Belum lupa dari ingatan kita kematian seorang pendaki asal Palembang di Gunung Rinjani, kini kabar mengejutkan datang kembali dari kalangan pendaki gunung. Dua pendaki asal Cirebon dikabarkan hilang di Gunung Semeru pada hari Jumat (20/5). Dimana mereka dan apa yang sebenarnya terjadi? Hipwee Travel coba merangkum laporan kejadian ini. Sampai artikel ini dibuat, survivor belum ditemukan.

Laporan dari Taman Nasional Bromo Tengger Senaru tentang informasi kejadian hilangnya dua pendaki di Gunung Semeru

perjalanan ke puncak via ruliamrullah.files.wordpress.com

Dilansir dari website resmi Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, diinformasikan bahwa ada 2 pendaki yang hilang saat pendakian ke Gunung Semeru. Korban hilang sebanyak dua orang yakni atas nama Supyadi (26) dan Zirli Gita Ayu Savitri (16) dan keduanya berasal dari Cirebon. Mereka dilaporkan hilang pada tanggal 20 Mei setelah melakukan pendakian awal pada 17 Mei. Tim SAR ditugaskan untuk mencari kedua survivor tersebut. Ke mana gerangan mereka?

Bagaimana sih kronologis hilangnya pendaki tersebut?

pos kalimati sebelum ke puncak via www.fotografer.net

Berdasarkan informasi, rombongan pendaki ini berjumlah 6 orang. Tim yang diketuai Sukron serta beranggotakan Ahmad Khaerudin, Lindiana Sari, Rizatul Rizki dan survivor berangkat dari Basecamp Ranupani pada tanggal 17 Mei. Tujuan pertama mereka menuju ke Danau Ranu Kumbolo. Pada tanggal 18 Mei keesokan harinya, rombongan melanjutkan perjalanan dari Ranu Kumbolo menuju Kalimati. Pada tanggal 19 Mei, rombongan ini berangkat dari Kalimati menuju Puncak Mahameru.

Advertisement

Pada awalnya rombongan terpisah. Di batas vegetasi ada 2 orang yang mundur dan kembali ke Kalimati karena sakit. Sementara di perjalanan menuju puncak, 2 orang berhenti di Watu Gedhe, sementara 2 orang survivor yang kini hilang,melanjutkan perjalan ke puncak Mahameru. Akan tetapi hingga pukul 14.00 WIB, survivor belum juga muncul di Watu Gedhe sehingga 2 pendaki yabg menunggu di sana memutuskan untuk turun ke Kalimati. Setelah itu rekan survivor melapor ke Kalimati dan ada tim yang menyisir ke Puncak Mahameru namun hasilnya nihil, tidak terdapat 2 pendaki tersebut.

Apa yang terjadi pada mereka masih merupakan misteri. Semoga mereka segera ditemukan.

Gunung Semeru ditutup semantara untuk pencarian Tim SAR. Semoga mereka segera ditemukan dalam keadaan yang terbaik

puncak mahameru via pampimpom.files.wordpress.com

Pada tanggal 20 Mei pukul 20.00 salah satu rekan survivor melaporkan ke Resort Ranupani. Tim SAR segera menyisir jalur pendakian. Dengan ini, pendakian di Gunung Semeru untuk sementara ditutup. Hipwee Travel berharap survivor segera ditemukan dan dalam keadaan yang baik-baik saja.

P.S : Seluruh pendaki Gunung Semeru sudah menandatangi surat pernyataan di atas materai untuk mendaki hanya sampai di Kalimati. Tidak untuk ke Puncak Mahameru.

Semoga segera ditemukan, ya!