Apa yang ada dalam benakmu saat membayangkan traveling bersama pacar? Romantis sudah pasti, so sweet apalagi. Bahkan nggak sedikit dari kamu yang sengaja mengagendakan traveling sebagai bagian dari perayaan anniversary hubungan kalian. Duh, romantisnya bikin baper yang jomblo. Tapi, di balik sisi romantisnya traveling bersama pacar, sebenarnya ada banyak hal yang nggak mengenakkan lho. Dari perasaan nggak bebas hingga perbedaan tujuan yang bisa memicu pertengkaran. Kamu yang udah pernah mengalaminya mungkin bakal paham banget hal ini. Sementara buat kamu yang baru akan memulai perjalanan dengan pasangan, siapkan mentalmu sebelum menghadapi hal-hal ini.

Traveling bareng pacar kadang bikin kamu nggak bebas, terlebih kalau pacarmu posesif. Lirik yang cakep sedikit, langsung memicu pertengkaran

Nggak bisa cuci mata deh. Kan ada pacar… via anvivoyages.wordpress.com

Yang namanya perasaan tertarik terhadap lawan jenis memang nggak bisa dibendung. Meski sekarang kamu sudah ada yang punya, tapi tetap saja jika ada seseorang penampilan atau perilakunya menarik, tentu bisa bikin kamu jatuh hati. Nah, bisa jadi kamu bertemu dengan seseorang di tengah perjalanan yang membuat hatimu cenat-cenut nggak karuan. Maksud hati ingin kenalan dan sekadar mengobrol ringan, yah tapi apa daya, ada pacar di samping yang harus kamu jaga perasaannya.

Khusus buat kamu yang pacarnya posesif, jangankan mengajak lawan jenis yang kamu temui di jalan untuk berbincang, kadang melirik saja udah bikin suasana hatinya berantakan. Kalau sudah begini, bisa-bisa dia ngediemin kamu dan parahnya sih bisa sampai berantem pula. Duh, ‘kan malu kalau sampai dilihatin orang, masak traveling jadi berujung pertengkaran hanya karena orang ketiga yang kamu lirik sekilas saja.

Buat kamu yang cowok, saat traveling bareng pacar kamu harus siapkan kocek yang lebih. Kan nggak enak kalau nggak bayarin si doi

Bayarin makan sekali-kali boleh. via howtogetrid.org

Advertisement

Walaupun kadang sudah ada kesepakatan untuk bayar masing-masing, tapi tetap saja cowok dengan gengsinya yang tinggi, selalu ada keinginan buat bayarin pacar saat traveling. Nggak semuanya sih, minimal jajanin gitu. Meski kadang cewek nggak nuntut untuk dibayarin, tapi tetap saja si cowok bakal ngerasa nggak enak kalau nggak bayarin. Solusinya buat para cowok, kalau bujetmu pas-pasan, baiknya bayarin dia makan sesekali saja. Toh cewek kalau udah sayang dan paham dengan konsep berjuang berdua , bakalan senang-senang aja walau harus bayar masing-masing. Ya kalau kebetulan kamu punya bujet lebih, bayarin penginapan atau tiket PP-nya sih boleh saja. Hehehehe Perkara bayarin ini sesuaikan saja dengan kemampuan finansialmu.

Kadang kamu dan dia berbeda tujuan, karenanya diskusi sangat diperlukan agar tidak saling berbenturan. Liburan ‘kan buat senang-senang, bukan buat berantem!

Malah jadi berantem, ‘kan nggak enak nih. via redbookmag.com

Pasangan yang lagi liburan di Bandung:

Cowok: Yang, hari ini ke Selasar Sunaryo dulu ya. Semacam art space dan ada kafenya juga. Besok baru belanja.

Cewek: Nggak mau ah, aku mau langsung belanja baju ke distro-distronya aja.

Cowok: Ya elah, Yang. Belanja mah nanti aja pas mau balik. Tuh distro juga nggak bakal tutup besok!

Cewek: Pokoknya aku nggak mau wisata ke galeri gitu. Ngapain coba, ngebosenin. Mending belanja!

*Si cowok yang udah kadung emosi langsung buru-buru pergi ninggalin si cewek.

Nggak mau ‘kan perdebatan yang nggak mengenakan seperti dialog di atas terjadi sama kamu dan pacar? Nah, karena itu perlu banget diskusi sebelum berangkat traveling. Bukan hanya soal bujet aja, tapi juga tentang agenda perjalanan dan tempat yang ingin dikunjungi oleh kamu dan dia. Kalian berdua harus mengungkapkan tempat yang ingin dikunjungi masing-masing. Jangan sampai salah satunya hanya manut saja dan akhirnya cemberut deh sepanjang perjalanan. Makanya, segalanya perlu diobrolin. Lebih asyik sama temen kan?

Meski kamu dan dia sudah sama-sama dewasa, tapi kadang kesempatan dan suasana bisa memunculkan nafsu berahi yang kalau kelepasan bisa jadi perkara

Berawal dari pegang-pegang, eh berlanjut deh ke…. via flipkey.com

Ini juga perlu dipikirkan, Guys. Jangan malu buat ngobrolin sama pasanganmu tentang ini. Walaupun sudah diobrolin dengan pacarmu, kadang suasana dan kesempatan bisa bikin pasangan menjurus pada hal-hal yang diinginkan (tapi hasilnya nggak diinginkan, tahu dong apaan. Hehhehe). Sebagian kamu mungkin merasa bahwa bahasan tentang hubungan intim selama perjalanan adalah hal yang tabu untuk dibicarakan. Namun, demi mencegah dari kecelakaan , baiknya kamu bikin peraturan deh sama pacar. Kayak misalnya ada peraturan untuk bermalam di kamar yang terpisah, memang rada mahal sih. Yah, demi mencegah ‘kan…

Teruntuk kaum adam, kamu bertanggung jawab penuh atas cewekmu saat membawanya jalan-jalan. Karena kamu udah janji sama orangtuanya untuk menjaga dia dengan baik

Karena kamu udah janji sama orangtuanya untuk menjaga dia. via flipkey.com

Ini juga penting buat sebagian cowok. Karena kamu udah minta izin ke orangtua cewekmu untuk traveling bareng, pastikan kamu sadar kalau kamu punya tanggung jawab lebih untuk menjaganya dan memastikan bahwa dia akan kembali ke pelukan orangtuanya dalam keadaan sehat dan nggak kekurangan sesuatu apa pun. Jangan sepelekan tanggung jawab ini ya, Guys.

Perjalanan bisa menjadi ujian cinta buat kamu dan dia. Bahkan rasa lelah pun bisa memancing emosi yang bisa berpotensi melahirkan perdebatan

Traveling bisa menguji cinta kalian. via womenpla.net

Buat kamu yang pacarannya masih seumur jagung, traveling bersama bisa mengungkap jati diri kamu dan dia. Yang tadinya masih jaim-jaiman, saat traveling bersama, beragam masalah dan kadang emosi bisa memancing sifat asli masing-masing. Bisa jadi kamu baru tahu dia aslinya pemarah dan manja saat melakukan perjalanan bersama.

Sementara buat kamu yang pacarannya udah lama, traveling bersama juga bisa jadi momen yang menguji kekuatan cinta kalian. Kadang meski sudah mengenal satu sama lain, kondisi badan yang sama-sama capek abis jalan-jalan, bisa bikin hal kecil jadi besar berpotensi menimbulkan perdebatan. Nah, kalau sudah begini, kamu dan dia harus pintar-pintar mengendalikan emosi ya. Kalau bisa sih salah satu harus ada yang bersedia buat mengalah.

Traveling adalah momen untuk menguji kekuatan cintamu dengannya. Jangan sampai ajang untuk senang-senang, malah diisi dengan pertengkaran. Daripada ribet, mending dikurang-kurangin lah ya. Ntar puasin pas bulan madu aja. Itu kalau kalian berjodoh hingga nikah. Hehehe.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya