Banyak orang yang melewatkan sarapan dengan alasan sibuk, nggak cukup banyak waktu atau nggak selera atau nggak terbiasa buat sarapan. Padahal jadwal makan paling penting bagi tubuh adalah waktu sarapan. Karena dengan sarapan, kita bisa mendapatkan energi pertama kali sebelum memulai aktivitas harian. Tapi kalau alasannya buat ngirit pengeluaran, apa boleh buat, ya 🙁

Sarapan itu bukan makan dengan porsi besar atau dengan lauk-pauk yang banyak, sarapan yang baik adalah mengonsumsi makanan antara 610 sampai 850 kalori hingga pukul 8 pagi. Kandungan sarapan yang baik adalah yang terdiri dari protein, karbohidrat, dan susu.

Lalu, apa yang akan terjadi jika kita melewatkan sarapan? Atau merapelnya dengan makan siang? Atau biasa dikenal dengan sebutan brunch? Hmm, Hipwee Tips bakal paparkan bahayanya. Semoga kamu lebih peka, ya!

1. Kamu akan cepat lelah dan nggak bersemangat melakukan aktivitas harian. Hmm… Ini tanda-tanda kegagalan dalam mengawali hari

lelah dan mengantuk via i.huffpost.com

Menurut National Institutes of Health, melewatkan sarapan membuat anda berisiko menderita hypoglycemia atau gula darah yang rendah. Kondisi ini dapat menyebabkan gejala fisik seperti pusing, lemas, sakit kepala dan detak jantung yang meningkat.

Advertisement

Meski sarapan berlebihan juga menyebabkan kelelahan dan ngantuk berlebihan, akibat melewatkan sarapan akan lebih buruk dampaknya. Kamu nggak mau kan jadi kayak zombie pagi-pagi?

2. Beberapa orang beralasan nggak sarapan untuk diet, kamu keliru! Justru dengan nggak sarapan, kamu berpotensi mengalami kegemukan

justru bikin gemuk via img.gawkerassets.com

Studi dari American Journal of Epidemiology pada 2003 menyebutkan bahwa orang yang melewatkan sarapan cenderung lebih cepat gemuk 4,5 kali dibandingkan orang yang rutin sarapan.

Studi lain yang diterbitkan dalam Diabetes Care, menemukan bahwa lebih dari 3.000 pria dan wanita yang sarapan setiap hari ternyata dapat menurunkan risiko obesitas dan tekanan darah tinggi.

Ketika kamu melewatkan sarapan, maka sebenarnya kamu membiarkan perutmu kosong terlalu lama (semalaman). Hingga pada saat makan di siang hari, kebutuhan makan justru lebih banyak, apalagi yang dikonsumsi adalah lemak. Siap-siap badan melar, deh.

3. Jika kamu terbiasa merapel sarapan dengan makan siang, waspadalah, penyakit jantung akan mengintaimu!

nggak sayang sama jantungmu? via hhpblog.s3.amazonaws.com

Sebuah studi yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health menyatakan bahwa orang yang melewatkan sarapan berpotensi besar mengalami gangguan jantung. Pola makan yang nggak teratur memang dapat menyebabkan berbagai gangguan fungsi organ.

Rasa lapar berlebihan menjelang siang membuat kamu mengonsumsi makanan berlemak tinggi lebih banyak. Hal ini bisa menyebabkan lemak menumpuk di sekitar perut, dan meningkatkan kadar kolesterol, yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung.

4. Khusus cewek, nggak sarapan akan mengganggu keseimbangan hormon. Jangan heran kalau menstruasi jadi nggak lancar

mens nggak lancar via cdn.skim.gs

Menurut hasil survei yang dilaporkan dalam jurnal Appetite pada bulan Agustus 2010, mahasiswi yang secara terus menerus melewatkan sarapan memiliki siklus menstruasi yang nggak teratur daripada mereka yang rutin melakukan sarapan. Selain itu, beberapa gangguan menstruasi seperti rasa sakit yang berlebihan serta darah menstruasi yang keluar nggak lancar.

5. Konsentrasi menurun dan susah berpikir, dengan kata lain kamu akan mengalami kebodohan. Huft, sedih…

kurang pintar via www.understood.org

Menurut penelitian yang dilaporkan dalam Journal of Adolescent Health, Mereka meneliti remaja usia 13-20 tahun yang sarapan memiliki ingatan jangka pendek yang lebih baik.

Berdasarkan laporan Centers for Disease Control diketahui anak-anak sekolah yang nggak sarapan mengalami penurunan kemampuan untuk memecahkan masalah di usia sekolah. Sementara siswa yang rutin sarapan memiliki nilai tinggi dalam skor tes standar, lebih tepat waktu masuk sekolah, dan jarang absen.

6. Bagi penderita maag, nggak sarapan justru bikin asam lambung naik. Haduh, dibilangin kok ngeyel!

maag justru kambuh via papasemar.com

Penderita maag kerap mengeluh bahwa sarapan hanya akan membuat mereka mual dan muntah. Itu sebabnya, banyak di antara mereka yang punya kebiasaan buruk melewatkan sarapan. Justru ini merupakan kebiasaan yang keliru.

Hal ini disebabkan oleh lambung yang terus mengeluarkan asam lambung dan terus bekerja meski nggak ada asupan makanan yang masuk ke dalamnya. Sehingga mengakibatkan perut terasa sakit dan seperti diremas-remas.

7. Suasana hati jadi kacau, kamu yang lagi galau bakal makin galau ketika melewatkan sarapan. Nggak percaya?

bikin galau via i.huffpost.com

Seperti dilansir dari doktersehat.com, berdasarkan sebuah survei diketahui 26 persen orang suasana hatinya baik karena memiliki pola makan yang baik seperti rutin sarapan. Perubahan suasana hati yang melibatkan iritabilitas sering terjadi karena gula darah rendah yang merupakan efek samping dari nggak makan yang berkepanjangan.

Dengan suasana hati yang nggak baik, maka hasil kinerja juga nggak maksimal. Jangan sampai hanya karena melewatkan sarapan, aktivitasmu menjadi terganggu dan nggak sesuai harapan yang justru berujung stres.

8. Lagi, melewatkan sarapan ternyata berpotensi terkena risiko penyakit diabetes. Kok bisa, ya?

risiko diabetes via i.huffpost.com

Menurut sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition, menyatakan, ketika kamu melewatkan sarapan, maka hal tersebut dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2 sebesar 20 persen karena kadar kolesterol dan tingkat sensitif insulin yang buruk.

Ketika melewatkan sarapan, kadar insulin dan level glukosa akan meningkat lebih tinggi setelah makan siang. Peneliti juga berpendapat bahwa untuk mendapatkan hasil terbaik dari sarapan, konsumsilah sarapan yang mengandung rendah gula dan tinggi nutrisi seperti serat dan protein.

Melihat beberapa fakta di atas, masihkah kamu ingin melewatkan sarapan? Yuk, sempatkan sebelum beraktivitas menyantap menu sarapan ringan seperti oatmeal, telur, buah-buahan, roti atau susu. Karena untuk menjadi kebiasaan harus dipaksa dan dibiasakan mulai dari sekarang, lho.

Suka artikel ini? Yuk, follow Hipwee di mig.me!