Bervakansi seorang diri atau solo traveling memang kegiatan yang sangat menyenangkan, selain memiliki banyak manfaat yang bisa kamu ambil. Tapi, nggak sedikit pula masalah yang akan menyertai perjalananmu. Jangankan solo traveling, perjalanan yang kamu lakukan bersama teman-temanmu pun pasti diikuti banyak masalah. Masalah nggak cuma datang dari lingkungan. Masalah serius justru kadang muncul karena dirimu sendiri. Masalah apa sih yang sering kamu temui dalam perjalananmu?

Nah, kali ini Hipwee Travel akan berikan tips & trick dalam mengatasi masalah kriminalitas atau pencopet yang mengusikmu selama perjalananmu mencari dunia baru. Yuk, simak!

Traveler itu bawa ransel, bukan tas jinjing. Kamu mau ke traveling atau kondangan sih?

Nah, begini kan aman! via www.madenaty-tours.com

Hal sederhana yang bisa kamu lakukan untuk mengantisipasi kejadian buruk selama traveling adalah pemilihan tas yang tepat. Kamu nggak perlu bawa tas jinjing dalam traveling. Mungkin tas selempang memang perlu, tapi ada baiknya kamu menggunakan ransel dan tas kecil yang harus selalu kamu bawa. Lebih proporsional sih kalau bawa ransel aja. Tas kecil begitu biasanya riskan dan rawan. Apalagi kalau kamu baru turun dari bus di sebuah terminal, di mana fenomena premanisme masih sangat sering terjadi. Duh, ngeri dijambret!

Pisahkan uang sakumu di beberapa tempat. Dompet bukan tempat yang tepat untuk menyimpan semua uang.

Tempat yang ramai justru menjadi tempat paling rawan pencopet! via www.tempatwisatakita.net

Advertisement

Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal buruk selama perjalananmu, upayakanlah untuk membagi uangmu dalam beberapa tempat penyimpanan. Jangan cuma menyimpannya dalam satu dompet. Kalau kamu lupa menaruh dompet atau jatuh di suatu tempat tanpa kamu sadari, di situlah kebahagiaanmu berakhir. Segala yang kamu punya raib tanpa sisa. Beda cerita kalau kamu menaruh uang, kartu ATM, dan identitas di berbagai tempat. Kalau bisa masukin ke kantung plastik, biar nggak basah karena hujan. Dengan begitu kamu nggak akan terlalu kebakaran jenggot kalau lupa naruh dompet.

Penampilan memang selalu menjadi perhatian utama setiap orang. Kalau bisa, jangan terlihat sok kaya kalau lagi jalan-jalan!

Ini namanya turis. via skift.com

Penampilan yang mewah dan mencolok biasanya menjadi target utama para tangan-tangan jahil. Sebisa mungkin, sebagai seorang travelers, gunakanlah gejetmu seperlunya saja. Jangan seperti turis yang selalu menenteng perlengkapan yang sebenarnya nggak perlu dibawa. Buat kamu yang cewek, jangan pernah memancing perhatian orang-orang, apalagi kalau di tempat asing. Apalagi mancing mantan buat balikan. :p

Lengah menjadi alasan kuat seseorang untuk menyerangmu. Selelah apapun kondisi fisikmu, upayakanlah untuk tetap fokus.

Fokus, Mblo! via www.travelsupermarket.com

Perjalanan nun jauh sudah pasti menguras fisik. Dari kelelahan inilah kesempatan untuk seorang pengganggu terbuka lebar. Karena fisikmu yang melemah, nggak jarang kamu akan kehilangan konsentrasimu. Terlebih kamu sedang ada di pusat keramaian, seperti di Malioboro atau di tempat padat massa lainnya. Usahakanlah kamu tetap fokus, jangan pernah lengah! Tetaplah waspada, karena bahaya selalu mengintai kamu yang kurang aqua fokus!

Selain kelengahan, kebiasaan magermu bisa jadi modus operandi bagi si ringan tangan dalam beraksi. Jangan mager dan lemot, ya!

Ini sih pura-pura mager! via appwanderlust.com

Buat kamu yang mager alias males gerak, jangan lanjutkan kebiasaan buruk ini di tempat asing. Maksudnya, jangan pernah mager atau terlihat lemes di saat traveling. Walaupun ransel bawaanmu begitu berat, jangan sampai terlihat kamu rapuh nggak berdaya seperti itu. Sejatinya, mager itu indikasi bahwa kamu sudah mulai lengah. Kondisi inilah yang akan dimanfaatkan oleh para orang yang nggak bertanggung jawab untuk ‘menyikat’ barang berhargamu! Jangan mager, dan harus cekatan!

Selalu sigap dengan keadaan sekitar, cobalah simpan benda yang bisa kamu jadikan senjata. Seenggaknya bisa buat melumpuhkan orang yang berbuat jahat kepadamu.

Nah, untuk jaga-jaga, ada baiknya kamu selalu siap dengan senjata di tas atau sakumu. Pokoknya simpanlah senjatamu di tempat yang mudah kamu jangkau sewaktu-waktu. Kita nggak akan pernah tahu kapan bahaya mengancam kita. Yang jelas kita selalu di kelilingi bahaya ketika di tempat asing yang belum pernah kita kunjungi. Kalau kamu bingung memilih senjata yang bisa kamu gunakan, manfaatkanlah barang-barang seperti pulpen, jarum, pemotong kuku, atau bahkan pisau lipat. Barang-barang yang multiguna itu penting. Tinggalkan barang-barang yang nggak terlalu penting dalam perjalananmu. Dan, selalu sigap!

Pelajarilah destinasi wisatamu dari travel review di Internet atau guidebook sebelum berangkat. Banyak membaca itu menguntungkan loh.

Jauh sebelum bahaya merenggut liburanmu, perhatikan hal sepele ini. Bacalah buku petunjuk atau travel review dari internet atau dari manapun yang mengulas tentang destinasi wisata yang akan kamu tuju! Baca dengan jeli dan lengkap bagaimana keadaan tempat tersebut. Kalau misal kamu mau mendaki Rinjani, pelajarilah trek dan perubahan cuaca yang biasa terjadi di Gunung Rinjani. Karena dengan begitu kamu bisa mengantisipasi berbagai kemungkinan buruk yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi.

Yup, itulah beberapa tips & trick yang bisa kamu lakukan untuk tindakan antisipasi sebelum bahaya menyerangmu. Orang nggak pernah tahu kapan bahaya akan menyerang. Entah ketika kamu bersolo traveling atau bersama teman-temanmu. So, tetaplah waspada dengan hal-hal baru dan yang mencurigakan! Watch out!