Aku tak pernah berpikir bahwa kamu adalah sosok yang sempurna.karena aku tau pada kenyataannya, tak ada dari diri kita yang benar-benar sempurna. Kamu,aku sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.Sesempurna apapun kamu atau aku dengan penilaian logika kita selama ini,pasti ada kekurangannya pada sisi-sisinya yang lain. Maka dari itu aku tak pernah menuntutmu untuk menjadi yang sempurna,begitupun harapanku kepadamu.Tak terlalu menuntuk aku untuk menjadi sosok yang sempurna.Dan hal ini tentu sudah pasti adil untuk kita.

Aku tau,ketidaksempurnaanku ini suatu saat akan menimbulkan kebiasaan atau sikapku yang justru membuatmu memandangku sebelah mata atau malah muak bersamaku.Tapi aku berharap kamu tidak seperti itu.Karenapun jika aku melihat ketidaksempurnaan dirimu.Sebaik mungkin aku akan berusaha melihat dirimu dari sudut pandangku yang sempurna akan dirimu sehingga aku tak akan sempat memandang kekuranganmu dengan sebelah mata.Karena aku tau,akupun tak sempurna untukmu.

Ada hal yang perlu kita pahami dalam kebersamaan kita.Kamu dan aku diciptakan oleh Tuhan Yang Esa dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing dari kita.Tentunya Tuhan menciptkan kita seperti itu agar kamu dan aku bisa saling melengkapi satu sama lain. Saling mengisi kekosongan diri masing-masing. Bukan untuk saling memperolok atau bahkan dijadikan bualan kepada orang lain.Cukuplah aku dan kamu,kamu dan aku yang saling tau kekuranganmu dan kekuranganku,cukup hal tersebut menjadi rahasia kita berdua.

Masih tentang sebuah kekurangan atau kelemahanmu dan aku.Aku harap ,kamu dan aku ,saling menyadari bahwa ada sesuatu yang perlu kita perbaiki dari kekurangan dan kelemahan kita masing-masing.Ini tidaklah mudah,dan bukanlah hal yang juga sulit untuk dilakukan.Kebersamaan dan sikap saling mendukung akan menjadi modal dasar untuk memperbaiki apa yang menjadi kelemahan dan kekurangan diri kita.Walaupun aku tau,perbaikan juga butuh proses dan perjuangan yang tak sebentar. Tapi tidak ada salahnya kita terus mencoba dan berusaha bersama untuk terus memperbaiki kekurangan dan kelemahan diri kita,sehingga pada akhirnya kita menjadi sosok yang dewasa bersama.

Ini bukanlah tuntutan dariku kepadamu,ini hanya sebuah harapan dari dalam hatiku,agar kamu dan aku bisa menerima diri kita masing-masing.Dan taukah kamu,Saat ini,Aku hanya ingin menuntut Tuhan,dengan rasa yang ada dalam hatiku ini kepadamu .Aku ingin meminta kepada Tuhan agar aku dan kamu bisa selalu menyatu dalam ikatan cinta.Cinta yang tak pernah mengenal kata menyerah untuk terus bersama,apapun nanti yang akan dihadapi cinta kita.

Advertisement

Aku berharap inilah piliha kita berdua,

Tumbuh dewasa bersama dalam kekurangan dan kelemahan diri kita,

dalam satu naungan rasa,yakni Cinta