Kalau saat ini kamu tengah menjalin hubungan jarak jauh atau biasa kita kenal dengan istilah Long Distance Relationship (LDR) dengan orang yang kamu sayangi, maka itu berarti kamu sedang berkelahi dengan jarak dan waktu. Seakan-akan dua hal itulah yang selalu menjadi penghalang bagi kalian untuk bersama.

Akan tetapi dari jarak dan waktu itulah akan menciptakan suasana indah dan romantis yang bernama rindu. Yah, rasa rindu yang kamu rasakan saat ini tidak akan tercipta seandainya kamu dan pacarmu itu selalu berdekatan.

Berhubung jauh dengan pacarmu, tentu kamu lebih bebas melakukan banyak hal dibandingkan dengan teman-temanmu yang pacarnya selalu berada didekatnya. Kamu bisa kemana-mana tanpa ada yang mengawasi, kamu bisa sedikit berbohong tentang kegiatanmu, kamu bisa beralasan sibuk kalau lagi malas menghubungi, dan yang paling menyenangkan, kamu bisa sedikit “nakal” untuk menggoda cewek/cowok lain. Khususnya bagi para cowok, akui saja kalau kamu pasti ada sedikit rasa nakal untuk menggoda cewek lain yang berada lebih dekat dengan kamu sedangkan pacarmu berada nun jauh disana.

Apalagi fakta bahwa cowok itu terlahir dengan lebih banyak memakai logika daripada perasaannya dalam menentukan keputusan, semakin membuat kemungkinan macam-macam saat mereka LDR dengan pacarnya tersebut menjadi nyata.

Kamu pasti berfikir bahwa, “ah, ini kan cuma buat main-main, kalau dia yang jauh disana buat diseriusin”. Kalau nggak ya seperti ini, “sayang kalau dianggurin, yang penting pacar gue nggak tau”. Memang, sebagian besar cowok akan profesional dalam hubungannya tersebut. Jarang ada yang kemudian terbawa perasaan kemudian memilih memutuskan pacarnya yang ada nun jauh disana tersebut.

Advertisement

Teruntuk para cowok, hal yang sangat jauh berbeda akan kamu alami nanti ketika sudah menikah dan memutuskan untuk tetap LDR-an dengan istrimu. Istilah kerennya adalah Bujang Lokal yang biasa disingkat 'Bulok'. Salah satu alasan kuat untuk melakukan LDR saat telah menikah adalah masalah pekerjaan.

Keharusan untuk menjaga agar dapur tetap mengepul mau tak mau harus mengorbankan kebersamaan waktu kalian sebagai suami-istri. Meski judulnya sama-sama LDR, tetapi apa yang kamu hadapi sama sekali berbeda dengan ketika bujangan dulu meski dengan pasangan yang sama.

Lantas apa saja perbedaannya, nih beberapa diantaranya :

1. Kamu tidak akan sebebas dulu lagi

Yang ini jelas sudah pasti. Kalau dulu kamu bisa seenaknya saja kesana kemari, maka sekarang kamu akan selalu merasa terawasi. Apalagi kalau aktivitasmu itu ada kaitannya dengan menghabiskan uang, sudah tentu penglihatan istri akan sangat awas meski berada di tempat yang jauh dari tempatmu berada.

2. Tidak ada lagi yang namanya “godain cewek lain”

Wah, kalau hal yang satu ini bisa berakibat fatal kalau dilakukan. Mungkin kamu dulu saat berjauhan dengan pacar bisa godain cewek lain untuk melupakan kejenuhanmu karena jauh dari pacar. Akan tetapi hal yang sama tidak bisa kamu lakukan terhadap istrimu. Bisa-bisa pernikahan kalian hancur berantakan hanya gara-gara kamu yang kelewat ganjen sama cewek di lingkungan tempat kerjamu.

3. Kamu akan lebih sering dibully oleh teman-temanmu

Apabila kamu berada di lingkungan orang-orang yang tidak LDR-an dengan keluarganya, maka siap-siap saja untuk selalu dibully ketika bekerja. Candaan seperti “cuma telfon terus, kapan bisa jadi anak”, atau “duh bujang lokal, pulang kerumah cuma bisa meluk guling sama bantal” pasti akan sering kamu dengar. Sabar aja, ingat orang sabar disayang Tuhan.

4. Kamu akan sangat disibukkan dengan pekerjaan dan lemburan

Sebagai akibatnya, kamu akan sangat disibukkan dengan pekerjaan dan lemburan. Mengingat kamu bujang lokal, atasan pasti akan menawarkan banyak pekerjaan lembur untuk kamu. Dan biasanya, kamu akan mengambilnya. Meski melelahkan, setidaknya itu bisa mengatasi kejenuhanmu karena jauh dari istri serta menambah pundi-pundi penghasilan.

Mau menjadi bujang lokal atau tidak, itu merupakan pilihan. Ketika kamu nanti sudah sangat penat dan jenuh dengan semuanya, ada baiknya untuk segera mendekat kembali dengan istri dan keluargamu. Bagaimanapun juga tujuan utama kalian ketika hendak menikah adalah bisa hidup bersama dan membina rumah tangga yang harmonis bukan? Untuk masalah ekonomi tidak perlu kalian takutkan. Sebab Tuhan pasti akan selalu memberikan apa yang terbaik kepada setiap umat-Nya.