Tak banyak kata memang. Tapi cukup jelas bagiku bahwa kamu ingin mengakhiri perjalanan bersamaku.

"Aku ingin waktu dan ruang sendiri" Katamu. Lalu aku bebaskan kamu dari tanggungjawab untuk bersamaku. Walaupun memang tidak ada kata yang terucap bahwa hubungan kita berakhir. Namun jelas bahwa kamu ingin sendiri menjalani hidupmu sekarang. Kamu ingin mempersiapkan masa depanmu, dan masa depan bukanlah milik kita. Aku tidak bisa memastikan bahwa masa depanmu adalah bersamaku.

Lalu kita berpisah dengan janji akan saling mengabari. Aku tidak banyak berharap akan hal itu, karena dengan saling mengabari hatiku jelas akan goyah. Aku akan selalu berharap bahwa kamu masih mempertimbangkan aku suatu hari.

Aku bukan seseorang yang bisa membaca pikiran, persepsiku bisa saja salah.

Kabar itu semakin hari semakin hilang. Aku semakin jauh dari jalur perjalananmu.

Advertisement

Sepertinya janji memberikan kabar hanya semacam angin yang tertiup dari timur ke barat, atau utara ke selatan. Bahkan kabar yang tak kuharapkan menjadi hal yang aku tunggu tunggu saat ini.

Aku memberikanmu kebebasan namun aku merasa bahwa kebebasan tak seutuhnya menjadi milikku.

Untukmu yang kubebastugaskan untuk berada di sampingku.

Aku juga ingin dibebaskan tugaskan akan peran yang sedang kita mainkan sekarang.