Sesungguhnya segala yang bermula itu akan berakhir, setiap yang kuat itu memiliki kelemahan dan setiap yang hidup pasti akan mati.

Hari ini kembali berduka,

Allah telah mengutus izrail untuk memanggil hamba – hamba kecintanya untuk kembali pulang.

Kehidupan dan kematian adalah dua hal yang terus berdampingan, ia seperti dua sejoli yang tidak dapat dipisahkan.

Lagi – lagi kita tidak bisa mengelak bahwa kematian itu pasti dan kehidupan itu fana, tetapi sayangnya kita sering terlupa menganggap bahwa kematian masih sangat jauh bagi orang – orang yang tidak pernah berfikir sedang dunia ia anggap kekal.

Advertisement

Kembalikan ingatan, untuk apa Allah hadirkan kita di dunia?

Bukankah untuk beriman kepada-Nya?

Lantas kenapa kita masih berdiri pada jalan ini, jalan yang entah akan membawa kita kemana.

Kita semua tahu, bagaimana rasanya ditinggalkan saat Allah memanggil orang – orang terkasih kita bukan?

sakitnya tidak pernah hilang seumur hidup, dahsyatnya rasa rindupun tak pernah luntur selama kita masih diberikan nafas. semua akan pergi, semua akan kembali pada-Nya termasuk kita.

Hari ini kita merasakan sakit saat ditinggalkan orang terkasih kita baik orangtua, kerabat ataupun sahabat – sahabat kita. tetapi kelak kita akan jauh merasa sakit saat kembali pulang tapi tak membawa apa – apa.

Kematian tidak pernah menunggu, ia akan bergerak cepat menghampiri kita dimanapun bahkan tak perduli sedang apa kita.

Kematian tidak pernah menunggu, apakah kita masih muda atau sudah tua.

Kematian tidak pernah menunggu, apakah kita sudah berbuat kebaikan atau bahkan sebaliknya.

Kematian tidak pernah menunggu, apakah kita sudah siap atau belum.

Ia berada disisi kita mengintai setiap hari.

Saat daun nama kita dijatuhkan maka malaikat izrail akan melaksanakan tugasnya,menjemput kita kembali pulang kepada-Nya.

“Sesungguhnya kamu akan mati dan sesungguhnya mereka akan mati (pula)”.

(Surat Az Zumar: 30).