“Din, lu jadi ikut trip besok kan?”
“Jadi dong. Meski badan lagi kurang fit tapi gue pingin ikut”
“Lah? Lu gak takut kenapa-kenapa?”
“Tenang, selama tau aturan bisa tetep aman kok”

Traveling adalah hal yang sedang booming di negara tercinta kita. Indonesia memang negara luas dengan berjuta keindahan yang siap untuk kamu jelajahi setiap jengkalnya. Indonesia punya gunung-gunung kokoh yang siap untuk kamu daki, punya pantai-pantai indah yang cocok untuk nikmati, juga punya banyak destinasi wisata budaya yang bisa untuk kamu pelajari.

Namun bagaimana kalau kamu sedang kurang enak badan pas kamu ingin traveling? Nah, Hipwee Travel mau berbagi tips nih buat kamu yang masih ingin menikmati petualanganmu dikala kondisi badan kurang mendukung.

Kalau kamu takut ketinggian gak perlu maksa naik Mahameru. Indonesia punya banyak gunung yang gak terlalu tinggi yang bisa kamu jelajahi

Panderman gak terlalu tinggi kok untuk kamu daki

Naik gunung memang menjadi trend yang lagi nge-hits di kalangan anak muda Indonesia. Bermula dari beberapa tahun belakangan, muda-mudi Indonesia seakan mulai berlomba-lomba menaklukan puncak gunung. Memang sih akan ada rasa bangga saat kamu bisa menaklukan puncak suatu gunung. Apalagi sampai menaklukan puncak tertinggi di Jawa.

Advertisement

Namun kalau kamu memang punya phobia ketinggian, kamu gak harus maksa kok untuk naik sampai Mahameru. Di Indonesia ada banyak gunung yang gak terlalu tinggi yang bisa kamu daki. Ada Gunung Ngglanggeran di Yogyakarta yang tingginya hanya 700 mdpl atau Gunung Penanggungan di Mojokerto yang punya ketinggian 1600 mdpl. Cobalah daki gunung-gunung tersebut dulu sembari melatihmu mengatasi ketakutan pada ketinggian.

Badanmu kurang fit untuk traveling? Perjalanan edukasi budaya bisa jadi solusi. Selain bisa menikmati wisata, kamu juga bisa nambah pengetahuan baru

Ini nih dalemnya Museum Angkut. Asik, kan? via anekatempatwisata.com

Ketika kamu menderita sakit yang tidak memungkinkanmu untuk melakukan perjalanan yang mengurah tenaga ekstra, kamu gak perlu memaksakan kehendakmu untuk traveling yang menantang. Daripada memaksa dan akhirnya malah memperparah sakitmu, mending tujuan traveling-mu kamu ubah jadi perjalanan edukasi dan budaya. Jalan-jalan ke museum misalnya.

Selain kamu bisa menikmati suguhan yang ada di tempatnya, kamu juga bisa mendapat pengetahuan baru darinya. Coba deh berpetualang ke Museum Sonobudoyo di Jogja, Museum Angkut di Batu hingga ke Museum Bung Karno di Blitar. Kamu bakal bisa menikmati perjalananmu tanpa takut kesehatanmu terganggu.

Ada juga yang takut ombak besar tapi pingin liat pemandangan bawah laut. Cobain snorkling deh biar bisa memuaskan keinginanmu

Snorkeling itu asik! via indonesia1stop.wordpress.com

Kamu sebenarnya ingin banget menikmati indahnya pemandangan laut, tapi apa dayamu jika kamu memang memiliki ketakutan pada ombak besar. Sebenarnya kamu bisa sih menikmati pemandangan laut dari pantai. Tapi kan kurang greget ya kalau cuman menikmatinya tanpa bisa melihat keindahan laut yang sebenarnya.

Nah, untuk itu kamu perlu mencoba snorkling, nih. Tempat Snorkeling di Karimun Jawa di Jepara dan Umbuk Ponggok di Klaten menjadi salah satu destinasi epik yang harus kamu kunjungi. Dengan Snorkeling, kamu bisa menikmati keindahan laut yang tak hanya dari permukaan saja, namun juga menikmati keindahan bawah lautnya juga.

Terkadang kamu yang punya Asma jadi takut kalau mau naik gunung. Tapi selama kamu tau aturannya, naik gunung tetap aman kok untuk kamu lakukan

Meski punya Asma, kamu bisa kok menikmati indahnya Gunung

Kamu yang punya penyakit Asma biasanya berpikir keras berkali-kali sebelum memutuskan untuk ikut naik gunung dengan teman-temanmu. Kamu takut kalau-kalau Asmamu nanti akan kambuh dan malah menyusahkan rombonganmu. Tapi sebenarnya aman-aman saja kok bagi pengidap Asma kalau ingin naik gunung. Yang jelas kamu harus tau aturannya.

  • Sebaiknya kamu tidak membawa beban yang terlalu berat.
  • Lakukan pendakian pada pagi hari hingga siang. Malamnya kamu harus istirahat total.
  • Pastikan kamu membawa jaket dan sleeping bag yang tebal agar kamu tidak kedinginan.
  • Usahakan berangkat dengan rombongan lebih dari 4 orang buat jaga-jaga.
  • Kamu juga harus berada di bagian tengah-tengah rombongan agar mereka bisa mengawasimu.
  • Jangan lupa bawa perlengkapan obatmu dan sedia tabung oksigen kecil juga.

Selama kamu bisa mempersiapkan segalanya dengan baik, meski kamu punya Asma tetap bisa kok ikut mendaki dengan teman-temanmu.

Kalau yang sakit kantongmu ya gimana, ya……..

Gak punya duit, bang 🙁

“Ji, gue pingin traveling tapi sakit nih”
“Lah… Sakit apaan?”
“Sakit Kanker. Kantong Kering maksudnya. Hehe”
“Yaaaaah…. Bodo amat, daaah”

Kamu yang benar-benar ingin traveling tapi sedang gak punya uang memang biasanya batinmu tersiksa. Yaah… Namanya juga pingin dolan, siapa sih yang gak tersiksa kalau alasan terhalangnya adalah karena uang?

Tapi kamu gak perlu khawatir. Kamu masih bisa kok melakukan solo traveling di kotamu. Karena dalam setiap sudut kota yang kamu tinggali sebenarnya memiliki keunikan tersendiri. Coba deh jalan-jalan muterin kotamu dengan mencoba untuk membangkitkan kenangan masa lalu. Kamu juga bisa kok jalan-jalan keliling kota tanpa tujuan. Asal muter-muter gitu aja. Yang penting kan kamu jalan-jalan. Hehe :p

Nah, meski kamu punya sakit, bukan berarti gak bisa menikmati traveling, dong? Mungkin tidak bisa mencakup semua, tapi semoga bisa mewakili ya. Tetap semangat buat kamu, travelers! 🙂