Rumah memang surga. Saking nyamannya, kamu pun sering kangen suasananya saat berada jauh di perantauan. Homesick – kangen Ibu kangen Bapak, kangen saudara, kangen kasur, kangen makanan rumah, kangen suasana, kangen semuanya tentang kampung halaman: rasanya ingin segera kabur dari kamar kost ke bandara lalu pulang.

Tapi waktu libur yang tidak lama dan tingginya biaya perjalanan membuatmu tak bisa pulang seenaknya. Terpaksa kamu harus mencari cara agar bisa bertahan di perantauan. Supaya rasa kangenmu tak menyiksa dan kamu tetap tegar di luar sana, coba deh lakukan beberapa hal di bawah ini untuk meringankan homesick yang kamu derita:

1. Pasang foto keluarga di atas meja atau dinding kamar. Dengan memandanginya sebentar, rasa rindumu bisa sedikit terlampiaskan.

Pandangi foto keluarga

Pandangi foto keluarga via djohanartframe.com

Rasa rindu pada rumah ibarat jerawat yang sudah memerah tapi tak kunjung bisa pecah segera. Sudah sakit, eh, kamu dituntut untuk menahannya lebih lama. Supaya jerawat rindumu ini cepat kempes, cobalah mengobatinya dengan cara-cara sederhana. Salah satunya, memandangi foto keluarga yang terpajang di dinding atau meja. Tak hanya itu saja, ingat-ingat kembali momen sesaat sebelum foto itu diambil, bagaimana keluargamu berkumpul dan menghabiskan waktu untuk bercanda. Jika wujud mereka tak bisa kamu temui di dunia nyata, paling tidak ada gambar mereka sedang tersenyum yang menggantikannya.

2. Jarak jadi nisbi saat kamu rajin berkomunikasi. Sisihkan uangmu supaya Bapak dan Ibu bisa sering dihubungi

Telfon rumah

Telfon rumah via app.emaze.com

Advertisement

Kangen rumah seringkali membuat tersiksa, apalagi saat kamu tak bisa pulang dan berpelukan. Tapi sekarang, rasa rindu sudah bisa diobati dengan telepon genggam. Kamu bisa telpon orangtua atau saudara, lalu ajaklah mereka mengobrol panjang tentang banyak hal. Mungkin kamu bisa tanyakan kabar dan sedang masak apa di rumah. Mungkin juga, kamu bisa menceritakan kegiatanmu di kampus bahkan apa yang bisa kamu lihat dari jendela kamar kost.

Rajin-rajinlah menghubungi mereka, dan jika perlu, buat jadwal saja. Jika kamu melakukan hal ini, lama-lama homesick tak menyiksa lagi. Rindu rumahpun menjadi mudah terobati.

3. Teman-teman kosan bisa jadi pelipur lara. Mulai saat ini buka kamar seluas-luasnya demi bisa lebih dekat dengan mereka

Kumpul bareng teman-teman kosan

Kumpul bareng teman-teman kosan via www.kaskus.co.id

Keluarga adalah bagian hidup yang tidak bisa digantikan oleh siapapun. Tapi terkadang, posisi itu bisa diisi oleh teman-teman kosan. Paling tidak ada orang dekat yang menemani, mengajak bercanda, dan bisa merawatmu saat kamu jatuh sakit.

Maka mulailah pendekatan dengan mereka. Mulailah berkenalan, bercengkrama, dan bercanda bersama. Kalau kamu kangen masakan rumah, ajak saja mereka masak bersama. Saat sudah bisa dekat dengan mereka, gak jarang kamu mulai menganggap mereka keluarga kedua. Karena kebersamaan yang tercipta ampuh membuatmu terhindar dari homesick yang berlebihan.

4. Kalau rasa kangen sedang kuat-kuatnya, jangan mengurung diri di kamar saja. Justru kamu harus keluar agar pikiranmu teralih sempurna

Jangan sering ngurung sendiri di kosan

Jangan sering ngurung sendiri di kosan via monicantik.wordpress.com

Mungkin kamu baru merantau jauh dari rumah, saat minggu-minggu awal mungkin kamu ingin pulang. Padahal jadwal kuliah yang padat tak boleh kamu tinggalkan. Nah, daripada makin galau di kamar karena ingin pulang, cobalah untuk keluar kamar dan pergi jalan-jalan. Kamu bisa mengunjungi wisata di kotamu tinggal, mengajak teman sekadar window shopping  ke mall, atau mengundang temanmu untuk main DoTA. Cara ini bisa membuat pikiran teralihkan, jadi kangen rumah tak lagi membuatmu ingin cepat-cepat pulang. Karena dengan jalan-jalan, hidup di perantauan menjadi lebih menyenangkan.

5. Kamu kangen nikmatnya masakan rumah? Siasati dengan jajan menu olahan yang sama di sekitar kost.

Beli makan yang mirip

Beli makan yang mirip via hantamsaja.com

Salah satu yang hal yang membuat kangen rumah adalah masakan khas Ibunda tercinta. Aroma dan rasanya memang selalu membuat kamu ingin cepat pulang. Tapi kalau hanya demi makan, gak mungkin kan kamu bolos kuliah dan menghabiskan uang jajan demi beli tiket pesawat.

Untuk mengobatinya, kamu bisa jajan olahan yang sama di sekitar kota tempat kamu tinggal sekarang. Mungkin kamu rindu oseng-oseng jamur buatan mama, cobalah kamu cari di warteg prasmanan terdekat. Lalu bayangkan kamu masakan rumah. Meski rasanya tak sama persis, rasa rindumu bisa sedikit terkikis. Kamu nggak perlu nangis lagi, ‘kan?

6. Kumpul dengan teman sedaerah membuat rumah terasa dekat. Berkelakar dengan dialek yang sama membuatu merasa punya saudara

Kumpul dengan teman sedaerah

Kumpul dengan teman sedaerah via wta.co.id

Bagi anak muda, merantau adalah ajang yang bisa mendewasakan mental. Cita rasa, budaya dan bahasa yang berbeda di perantauan bisa membuatmu shock dan gampang homesick. Bukan hanya kangen orangtua dan masakan Mama, kadang kamu juga merasa kangen suasana kota dan bahasa.

Untuk mengatasi itu semua, kamu bisa coba kumpul dengan teman-teman sedaerah. Di setiap daerah biasanya terdapat komunitas atau himpunan mahasiswa dari tempat yang sama. Atau mungkin kamu punya teman kerja dari kota yang sama. Ajaklah mereka makan bersama. Berbincang dengan bahasa rumah dan guyon ala kota asal bisa membuat homesick-mu perlahan menghilang. Selain itu, kamu juga bisa sesekali curhat. Siapa tahu mereka yang tumbuh besar di budaya yang sama denganmu bisa lebih memahami masalah-masalah pribadi yang kamu hadapi saat ini?

7. Sibukkan dirimu dengan bekerja atau belajar. Bukankah karena alasan ini kamu harus tegar?

Saat homesick, alihkan perhatianmu pada belajar

Saat homesick, alihkan perhatianmu pada belajar via www.graduatingfromdebt.com

Tak dipungkiri, hidup di perantaun memang kadang jadi terasa berat saat kamu dilanda banyak tugas dan kamu tak bisa curhat pada orang tua. Jadwal kerja atau kuliah yang padat mengharuskanmu tetap ada. Nah, agar homesickmu makin parah, gak ada salahnya kamu coba mengalihkan perhatian agar hasrat ingin pulang tak lagi menyiksa.

Caranya? Sibukkan dirimu dengan belajar dan menyelesaikan tugas. Pikiranmu yang hanya fokus, pulang, pulang dan pulang, bisa teralihkan. Selain itu, waktu untuk melamun tenang rumahpun jadi tak ada, karena pikiranmu sibuk menyelesaikan tugas kuliah. Hal ini jauh lebih bermanfaat ‘kan?

8. Homesick sering menyerang karena kamu merasa kesepian di perantauan. Jadi ikut saja organisasi, maka kamu tak akan merasa sendiri lagi.

Ikut organisasi biar kamu gak kesepian

Ikut organisasi biar kamu gak kesepian via infopijar.wordpress.com

Biasanya homesick menyerang saat kamu merasa kesepian. Nah, untuk mengatasinya, kamu bisa mengikuti organisasi yang kamu minati. Kamu yang punya hobi fotografi bisa mengasah kemampuan dan mencari teman lewat berbagai komunitas fotografi yang ada di internet. Mungkin kamu suka kegiatan sosial, bukalah dirimu untuk gabung dalam sebuah lembaga.

Selain bisa membuat pikiranmu teralihkan, ikut organisasi juga bikin kamu tak ada lagi waktu untuk melamun. Banyak teman dan rasa persaudaraan justru membuatmu betah di perantauan. Karena saking dekatnya, kadang mereka justru berubah wujud menjadi keluarga kedua yang baru kamu temukan.

9. Jika memang memungkinkan, kamu bisa minta orangtuamu mengunjungimu. Tapi tak perlu memaksa, karena toh kamu sudah dewasa.

Minta orangtua mengunjungimu

Minta orangtua mengunjungimu via polimoli.com

Homesick adalah hal yang wajar terjadi. Apalagi saat kamu sedang jatuh sakit, rasa rindu rumah rasanya jadi berlipat-lipat. Namun, kamu punya jadwal kuliah atau kerja yang tak bisa ditinggalkan begitu saja. Nah, jika memang memungkinkan,  gak ada salahnya kamu minta orangtua untuk mengunjungi sesekali. Gak harus menungguimu berbulan-bulan, mungkin cukup sehari, dua hari, atau sampai kamu keluar dari rumah sakit.

Namun, jika mereka sama-sama sibuk atau tak sanggup, kamu harus bersabar lebih banyak. Gak mungkin ‘kan mereka bolos masuk kantor lama-lama? Atau gak mungkin ‘kan maksa mereka untuk mengunjungimu dua hari saat kamu sedang merantau di luar negeri? Karena toh  kamu sudah dewasa, pasti kamu bisa berjuang dengan kemampuanmu sendiri.

10. Buka hati untuk seseorang spesial yang mendampingi. Di sisi orang yang disayangi, homesick bisa tak terasa lagi

Cari gebetan agar kamu gak sering-sering kangen rumah

Cari gebetan agar kamu gak sering-sering kangen rumah via lauravirginia.me

Tak dapat dipungkiri, jauh dari orang-orang tercinta memang berat rasanya. Merantau sendirian di kota yang jauh dari rumah seringkali membuatmu merasa kesepian. Nah, agar rasa itu tak menjeratmu lagi, kamu bisa cari gebetan di kota yang kamu tinggali sekarang. Mungkin teman sekantor, teman sekampus, atau kenalan baru yang tinggal tak jauh dari kotamu.

Mencintai dan dicintai tak akan membuatmu kesepian lagi. Jadi rasa kangen rumah sudah terlalu menyiksamu, karena ada orang yang setia menemanimu, mendengarkan ceritamu, dan tak selalu perhatian denganmu. Gak jarang, nantinya kamu malah jadi malas pulang… Hehehe.

Homesick adalah bukti kalau keluarga memang tidak tergantikan. Hal ini adalah hal yang wajar terjadi. Tapi agar rasa ini tak menyiksa dan mengacaukan konsentrasimu lagi, tips-tips ini bisa kamu ikuti.