Malam itu, ketika obrolan kita sedang asyik-asyiknya, seketika kamu berkata "Kamu tau nggak hukum pacaran itu dalam Islam bagaimana?" Aku tersentak ketika kamu berkata seperti itu. Seketika ada beribu pertanyaan yang ingin aku lontarkan padamu.

Ada apa ini sebenarnya? Mungkinkah, kamu lontarkan itu padaku karena kamu bosan dengan hubungan kita ? atau mungkin kamu memang mentaati Illahi-mu yang melarang hambanya untuk pacaran. Aku sungguh tak tau. Tapi yang aku tau, aku sungguh mencintaimu dan tak pernah ingin kehilanganmu.

Sayang… Jika memang itu yang terjadi, izinkan aku untuk mencintaimu mulai saat ini dalam diamku. Aku rela menunggumu berlama-lama karena aku yakin, kamulah yang membuat aku nyaman walaupun sebenarnya ini tidak boleh aku lakukan karena belum tentu kamu adalah imamku nanti. Tapi salahkah aku seperti itu? Salahkah jika aku hanya ingin nanti Allah mempertemukan kita dalam ikatan yang halal.

Aku akan tetap berprasangka baik jika memang cinta dalam diam itu membuatku tidak memiliki kesempatan berbicara di dunia nyata sekarang bahwa aku sangat mencintaimu kini tapi akan memberiku kesempatan nanti untuk mengatakannya padamu bahwa aku benar mencintaimu dari dulu.

Sekarang aku hanya percaya, jika kamu berani memutuskan yang haram, Allah pasti akan bahagia dan semoga mempertemukan kita dalam ikatan yang halal. Biarlah aku simpan sendiri bagaimana cintaku untukmu dan Allah mengetahui bagaimana aku padamu sembari aku memantaskan diri untuk siapapun yang Allah pilih untukku nanti. Entah itu kamu.. Entah itu temanku, entah itu orang yang selalu memberi like di postingan-ku, entah orang yang nanti bertemu denganku, entah…

Advertisement

Sayang, bolehkah aku meminta? Aku juga ingin kamu juga berjanji padaku. Bahwa kamu juga akan menunggu hanya makmum-mu. Bukan orang orang yang belum tentu itu jodohmu sembari juga memantaskan dirimu.

Karena jika aku tau kau meninggalkanku tak sesuai dengan alasanmu atau karena orang lain, aku sungguh tak rela karena aku menitipkan hatiku ternyata pada orang yang salah. Semoga apa yang kamu ucapkan padaku malam itu benar ya… Jaga juga hatimu hanya untuk orang yang dipilihkan Allah untukmu nanti.

Untukmu.. Aku sayang kamu.

RE-11/12/16