Sudah mati-matian aku berusaha memopong hidupku sendiri, sudah kering kerontang air mataku menangisi kepergian misteriusmu itu, bahkan aku sudah pulih dari rasa sakit hati yang aku alami selama berbulan bulan dan kini seenaknya kamu datang kembali menawarkan " CINTA ".

Siapa kamu seenaknya pergi dan datang sesuka hatimu? Aku ini manusia bukan Bar, Mall atau Cafe yang seenaknya kamu datangi dan kamu pergi begitu saja. Kepergian misteriusmu membuat aku kehilangan kepercayaan untuk bisa kembali lagi padamu dan kepergian misteriusmu itu membuat aku harus belajar hidup sendiri.

Karena sebagian orang yang berjanji untuk selalu ada, akhirnya juga PERGI

Terimakasih dulu pernah menyayangi ku, mencintaiku dan memperdulikanku hingga pada akhirnya kamu menyakitiku, tidak ada sedikitpun rasa dendam terlintas di pikiranku, yang ada hanya rasa kekecewaan yang mendalam terhadapmu. Tidak pernah aku sadari bahwa lelaki yang yang berpendidikan tinggi dan lahir dari keluarga yang baik, bisa meremehkan tanggung jawab, pergi tanpa pamit datang tanpa dosa, melukai hati anak gadis yang orang tuanya sudah mempercayaimu.

Alasanmu disaat kembali begitu rumit dan bertele-tele membuat aku semakin tidak yakin untuk melanjutkan cerita denganmu. Aku sudah berhasil mengubur dalam-dalam rasa sayangku untuk mu karena aku yakin kamu bukan laki-laki yang di ciptakan Tuhan untuk ku, kamu pergi karena Tuhan tahu aku tidak pantas menulis cerita kehidupan bersama mu,banyak hikmah yang aku ambil dari kepergian misteriusmu itu, aku harus lebih pandai-pandai memilih laki-laki untuk bisa hidup bersama ku, dan jika suatu saat aku punya anak laki-laki maka akan aku ajarkan bagaimana harus bertanggung jawab dan bagaimana harus menghargai anak gadis seseorang.

Advertisement

Sekarang aku ikhlaskan semuanya pada Tuhan, silahkan kamu bawa cintamu kembali bersama mu dan kasihlah ke gadis yang tepat dan bukan untukku.

Aku sudah mulai terbiasa tanpa canda tawa mu, tanpa bau harum mu dan tanpa belaian tangan mu. Tolong, jangan pernah kembali lagi larena itu hanya akan melukai hatimu dan aku sama sekali tidak mau melukai hati siapapun, ini adalah pilihanmu bukan pilihanku maka pergilah sejauh mungkin dan bawa cintamu bersamamu.