Mereka memang berhasil jadi orang super sukses, tetapi siapa sangka kalo mereka juga punya penyesalan atas masa mudanya. Makanya sebelum kita bekerja keras dan sukses seperti mereka jangan sampai kita lewatkan beberapa hal yang berpotensi bikin kita nyesel di kemudian hari. Orang- orang sukses ini pun kemudian ngasih pesan ke kita anak- anak muda. Ini dia daftar petuahnya.

1. ” Jangan bekerja terlalu keras”, Arianna Huffington

Arianna Huffington via politic365.com

Huffington pun pernah berujar, ” Aku berharap aku bisa kembali dan berkata pada diriku sendiri, ‘Ariana, prestasimu sebenarnya akan maju jika kamu tidak hanya bekerja keras namun juga membebaskan, mengisi kembali dan memperbaharui hidupmu.'” Wanita ini menyadari bahwa anak muda sekarang cenderung untuk bekerja terlalu keras sehingga melupakan hal- hal lain yang juga penting baginya walaupun memang tidak ada salahnya untuk sukses dan mapan. Tetapi mendorong diri terlalu keras bisa menjatuhkan anak muda pada stress, kegelisahan, dan kecemasan yang sebenarnya tidak perlu ada.

2. “Bersenang – senanglah, namun tetapkan tujuan hidupmu”, Richard Branson

Richard Branson via howtomakeadifference.net

Richard mengakui bahwa ada banyak hal yang di harap telah ia ketahui sebelum umur 22. Pendiri Virgin Group ini mengatakan bahwa kalau saja dia tahu Sir Tim Berners-Lee akan menemukan internet maka dia berharap dia bisa membuat LinkedIn jauh lebih awal, begitu juga dengan penyesalan karena tidak tahu bahwa Steve Jobs akan meluncurkan iPod dimana Richard merasa seharusnya terjun ke dunia bisnis musik dan menjual toko rekamannya.

3. “Masalah tidak akan menjadi lebih mudah, tetapi masalah akan menjadi lebih baik” , Sallie Krawcheck

Advertisement

Sallie Krawcheck via photo-nyc.com

Sallie merupakan business leader dari 85 broads dan mantan top executive di Wall Street. Waw! Bagaimanapun dia masih punya penyesalan akan masa mudanya. Kalau dia mampu mengulang masa mudanya maka Sallie sungguh berharap agar dia memiliki catatan akan hal apa saja yang dia suka dan tidak suka, apa yang dia mampu dan apa yang dia mampu. Sampai pada hal tentang gaya pekerjaan seperti apa yang cocok dan apa yang tidak cocok serta passion apa yang bisa membangun dirinya dan apa yang tidak bisa. Menurut Sallie sebagai anak muda kamu harus menetapkan apa yang kamu mau, mungkin tidak akan mudah karena kamu akan mendapatkan banyak sekali penolakan dari sana – sini. Oleh karena itu, kamu juga harus tangguh. Namun sekali kamu dapatkan hal yang cocok denganmu, hal tersebut akan sangat menyenangkan.

4. “Terimalah kebijaksanaan melalui ketidakpastian”, Deepak Chopra

Deepak Chopra via plus.google.com

Di dalam karir medisnya, Chopra seorang pendiri Chopra Foundation,  selalu mengetahui dengan jelas tentang arah pekerjaannya. Chopra merasa bahwa sebuah kejelasan akan suatu hal adalah teman baginya, dan sebuah kondisi ketidakjelasan merupakan musuhnya. Namun ternyata kalupun ada yang harus disesali dari masa mudanya, maka hal itu adalah kebijaksanaan dalam menerima suatu kondisi ketidakjelasan, karena hanya melalui ketidakjelasan maka hidup kita dapat terbuka dan diperbaharui secara konstan menuju arah yang baru dengan segala kejutan- kejutan di dalamnya.

5. “Uang tidak akan menentukan siapa kamu, kamulah yang menentukan (apa) uangmu” : Suze Orman

Suze Orman via www.huffingtonpost.com

Pada umumnya memang wajar ketika kita, anak muda yang berumuran 20 tahunan untuk selalu memikirkan tentang uang dan bagaimana cara untuk mendapatkannya lebih banyak lagi. Namun tanpa kita sadari uang kemudian mengambil alih fokus kehidupan kita, pekerjaan apapun yang kita miliki kita ingin selalu lebih. Nah, masalahnya terkadang muncul sikap sombong dalam diri kita. Semakin kita sukses, semakin pula kita memiliki kecenderungan untuk memamerkannya di lingkungan kita. Suze pun berharap bahwa kita anak muda tidak menganggap uang adalah segalanya. Menurut Suze siapa kita sebenarnya tidak akan pernah ditentukan oleh uang dan kekayaan yang kita miliki. Seberapa besar pun kamu menghabiskan uangmu tidak akan menambahkan apapun pada harga dirimu.

6. “Sadarilah bahwa pekerjaan yang kamu idam-idamkan selama ini mungkin saja tidak cocok untukmu”, Clara Shih

Clara Shih via www.somamagazine.com

Clara Shih berharap ada seorang yang mengatakan dua hal ini ketika dia berumur 22 tahun yaitu: jangan memilih pekerjaan karena itu adalah pekerjaaan yang paling dicari dan jangan memilih pekerjaan hanya karena jumlah bayarannya (kalau tidak terpaksa sekali). Clara berpesan pada anak muda supaya jangan mengorbankan masa depan dirimu kepada hal – hal yang sementara seperti uang. Dalam mengawali karirmu jangan sampai kamu mengorbankan kesempatanmu untuk belajar, mengembangkan diri dan berjejaring hanya untuk ego yang sementara saja.

7. ” Mulailah bekerja pada brand milikmu sejak dini”, Craig Newmark

Craig Newmark via en.wikipedia.org

Kita ketahui bersama bahwa cukup sulit merubah persepsi seseorang akan sebuah brand. Padahal di tengah dinamika masyakarat sebuah brand dapat dimaknai secara berbeda beda yang pada khirnya membuat kita merasa perlu untuk mengganti brand. Oleh karena itu Craig berpesan bahwa akan sangat baik jikalau kamu bertanggung jawab atas brand mu dari awal dan selalu menjaga nama baiknya.

8. ” Pelajari dimana bakatmu”, Rachel Zoe

Rachel Zoe adalah seorang fashion stylist bagi para selebriti, menurutnya awal sebuah karir akan menjadi masa yang menyenangkan namun juga menakutkan. oleh karena itu Rachel menitipkan beberapa pesan yang dia harap dia dapatkan saat masih berumur 2o-an.

  • Jangan melihat jam, jangan terlalu tertib waktu, tetapi lakukanlah dulu sesuatu yang membuatmu bersemangat, berkaryalah.
  • Pelajari dalam hal apa kamu mampu melakukan suatu hal dengan baik, dan pelajari serta ketahui juga apa yang tidak bisa kamu lakukan dengan baik. Hal ini berguna agar kamu tidak perlu membuang – buang waktumu dalam hal yang memang bukan bidangmu.
  • Buat prioritas hidupmu, hal ini dapat membuat kamu lebih mampu mengorganisir aktifitasmu dan mengetahui hal – hal apa saja yang perlu kamu utamakan.
  • Jangan berpura – pura. Hiduplah secara nyata dan apa adanya, bekerja keraslah, karena memang itu yang kamu butuhkan.
  • Jadilah menarik. Terutama dalam hal yang kamu senangi, galilah potensimu dan ketika harus wawancara kerja, buatlah dirimu tampak menarik dan yakinkan perusahaan.

9. “Ketahui bagaimana orang lain hidup”, Jim Kim

Jim Kim via www.politico.com

Kim memiliki latar belakang pendidikan medis dari Harvard Medical School. Ketika ia berumur 22 tahun yang ada di pikirannya hanyalah mengenai anatomi tubuh manusia. Sedangkan saat ini Jim Kim adalah seorang President di World Bank. Tentu saja ada beberapa hal yang dia sesali saat masih muda, Kim berharap dia tahu akan dua hal. Pertama,  mengetahui tentang bagaimana orang lain hidup dengan berbagai tingkat pemasukkannya serta mengetahui bagaimana dunia yang mereka jalani. Kedua, mengetahui cara untuk menenangkan pikiran, entah melalui meditasi atau yang lainnya.

10. ” Pekerjaanmu mungkin tidak akan mengingat weekend yang tidak kamu relakan, tetapi teman – temanmu akan mengingatnya”, Naomi Simpson

Maksudnya, jangan pernah mengorbankan waktu bersama teman- temanmu karena pekerjaanmu. Naomi sendiri adalah pendiri dari RedBalloon dan seorang mantan manajer perusahaan Apple. Naomi berandai kalau memang bisa mengulang kembali ke umur 22 tahun maka dia akan mengatakan kepada diri sendiri untuk memberikan waktu lebih pada teman- temannya.  Seperti menelepon mereka, membuat janji keluar bersama, melakukan hal- hal yang seru bersama – sama, tertawa dan menangis bersama dan pada akhirnya menjalin sebuah persahabatan yang erat.

11. “Belajarlah sebanyak mungkin semampumu”, Christopher Elliot

Christopher Elliot via travel.nationalgeographic.com

Christopher Elliot adalah seorang pengarang, advokat, juga jurnalis multimedia. Menurutnya jika ia dapat kembali keumur 22, ia berharap mampu mempelajari banyak hal lainnya dan menantang dirinya sendiri untuk mengetahui banyak hal- hal baru seperti bagaimana mengetahui lebih jauh tentang angka dan kata- kata, tentang orang – orang, tentang bagaimana menjadi pemimpin yang baik, menghabiskan waktu bersama orang – orang tercinta, dan bagaimana belajar menari. Elliot hanya ingin menyampaikan bahwa sebenarnya kita memiliki waktu yang lebih dari cukup jika kita memang mau belajar berbagai hal.