Hidup adalah takdir yang diberikan sang Kuasa pada kita semua sebagai insan yang sudah diperintahkan untuk beriman. Tetapi, menjalani hidup adalah pilihan. Setiap hari jutaan pilihan dihadapkan pada jalan hidup kita. Kita harus memutuskan semua hal, baik hal – hal besar ataupun hal – hal kecil hal baik ataupun hal buruk sekalipun, dan tentunya itu semua ada resiko yang harus kita tanggung dibagian akhir.

Apakah keputusan itu akan membuat kita bangga atau bahkan membuat kita menyesal?

Kita tidak pernah tahu, kehidupan akan membanting kita sekeras apa hingga itu semua membuat kita menyesal dan menagis tetapi semua hanyalah putaran waktu pijakan yang harus terus kita kayuh hingga sampai pada akhir perjalanan.

Banyak hal yang sering membuat kita marah, menangis, Kecewa, kesal dan bahagia semuanya kompak mengaduk rasa. Di sekeliling Ia hadirkan orang-orang yang masing-masing mempunyai titah sendiri mereka berperan dengan lihai. Dunia ini semua hanyalah panggung Sandiwara tak ada yang Abadi, pun dengan semua keputusan yang telah kita ambil saat membuka mata, semuanya hanyalah sementara, namun ia kuat membawa kita pada kesalahan atau kebenaran. Salah ataupun benar itu sudah bukan masalah lagi ia telah terlewat menjelma seperti kepulan Asap, terlihat namun kita tidak bisa menggengamnya. Semua keputusan sudah di ambil takdir telah berjalan dan daunpun telah gugur.

Apapun Jalan hidup yang telah kita ambil, itulah takdir kita. Saat pertama kita sudah diberikan pilihan untuk memilih takdir kita, dan ini.. ini adalah hasil dari pilihan kita, yang membuatmu menangis, kecewa, sedih, bahagia, bangga, kagum dan Marah, Kita tidak bisa merubah yang telah kita putuskan dimasa lalu tetapi kita bisa belajar untuk masa depan selama kita masih diberikan kesempatan.

Advertisement

Tetaplah sabar tetaplah tawakal tetaplah ikhlas, karena ia adalah ilmu tertinggi untuk seorang insan yang sedang dalam perjalanan pulang menuju Rabb-nya, Penyesalan bukanlah solusi dari semua keputusan yang telah di ambil, namun penghambaan dan mohon pengampunan yang seikhlas – ikhlasnya kepada sang Pemilik adalah Jalan terang menuju keterbukaan jadikan semuanya sebagai ladang Amal kebaikan sebagai bekal menuju pulang.

Sesungguhnya sebaik – baiknya manusia adalah ia yang memberikan manfaat bagi oranglain. Keputusan apapun sekalipun itu menyakitkan tetaplah..tetaplah jadi orang baik. sebanyak apapun orang menyakiti kita tetaplah jadi orang baik. karena itu semua bukan dengan siapa – siapa tetapi itu semua antara engkau dan Rabbmu.