Jerman sudah lama menjadi mimpi bagi banyak anak muda Indonesia sebagai negara tujuan untuk menimba ilmu. Kualitas pendidikan yang baik dan biaya pendidikan yang meski tak lagi gratis, tapi terhitung lebih murah jika dibandingkan dengan negara Eropa lainnya. Negara yang identik dengan sosis dan bir ini juga termasuk negara dengan jumlah mahasiswa asing terbanyak di Eropa. Fasilitas publik yang begitu ramah terhadap para pelajar juga makin mengantarkan Jerman ke posisi teratas dalam bidang pendidikan. Buat kamu yang bermimpi untuk melanjutkan studi ke negara yang beribukotakan Berlin ini, bisa menjajal peruntungan dengan mendaftar 6 beasiswa berikut ini.

1. DAAD punya beragam beasiswa, salah satunya beasiswa EPOS. Jangan ‘jiper’ duluan dengan persaingannya, siapa tahu kamu bisa meraihnya!

Beasiswa DAAD via Pendidikan.id

DAAD adalah singkatan dari ‘Deutscher Akademischer Austausch Dienst’ atau Dinas Pertukaran Akademis Jerman. DAAD sendiri punya beberapa macam beasiswa yang salah satunya bernama Scholarships for Development-Related Postgraduate Courses (Epos). Beasiswa ini diperuntukkan untuk kamu yang punya pengalaman kerja minimal 2 tahun. Nggak hanya PNS aja kok yang bisa mendaftar beasiswa ini, kamu yang bekerja di BUMN atau perusahaan swasta juga boleh mendaftar. Beasiswa yang ditawarkan bisa berupa pembiayaan penuh ataupun parsial, tergantung program yang kamu pilih. Adapun bidang studi yang ditawarkan cukup beragam, dari mulai ekonomi, matematika, ilmu lingkungan, ilmu sosial dan politik, hingga studi media.

Beasiswa DAAD termasuk kategori beasiswa yang bergengsi dengan jumlah peminat yang lumayan banyak. Banyak yang memperebutkan beasiswa satu ini. Namun, bukan berarti mustahil untuk didapatkan. Baiknya, kamu coba untuk mendaftar dulu saja. Persyaratannya sendiri layaknya beasiswa luar negeri lainnya, seperti skor TOEFL minimal 550 atau IELTS yang minimal 6 (khusus untuk perkuliahan yang disampaikan dalam bahasa Inggris). Sementara untuk perkuliahan yang disampaikan dalam bahasa Jerman harus mengikuti DSH 2 atau TestDaF 4 (ujian bahasa Jerman). Klik link ini untuk tahu persyaratannya lebih lanjut.

2. Heinrich B ll Scholarships, meski nggak membiayai kuliahmu, beasiswa ini ngasih kamu uang saku. Untuk periode 2016-2017 kuotanya mencapai 1000 lho!

Kuotanya sampai 1000 lho! via weirdscholarships.net

Advertisement

Yayasan Heinrich B ll juga membuka pendaftaran beasiswa untuk jenjang master, di mana pembukaannya diadakan 2 kali tiap tahunnya. Beasiswa yang satu ini tergolong beasiswa parsial lantaran hanya menyediakan dana untuk uang saku yang jumlahnya 750 Euro perbulan dan ditambah dengan tunjangan lainnya. Untuk menutupi biaya kuliah, mungkin bisa disiasati dengan bekerja paruh waktu misalnya. Pelamar beasiswa ini setidaknya punya kemampuan bahasa Jerman yang baik, minimal level B2. Beasiswa yang satu ini menyediakan kuota 1000 beasiswa lho. Lumayan banget ‘kan kuotanya?

3. Lotus Unlimited Project, elamarnya tidak lagi dibatasi hanya dari kampus mitra saja. Mahasiswa dari 6 negara Asia termasuk Indonesia, boleh daftar!

Lotus Project merupakan skema beasiswa Erasmus Mundus via www.mystudyworld.com

Lotus Unlimited Project merupakan skema dari beasiswa Erasmus Mundus. Kalau dulu sempat ada peraturan bahwa hanya mereka yang lulusan universitas mitra Lotus (ITB dan UGM) saja yang boleh mendaftar beasiswa ini, sekarang peraturannya telah berganti. Kamu yang bukan alumni kampus mitra, kini dibolehkan untuk mendaftar. Dengan catatan kamu pernah berkuliah di kampus dalam negeri dan 5 negara Asia lainnya seperti Myanmar, China, Kamboja, Vietnam, dan Thailand. Karena memang beasiswa ini diperuntukkan untuk 6 negara Asia tadi.

Jurusan kuliah yang bisa kamu pilih pada beasiswa ini juga beragam, dari mulai kedokteran, arsitektur, geografi, geologi, hingga ilmu-ilmu sosial. Adapun kampus di Jerman yang bekerjasama dengan beasiswa ini adalah University of Gottingen Jerman. Untuk kamu yang ingin tahu info lebih lanjut tentang beasiswa ini, bisa langsung klik di sini ya, guys!

4. Di Jerman tak dapat beasiswa penuh pun nggak masalah. Bantuan dana langsung dari universitas, seperti Jacobs University of Bremen ini bisa diandalkan

Jacobs University via englishut.com

Jacobs University of Bremen adalah kampus swasta di Jerman yang sumber pendanaannya dari perusahaan kopi Jacobs. Bantuan dana yang bisa kamu dapat di kampus ini disesuaikan dengan performa akademismu. Jadi, bantuan dana yang ditawarkan oleh kampus ini beragam, dari mulai beasiswa, tunjangan, hingga penundaan biaya kuliah. Nah, untuk mendapatkan bantuan dana ini yang jelas kamu perlu terdaftar dulu sebagai mahasiswa di kampus ini. Penasaran pengen tahu info lebih lanjut? Klik link ini ya.

5. Heidelberg University juga punya bantuan dana yang jumlahnya bisa mencapai 300 Euro perbulan. Diperuntukkan bagi para mahasiswa internasional

Termasuk kampus tertua di Jerman via www.heidelberg.edu

Heidelberg University adalah kampus yang berorientasi pada penelitian, sangat cocok untuk kamu yang ingin mengambil master research atau S2 berbasis penelitian. Kampus ini terbilang salah satu yang tertua, yakni dibangun dari tahun 1386. Jumlah mahasiswanya berada di kisaran angka 30 ribu dengan bidang studi yang beragam, dari mulai fisika, astronomi, bahasa modern, hukum, hingga teologi. Bantuan dana yang bisa kamu dapat di kampus ini berjumlah 3600 Euro per tahun, atau dengan kata lain 300 Euro per bulan. Wah, lumayan banget ‘kan buat menambah biaya hidup.

Para mahasiswa internasional di kampus ini bisa mendapatkan bantuan dana tersebut, asalkan memenuhi kriteria. Yang mana kriteria tersebut nggak hanya didasari dari pencapaian akademis saja, tapi juga pengalaman kegiatan amal, serta latar belakang sebagai pendatang di Jerman. Tuh, perbanyak kegiatan amal, biar kesempatanmu meraih beasiswa bisa lebih besar!

6. Yang beragama Katolik atau Kristen, raih kesempatan untuk studi di Jerman melalui beasiswa KAAD

Biar kamu bisa melanjutkan studi ke Jerman via beasiswa KAAD via alumnieropa.org

Beasiswa ini juga menyediakan fasilitas kursus bahasa Jerman selama 6 bulan di Jerman lho.

KAAD adalah singkatan dari The Katholic Academic Exchange Service, sebuah lembaga pemberi beasiswa milik Gereja Katolik Jerman. KAAD memberi beasiswa S2, S3, dan post doctoral bagi kamu yang beragama Katolik atau Kristen. Tapi, nggak menutup kemungkinan kamu yang non Katolik atau Kristen juga diperbolehkan untuk mendaftar. Asalkan kamu mendapat rekomendasi dari mitra Katolik dan mau membuka diri untuk dialog antar agama. Untuk pelamar beasiswa master, batas usia maksimalnya, 30 tahun. Yuk, buruan daftar!

P.S: Klik di sini untuk info lebih lanjut.

Semoga beasiswa di atas bisa menjadi jalanmu untuk menempuh studi di Jerman ya. Semangat wahai kamu pemburu beasiswa!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya