Satu saat, siapapun itu, pernah merasa diri putus asa, bingung, dan sedih. Ketika berbagai bentuk pertanyaan mencari solusi hidup saling beradu, berlomba-lomba muncul di dalam kepala. Belum sempat menyelesaikan satu masalah, muncul lagi yang lainnya, tiada henti bak ombak besar di laut. Tak kuasa hati pun terbenam dalam kesedihan, kegelisahan dan kekhawatiran. Bahkan orang lain yang melihat pun ikut terbenam dalam kekhawatiran.

Namun ingatlah kawan, setiap jalan yang kita ambil dalam hidup ini memang tak akan selalu lurus dan mulus. Terkadang langkah kaki akan terhambat atau mungkin bisa saja berhenti karena tersandung dan jatuh. Dan ketika terjatuh, ada beberapa yang tetap memilih diam di tempat, meratapi nasib, enggan untuk berdiri dan melangkah lagi tetapi ada juga yang tetap berdiri tegap, menahan rasa sakit, lalu berjalan lagi.

Hidup itu seperti saat kita berjalan di tepi pantai. Walaupun pasir pantai itu lebih halus dan tidak sekasar pasir biasa tetapi tetap saja kita bisa terjatuh. Ada batu-batu juga kerang-kerang tajam yang tak terlihat di dalam pasir sehingga sewaktu-waktu kita bisa jatuh atau terluka. Bila pasir pantai itu tebal, kita menjadi susah melangkah, langkah kaki pun menjadi lebih berat. Begitu pula hidup, ada hambatan dan masalah.

Seringkali keadaan menjadi kambing hitam di saat kita berada di posisi yang tidak menyenangkan. Walaupun orang-orang di sekeliling telah mengirimkan beribu semangat dan energi positif sekalipun. Telinga sudah kebal dengan semangat dari keluarga dan sahabat. Namun, tanpa disadari di saat inilah kau tahu mengapa persahabatan sejati itu ada. Sahabat sejati akan tetap ada saat kau jatuh. Ya, aku siap mendengar keluhanmu, kapanpun itu.

– – – – – – – – – – – – – –

Advertisement

Kawan, meski telinga telah kebal dan rasanya raga sudah lelah untuk berjuang, janganlah hati juga kebal. Bangunlah dari mimpi burukmu ini dan lihatlah orang yang tetap mendukungmu meski kau telah jatuh berkali-kali. Semua butuh keberanian. Keberanian untuk memulai dan semangat untuk bangkit. Tidak! Tidak mudah memang tapi kau bisa kawan. Tidak ada hal yang mudah di dunia ini.

Bak langkah kaki di tepi pantai, melangkah tanpa beban. Begitulah seharusnya kita menghadapi ujian hidup ini. Dengan badan tegap dan hati yang mantap untuk terus melangkah. Biarkanlah semua memori pahit masalah hidup dan kegagalan yang sempat melekat dalam benak ini, hilang bersama deburan ombak. Jadikanlah semua sebagai pelajaran untuk bangkit.

Memang tidak mudah… tetapi tidak mustahil.

Untuk semua sahabatku yang membutuhkan semangat untuk bangkit. Janganlah berhenti berjuang dan ingatlah bahwa kau tak sendirian di dunia ini.

Dari

Sahabatmu.