Sekarang trend hidup sehat sudah jadi gaya hidup yang banyak kita pilih sehari-hari. Memilih makan makanan organik, olahraga rutin, sampai mengkonsumsi suplemen demi meningkatkan stamina sudah bukan lagi jadi hal asing.

Salah satu tren yang paling berkembang adalah memilih healthier food — makanan yang dianggap lebih sehat untuk masuk ke dalam tubuh. Tapi tak jarang, pengetahuan yang terbatas membuat kita memilih beberapa menu makanan tersebut tanpa perhitungan yang matang. Di artikel kali ini, Hipwee akan memberitahu ke kamu, menu makanan sehat yang ternyata berbahaya bagi kesehatan jika kamu konsumsi secara berlebih.

1. Putih adalah representasi dari kebersihan, tapi bukan berarti dengan mengkonsumsi nasi putih, tubuhmu akan bersih dari penyakit.

Nasi putih mengandung banyak gula via www.duajurai.com

Sejak kecil kita sudah familiar dengan yang namanya nasi putih. Bahkan, orang Indonesia sering beranggapan tak afdhol rasanya jika tidak makan nasi, walaupun dirinya telah kenyang memakan makanan lain. Pola konsumsi masyarakat kita yang selalu memasukkan nasi sebagai makanan yang harus dikonsumsi sebaiknya perlu kita tinjau ulang, karena tingginya kandungan gula dan karbohidrat yang ada di dalam setiap butir nasi putih. Bukan berarti kita tidak boleh memakan nasi putih, kandungan karbohidratnya yang tinggi baik untuk kamu yang memiliki aktivitas berat dan padat.

Banyak orang yang kini beralih ke nasi merah, karena nasi merah dirasa lebih banyak mengandung gizi dan vitamin yang bermanfaat bagi tubuh dan membuat tubuh kenyang dalam waktu lama. Tapi, konsumsi nasi yang berlebih (baik putih atau merah) ternyata berbahaya bagi tubuh kita, tingginya kandungan zat arsenic dalam nasi seringkali dikaitkan sebagai pemicu penyakit kanker.

Advertisement

Makanlah nasi secukupnya agar penyakit tidak bersarang ditubuhmu, atau kamu bisa menggantinya dengan sayuran.

2. Salad menjadi alternatif lain untuk mendapatkan protein, mengkombinasikannya dengan saus krim bukanlah hal yang tepat.

Krim yang membuat salad jadi tak sehat via imgarcade.com

Alternatif pilihan yang sering dilakukan untuk memperoleh nutrisi dari sayuran dan buah-buahan adalah dengan memakan salad. Tapi, ada hal sepele yang sering kita lakukan yang sebenarnya berpotensi untuk membuat salad yang kita makan berubah menjadi makanan yang tidak sehat. Mengkombinasikannya dengan saus krim atau mayonaise adalah hal yang sering kita lakukan. Kandungan lemak dan kalori yang terdapat di dalam saus krim ternyata berbahaya bagi kesehatan kita.

Salad juga memiliki kandungan energi yang tinggi, bahkan dalam mengkonsumsinya, para pakar kesehatan menyatakan agar jangan sering-sering memakan menu yang satu ini, cukup mengganti pola makan besarmu dengan salad sekali atau dua kali dalam seminggu untuk memenuhi kebutuhan protein dalam dirimu.

Sama halnya dengan salad jawa alias lotek, sayuran yang ada di dalamnya memang sehat, tapi sambel kacang yang disiramkan di atasnya mengandung kandungan gula yang tidak sedikit. Jadi, bijaklah dalam mengkonsumsi makanan.

3. Mengganti jus segar dengan jus kemasan justru tidak jauh berbeda dengan minum minuman bersoda, lho!

Hindari jus dalam kemasan via healthmeup.com

Ketika belanja di supermarket, kamu akan menemukan banyak jus buah yang dijual dalam kemasan dengan berbagai macam ukuran. Ternyata, banyak kandungan gizi dan vitamin dalam minuman jus kemasan yang hilang, terganti dengan gula dan perasa artifisial. Bukannya mendapatkan manfaat positif ketika mengkonsumsinya, kadar gula kita akan meningkat setelah meminum satu kemasan minuman tersebut. Orange Juice yang kita temukan di supermarket misalnya, ternyata mengandung kandungan gula yang sama dengan minuman berkarbonasi.

Bahkan, mengkonsumsi buah dalam bentuk jus ternyata tidak baik untuk kesehatan kita, karena banyaknya vitamin dan gizi yang hilang ketika proses pengejusan berlangsung. Cara terbaik untuk mendapatkan manfaat dari buah adalah dengan mengunyahnya secara perlahan, bukan dengan menyajikannya dalam bentuk jus.

4. Jangan tertipu dengan tulisan “low-fat“, “zero sugar” atau “fat-free” yang tertulis di bungkus makanan.

Jangan pernah tergiur dengan logo ini via imgarcade.com

Jangan pernah tergiur dengan tulisan “low-fat“, “zero-sugar”, atau “fat-free” yang tertera diluar bungkus makanan atau minuman. Sebenarnya tubuh kita membutuhkan lemak (bukan lemak yang menggelambir di perutmu) sebagai nutrisi untuk menjalankan fungi tubuh dengan sehat dan normal. Lemak juga diperlukan untuk menjaga suhu tubuh, serta berfungsi sebagai pengangkut vitamin A, D, E, dan K, kekurangan vitamin dapat menyebabkan kamu mudah terserang penyakit.

Yang terjadi sebenarnya adalah para produsen makanan atau minuman melakukan proses yang sedemikian rumitnya untuk menggantikan kandungan lemak baik pada makanan, untuk kemudian menggantinya dengan gula dan perasa artifisial, bagi kamu yang pernah mengkonsumsinya, makanan atau minuman yang memiliki label diatas memiliki rasa yang aneh dan tidak enak. Senyawa kimia pengganti rasa alami makanan itulah yang sebenarnya membuatmu harus menghindari makanan atau minuman tersebut.

5. Mengganjal perut dengan protein bars ketika lapar justru akan membuat kandungan gula dalam tubuhmu meningkat.

Protein bar bagus, tapi jangan dikonsumsi berlebihan via wholewithoutwheat.wordpress.com

Saat ini, biskuit protein telah menjadi primadona sebagai alternatif makanan yang dianggap menyehatkan dan mengenyangkan. Bayangkan, hanya dengan memakan satu bungkus protein bar maka kebutuhan gizi dan vitaminmu akan terpenuhi. Akan tetapi, semua itu hanyalah akal-akalan dari para produsen makanan, jika kamu mau menghitung, kegiatan yang kita lakukan sehari-hari sebenarnya tidak membutuhkan asupan protein dan kalori sebanyak itu. Kecuali, jika kamu adalah seorang atlit yang tengah berada dalam sebuah kompetisi.

Walaupun kandungan protein di dalamnya lebih tinggi dari sebatang coklat, jangan pernah tergiur untuk memakannya, karena protein bar sendiri masih memiliki kandungan gula, tepung, perasa artifisial, dan kandungan buruk lain di dalamnya.

6. Mengganti sarapanmu dengan sereal adalah kesalahan yang banyak dilakukan oleh kebanyakan orang.

Sereal buat sarapan via blog.mysanantonio.com

Sejak kampanye hidup sehat mulai populer, banyak dari kita yang mengganti menu sarapan pagi dengan sereal. Padahal sereal adalah makanan yang banyak mengandung zat-zat tidak penting yang berbahaya bagi kesehatan jika kita sering mengkonsumsinya. Jangan tertipu dengan kampanye hidup sehat yang banyak diperlihatkan oleh produsen makanan sereal, tingginya kandungan gula dan karbohidrat serta vitamin sintesis yang terdapat di dalamnya akan berpotensi merusak tubuh kita secara berlahan.

Jika kamu lebih teliti, cobalah cek kandungan gula yang tertera di belakang bungkus sereal tersebut, jangan kaget jika kandungan gula di dalamnya tinggi dan kandungan gandum di dalamnya hanya terdiri dari beberapa persen.

7. Bagi kamu yang hobi berolahraga, jangan tertipu dengan minuman isotonik pembangkit tenaga.

Minuman isotonik via www.telegraph.co.uk

Minuman isotonik identik dengan mereka yang sering berolahraga atau mereka yang memiliki aktivitas tinggi. Jenis minuman ini digadang-gadang dapat mengembalikan tenaga yang hilang ketika beraktvitas, elektrolit menjadi salah satu faktor yang membuat tenaga yang hilang, kembali lagi. Minuman isotonik terdiri dari air, elektrolit, dan gula, tidak lupa kandungan kafeinnya yang tinggi. Konsumsi kafein berlebih akan berpotensi merusak ginjal dan organ lain di dalam tubuh kita, selain itu, kafein yang tinggi mampu mengembalikan tenaga yang hilang dengan cepat, tapi, efek itu hanya terjadi sesaat. Gula yang ada di dalamnya menimbulkan rasa ketagihan, sehingga membuat kita ketagihan untuk mengkonsumsinya.

Menggantinya dengan air putih adalah pilihan bijak yang bisa kamu lakukan untuk mempertahankan kesehatanmu.

Sebenarnya, metode paling aman untuk menjaga kesehatan dan berat badan ideal adalah dengan melakukan praktik “makan secukupnya dan tidak berlebihan”. Makanlah dengan bijak, agar makan menjadi kegiatan yang kamu lakukan, benar-benar berfungsi untuk memenuhi kebutuhan gizi dan vitamin demi keberlangsungan hidupmu, bukan malah menjadi sarana menumpuk sampah dalam perut yang kelak akan merenggut kebahagiaan masa tuamu, dengan berakhir di rumah sakit.