Kau adalah kumpulan doa-doa yang paling aku cintai

Tumpukan rasa rindu yang tak bisa di ungkapkan dengan kata, hanya bisa di ungkapkan dengan doa. Aku bisa apa selain mendoakanmu?

Doaku adalah cintaku dan cintaku adalah diamku.

Dan jika memang 'cinta dalam doaku' itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata, biarkan ia tetap menjadi doa.

"Kau adalah kumpulan doa-doa yang paling aku cintai”

Advertisement

Aku mencintaimu dalam doa, dengan isyarat yang tak kan pernah tertangkap oleh indera, aku tahu ini adalah sebuah kesalahan, namun aku dibuat tak berdaya oleh rasa ini. Berdoa, menjadi caraku untuk mencintaimu. Diamku cara aku paling mencintaimu.

Cintaku pada orang yang aku cintai dan sayangi, aku titipkan pada Allah Ta'alaa. Sebab hanyalah Allah Ta'alaa yang Maha Menjaga, di kala kita saling berjauhan, di kala aku memendam rindu ingin bertemu, Allah menjaga dengan menenangkan hatiku, melalui doa aku meminta Allah menjagamu.

Cintaku kepada orang yang sungguh-sungguh aku sayangi adalah milik-Nya, jangan sampai cintaku kepadamu melebihi cintaku kepada pencipta-Mu. Aku rela jika kau tak mengenalku, tapi aku mau kau mengenal hatiku. Sebab bisa mengenalmu, bagiku sudah syukur. Dan memilikimu adalah harta yang paling berharga dalam hidupku.

Tetapi, untuk saat ini aku belum pantas kau cintai. Aku masih menjadi prajurit yang tak bernama, tidak sekuat kesatria, tidak semenawan pangeran. Ya, aku masih seorang prajurit, prajurit yang sedang berjuang di medan perang.

Saat ini, cinta diam sama dengan cinta dalam hati. Cinta dalam hati sama dengan cinta tak harus memiliki. Aku tidak bisa memiliki fisik, aku cuma bisa menjaga jasadmu melalui doa. Aku selalu berdoa, semoga Allah selalu menjaga cinta ini. Walaupun aku tak bisa beri apa-apa yang kau doakan, yang aku bisa lakukan hanya mengaminkan apa yang doakan itu.

Kau harus tau, "kau adalah kumpulan doa-doa yang paling aku cintai”. Sebab dengan mendoakanmu artinya aku memelukmu dan menjagamu dari jauh. Tidak seperti dia, yang senantiasa memegang erat tanganmu, yang senantiasa selalu berada di sisimu.

Aku hanya bisa diam dari kejauhan, karena dalam diamku tersimpan kekuatan, Kekuatan harapan, Hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan itu menjadi nyata hingga cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata.

Bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yang berharap pada-Nya?

Dan jika memang cinta dalam doaku itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata, biarkan ia tetap dalam doa, karena doa adalah bentuk cinta yang paling tulus. Jika kau memang bukan milikku, biar melalui waktu akan menghapus 'cinta dalam doaku' itu dengan memberi rasa yang lebih indah dan orang yang tepat.

Biarkan 'cinta dalam doaku' itu menjadi memori tersendiri dan sudut hatimu menjadi rahasia antara kau dengan Sang Pemilik hatiku. Aku hanya bisa terus mendoakan yang terbaik untukmu. Terus lakukan apa yang menurutmu baik, aku yakin saat ini kamu sedang melalukan yang terbaik untuk hidupmu dan masa depanmu. Walaupun saat ini aku dan kau belum dipertemukan, aku hanya bisa mengatakan "kau adalah kumpulan doa-doa yang paling aku cintai”.