Hai.. Apa kabar?

Ingin sekali ku menyapamu, dan bertanya tentangmu.

Engkau yang hadir di tengah hubungan kami dan engkau yang berhasil merebut hubungan ini. Ku berdoa agar engkau baik-baik saja. Aku tak pernah menyangka akan ada wanita yang menyelip dalam hubunganku, sesuatu yang ku bangun penuh dengan kesabaran, dan entah perjuangan apa lagi yang kurang kulakukan. Ternyata runtuh dengan kehadiran dirimu.

Hey … kamu yang telah mengambil dia dariku, ingin sekali ku mengucapkan terima kasih kepadamu.

Engkau tau kenapa?

Advertisement

Terima kasih atas partisipasi luka yang kau berikan.

Benar, dengan adanya dirimu, dan hancurnya hubungan ini, engkau telah berperan dalam menggores hatiku. Meskipun kesalahan itu tidak seutuhnya ada pada dirimu. Tapi engkau telah ikut serta dalam operasi itu.

Terima kasih atas luka ini, dengan luka ini engkau membuat aku lebih kuat.

Dengan luka ini engkau membuatku untuk lebih memperbaiki diriku, dengan luka ini engkau membuka kembali mata hatiku, dan membuatku lebih dekat dengan sang penciptaku.

Terima kasih atas kehadiranmu yang membuat hubungan ini berakhir dan pada akhirnya menyelamatkanku.

Terima kasih teruntuk engkau yang telah mengambil dia dariku, terima kasih engkau telah menyelamatkanku. Jika engkau tidak ada mungkin hubungan kami akan terus berjalan dan entah dosa apa lagi yang akan kami perbuat, namun dengan hadirnya dirimu, dan engkau mampu mengalihkan pandangannya dariku dan pada akhirnya engkau menyelamatkanku. Tidak hanya aku, bahkan orang tuaku juga engkau selamatkan dari rentetan dosa yang akan kami pebuat