Mengingat kembali sesorang yang pernah menjadi bagian hidupmu dan yang telah mengisi hari-harimu bukanlah sesuatu hal yang salah. Seseorang yang disebut sebagai mantan adalah orang yang pernah berharga bagimu walaupun saat ini kalian sudah tidak bersama lagi, memori akan kenangan kalian akan tetap terjaga dalam lubuk hati. Pasti tak ringan rasanya, apabila harus mengiklaskan hubungan yang kalian kira akan bisa berakhir dengan bahagia.

Cinta bukanlah hal yang penuh dengan kepastian, setiap hubungan pun ada kemungkinan untuk berhasil ataupun nihil. Meski kamu merasa telah menemukan orang yang terbaik, tidak ada jaminan hubungan kalian akan berjalan mulus tanpa hambatan. 

Mengingatmu seperti mengais lagi serpihan-serpihan luka lama yang sudah terlanjur mengendap di hati. Dulu kita memang menjadi pasangan yang hebat, kita masih dapat bertahan dari segala macam masalah yang datang menghadang, meski terkadang engkau dan aku sering menaruh rasa cemburu namun pada akhirnya kita akan saling mengerti. Namun karena masalah-masalah itu kerap sekali muncul. Keegoisan mulai datang pada diri kita masing-masing, sikap saling mendiamkan diri satu sama lain pun sama-sama kita lakukan. Sampai suatu saat aku sudah mencapai ke sebuah titik kejenuhan, dan langkah ini akan terasa sangat berat apabila diteruskan, dan terpaksa kuputuskan untuk segera menyudahi hubungan ini denganmu.

Aku mengatakan semua ini bukan karena aku masih mencintaimu ataupun ingin kembali padamu, tetapi aku hanya ingin mengucapkan terima kasih karena kamu telah membahagiakanku, dulu. Sampai kapanpun juga kamu akan menjadi bagian dari cerita hidupku, dan akupun telah banyak belajar darimu. Bisa bahagia adalah keinginan setiap orang, begitu juga denganmu. Aku berharap kamu akan segera menemukan kebahagian itu selepas pergi dariku, dan doakan aku juga agar kebahagian itu bisa menjemputku suatu saat nanti. Dan itupun tidak menutup kemungkinan kita akan disatukan kembali di rencana indah Tuhan. Siapa tahu??