Hidup adalah bernafas, bernafas untuk melanjutkan hidup. Hidup adalah mengerti, mengerti bahwa suatu hari kehidupan akan berhenti. Hidup adalah perjalanan, perjalanan yang memberikan banyak pilihan. Hidup adalah pilihan. Pilihan untuk terus berjalan atau mundur secara perlahan, pilihan untuk memilih suatu kebaikan atau kemudaratan, pilihan untuk mencintai atau membenci, pilihan untuk memuji atau memaki, pilihan apakah harus percaya atau bersilat dengan dusta.

Apa keistimewaan dari hidup ? Sebuah perjalanan drama yang tak sesederhana kelihatannya, memiliki tikungan disetiap jedanya. Hidup mengharuskan untuk mengerti bahwa sebuah proses dari kehidupan tidaklah mudah seperti membalikkan telapak tangan, ada banyak hal dan tantangan baru yang menunggu didepan. Mengerti bahwa setiap lika-liku kehidupan adalah sebuah jalan untuk menjadi pribadi baru yang lebih bermutu. Mengerti bahwa sederhana tidaklah mudah, prosesnya membutuhkan waktu lama agar jadi sempurna.

Hidup itu sederhana, tapi prosesnya sungguh luar biasa.

Hidup itu keras, nak. Seseorang pernah berujar padaku. Banyak hal yang akan mematahkan semangat, banyak hal yang akan membuatmu lelah dan menangis tertahan, banyak hal yang akan membuat mu muak dan melambaikan tangan dengan keadaan. Tapi kita butuh kehidupan, kita butuh hidup untuk terus hidup. Terkadang kita harus jatuh, agar kita tahu bagaimana caranya bangkit. Kadang kita perlu menagis tertahan, agar kita tahu bahwa air mata itu akan menguatkan, kadang kita perlu kelelahan agar terbiasa dengan banyak hal yang ada di depan.

Tak selamanya hidup memberikan pilihan yang sesuai keinginan, ada kalanya hidup tak berbaik hati dengan apa yang ia tawarkan. Suatu saat hidup akan mencengkram mu lebih erat hingga kamu sulit untuk bernafas. Suatu saat hidup akan menekanmu lebih dalam, hingga kamu sulit untuk terlepas. Suatu saat, hidup akan menamparmu berkali-kali hingga kamu meringis kesakitan. Suatu saat, hidup tak akan memberi mu ruang hingga kamu harus terkucil dalam kesempitan. Ketika itu terjadi, kita sudah siap dengan apa yang harus dilakukan. Ketika hidup tak memberi pilhan, teruslah berjalan dengan sejuta senyuman yang tak bisa dihapuskan.