Ihhhh…. pikiran kamu sering ejakulasi ya. Jorok banget sih kamu. Pikiran yang ejakulasi itu pikiran yang terlalu cepat dimunculkan. Pikiran yang terlalu dini menghakimi orang. Pikiran kamu itu sering mendahului realitas. Belum tentu benar, kamu udah gampang menilai orang lain. Belum juga kejadian, sudah berandai-andai duluan.

Pikiran kamu sering ejakulasi dini. Pikiran yang suka orgasme duluan. Terlalu cepat menilai orang, terlalu cepat menghakimi orang. Dia salah, itu salah. Semua orang salah. Terus, diri kamu sendiri sudah benar atau belum? Lupa nanya pada diri sendiri, ejakulasi dini pikiran.

Kamu suka terlalu cepat menghakimi orang. Keburu menilai orang. Kepala orang penuh uban dibilang sudah tua. Orang pake handphone mahal dianggap orang kaya. Orang lagi pergi ke rumah sakit buru-buru dibilang sakit. Orang sedekah dianggap sok beramal. Orang mau ngobrol dianggap lagi punya masalah. Bisa jadi, orang lagi jallin silaturahmi dianggap ngumpul-ngumul yang gak bermanfaat. Ingat saja, semua anggapan iitu belum tentu benar. Kamu sering terlalu cepat menilai orang lain. Apalagi orang itu tergolong tidak kamu senangi …. seremm banget sih kamu.

Tolong, jangan terlalu cepat menilai seseorang, terkadang apa yang kamu lihat adalah apa yang ingin dia perlihatkan padamu. Agar kamu tahu dan paham, bahwa yang kamu pikir itu gak sepenuhnya benar.

Pikiran kamu sering ejakulasi dini. Iya, ejakulasi pikiran. Begitu kira-kira. Sering terlalu cepat menilai orang. Tahunya sedikit, tapi menilainya banyak. Ngerti masalah cuma sedikit, tapi komentarnya kayak profesor. Duh, apa kamu gak khawatir ya. Kalo terlalu cepat menilai orang lain, pada akhirnya kamu juga terlalu mudah menghakimi. Soal apapun, untuk urusan apapun.

Advertisement

Ada istilah “don’t judge the book by its cover”. Jangan menilai apapun atau orang dari fisiknya saja. Buku yang udah dibaca berulang-ulang saja belum tentu kita tepat menilai isinya. Apalagi hanya melihat dari sampulnya doang. Lalu, kenapa kita banyak komentar? Banyak menilai, padahal hanya sedikit saja yang kita tahu. Entahlah…

Jangankan orang yang baru kita kenal. Orang yang sudah lama kita kenal saja, ada sisi lain dirinya yang kita tidak tahu. Lalu, mengapa kita seperti tahu segalanya? Sungguh, kita sering terlalu cepat menilai. Terlalu cepat menghakimi.

Gak tau deh, orang sekarang, termasuk kamu kali ya.

Cuma gara-gara sepotong berita saja, kok kita langsung bisa menilai dan menghakimi orang lain. Orang salah ngomong dikit, sudah divonis A-lah, B-lah. Ya, itulah yang namanya “ejakulasi pikiran”. Pikiran yang terlalu cepat memvonis orang lain dengan sesuatu yang buruk. Si A jeleklah, Si B buruklah. Duh, terus kita gimana dong? Mentang-mentang Si C gak jawab saat ditegur, langsung dibilang sombong. Padahal Si C lagi buru-buru mau buang air besar, kebelet. Boro-boro mau jawab pertanyaan kita. Sempet-sempetnya kita nyalahin orang yang lagi kebelet mau boker.

Lagi-lagi, ejakulasi pikiran. Terlalu buru-buru menilai dan menghakimi seseorang. Kita kan belum tahu apa yang dialami orang lain. Pikir dua kali dong sebelum menilai orang.

Harusnya sih, gak perlu ada ejakulasi pikiran. Menilai lantas menghakimi orang terlalu cepat. Sungguh, gak perlu. Semua kan ada jalannya, ada prosesnya. Ejakulasi pikiran, kadang bukan hanya tidak pantas. Tapi juga gak pada tempatnya. E-j-a-k-u-l-a-s-i-p-i-k-i-r-a-n. Silakan dimaknai dengan baik.

Jadi, gimana dong biar gak ejakulasi pikiran?

Ahhh, gak gimana-gimana kok. Sederhana saja, gak usah terlalu cepat memvonis orang lain. Inilah, itulah. Beginilah, begitulah. Orang kita sendiri juga belum tentu benar. Iya gak? Gak perlulah kita menilai dari kulitnya doang. Apalagi menghakimi dari sedikitnya pengetahuan kita. Ilmu kita, sungguh, belum seberapa kok. Masih perlu banyak belajar. Dan kalo gak mau belajar, bersikap bijak juga udah cukup. Gak perlu ejakulasi pikiran.

Kenapa sih kamu suka terlalu dini menghakimi orang lain. Itu karena kamu punya masalah pribadi. Ada 6 sebab kamu terlalu mudah menghakimi orang:

1. Kamu gak percaya diri, maka kamu ingin merasa benar apabila orang lain kamu anggap salah.

2. Kamu gak punya rasa, maka kamu gak mampu merasakan jadi orang yang dianggap salah padahal benar.

3. Kamu gak sadar, maka kamu gak pernah tahu apa yang kamu perbuat benar atau tidak.

4. Kamu gak bersih hati, maka kamu sulit mengakui kebenaran yang diperbuat orang lain, cenderung mencari kesalahan orang lain.

5. Kamu gak mampu mengendalikan diri, maka kamu terlalu emosional untuk menilai dan menghakimii oorang lain.

6. Kamu belum dewasa, maka kamu bertindak seperti anak kecil yang lebih suka ngomong duluan tanpa mikir alias gak dewasa.

Sudahlah, gak usah ada lagi ejakulasi pikiran. Gak usah terlalu cepat menghakimi orang. Jangan terlalu cepat menilai orang lain. Karena setiap orang suci pasti punya masa lalu. Dan setiap pendosa juga punya masa depan. Kenapa enggak?

Sungguh, setiap orang memang belum tentu baik. Tapi pasti ada kebaikan pada setiap orang. Percayalah. Dan katakan, selamat tinggal ejakulasi pikiran yang terlalu cepat menghakimi orang lain. Ciamikk …. #BelajarDariOrangGoblok