang ku rasakan. Dengan begitu, aku bisa tau setidaknya sedikit bahwa aku memang pernah menduduki posisi terindah hatimu.