Aku adalah manusia yang sedang berfikir, terus berusaha. Terus belajar tidak henti berdo'a juga berjuang untuk menjadi manusia yang mencintai dan dicintai Allah.

Mengapa kata-kata jomblo itu menakutkan?

Alasannya apa to?

Ok baiklah ayo kita bahas, dari survei secara diam-diam yang pernah saya lakukan banyak sekali jawaban berbeda yang saya dapatkan, diantaranya:

Jomblo itu gak ada tempat curhat, sendirian dan kesepian

Advertisement

Jomblo itu kesepian.Emang cuma pacar ya yang bisa buat rame?

Orang tua gak bisa ya?

Temen-temen apa gak bisa juga ya?

Kalau memang semuanya gak bisa buat rame kan ada Allah, setidaknya tempat mengadu yang selalu ada, selalu mendengarkan dan pasti memberikan petunjuk adalah Allah, cobalah sejenak saja untuk berpaling dari dunia dan melirik ke akhirat insya Allah walaupun jomblo kita akan jadi jomblo berkualitas yang dicintai oleh Allah.

Jomblo itu gak ada yang perhatiin

Jomblo itu gak ada yang perhatiin!

Emang mau diperhatiin gimana sih?

Diperhatiin dengan pertanyaan adek udah makan? Gitu

Atau adek udah minum?

Rasanya tanpa diingetin pun pasti gak akan lupa lah kalau makan kan, apalagi minum hoalah selesai makan ya pasti minum to, yang mencari perhatian dari Sang Maha Cinta bukan dari pengumbar cinta.

Jomblo itu gak ada yang nelfoni, smsin apalagi bbmin

Heii kawan !

Telfon dari keluarga kan ada, dari sahabat kan ada, dan sms kalau tidak ada dari keluarga dari telkomsel kan ada atau bbm broadcast orang kan lumayan, wiihhh disyukuri aja lah jangan terlalu di pikirin

Jangan beranggapan kalau jomblo seperti itu karena takut jadi sugesti yang tersimpan di memori kita sehingga memang itu lah yang kita rasakan jika jomblo

Jomblo itu suka baper saat dengar azan, katanya gak ada yang ngingatin sholat

Astaghfirullah ini baru namanya jomblo ngenes, emang kalau diingetin sholat sudah pasti sholat to? Dan yang mengingatkan apa sudah melaksanakannya, weleh welehh sholat itu yang utama lo, niat sholat itu karena allah bukan karena pacar, saling mengingatkan sholat tetapi berbohong bukan pahala yang didapat malah nambah dosa.

Dari jawaban diatas tidak bisa sepenuhnya kita salahkan dan tidak bisa juga kita benarkan karena cara berfikir manusia kan berbeda-beda.

Jomblo sampai halal mungkin hanya sebagian orang saja yang setuju dengan opini tersebut tetapi kalau saya boleh berpendapat jomblo sampai halal itu indah lo, karena kalau sudah halal kan semua yang haram jadi pahala dan yang canggung jadi keharusan, dengan prinsip jomblo sampai halal kita menjaga hati kita dari zina hati, menjaga mata dari zina mata dan menjaga semuanya karena kita tau kan Allah telah berfirman

Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.

Tetapi terlebih dari pada itu kita tau manusia tidak yang yang sempurna, semua pasti pernah melakukan kesalahan hanya saja ketika kita melakukan kesalahan apakan kita ingin tetap pada kesalahan itu atau belajar menjadi lebih baik lagi dari kesalahan itu.

Hidup itu pilihan, kita yang menentukan jalan kita baik atau buruk dan skenario memang sudah ditentukan tuhan kembali kepada pribadi kita apakan ingin menjadi pemeran terbaik dari skenario tersebut atau sebaliknya

Niatkan didalam hati kita semua karena allah.

Ya Allah aku ingin lebih baik lagi hari ini, aku ingin lebih dekat dengan-Mu ya Allah, aku ingin menjaga hati ini, menjaga cinta dan sayang ini hanya untuk seseorang yang telah engkau persiapkan untukku, bantu aku memperbaiki hati ini dari hari ke hari untuk dia calon imamku, aku tau skenario indah telah Engkau rancang untukku.

La Tahzan.