Buat kamu yang sedang mempersiapkan pernikahan, memikirkan perihal busana pengantin pastilah menjadi salah satu persiapan yang sangat penting. Busana seperti apa yang tak hanya pas buatmu saja, tapi juga buat pasanganmu nanti. Dari mulai motif sampai adat istiadat pun senantiasa kamu jadikan pertimbangan demi momen pernikahan yang berkesan dan terkenang sepanjang masa. Anyway, ada nggak di antara kamu yang lebih memilih busana pengantin tradisional daripada yang modern?

Nah, di sini Hipwee akan memberikan 12 inspirasi busana pengantin khas Indonesia khusus buat kamu yang ingin memiliki konsep pernikahan tradisional dan nggak biasa. Here we go…

1. Jogja Kanigaran dan Paes Ageng ini masih banyak diminati rakyat Jogja hingga kini. Tak hanya santun, busana pengantin ini juga tetap terlihat sakral.

Jogja Kanigaran via thebroomzilla.wordpress.com

Bagi rakyat Jogja, busana pengantin yang biasa disebut Jogja Kanigaran dan Paes Ageng ini sudah tak asing lagi karena memang khas sejak dulu dan tetap menampilkan kesakralan saat upacara pernikahan berlangsung.

Dengan mengenakan kemben, inilah keunikan dari Jogja Paes Ageng.

Jogja Paes Ageng via anik-salon.blogspot.com

2. Busana pengantin khas Solo ini juga punya identitas tersendiri, yaitu pada jarik (kemben) yang juga berfungsi untuk melestarikan budaya nenek moyang.

Advertisement

Tahukah kamu, busana pernikahan Jogja dan Solo itu berbeda lho. Perbedaan yang paling terlihat adalah dari sisi paes (lukisan dahi) pengantin wanita. Kalau Jogja digambar lebih runcing, sementara Solo lebih berkurva. Di Solo, budaya dan adat istiadat masih sangat dijunjung tinggi karena Solo sendiri merupakan daerah kesultanan dan kerajaan. Dalam acara pernikahan pun, adat istiadat ini masih sangat ditonjolkan dengan busana pengantinnya, yang biasa disebut Solo Basahan.

3. Anggun, gagah dan elegan, adalah ketiga ciri busana pengantin khas Bali ini.

khas Bali via weddingku.com

Dulu dalam setiap upacara pernikahan di Bali, bagaimana rupa busana pengantin tak begitu diperhitungkan, melainkan hanya prosesinya saja. Namun sekarang hal itu berubah seiring perkembangan zaman, kini busana pengantin Bali menjadi salah satu bagian penting dalam setiap pernikahan. Meski dengan tambahan sedikit sentuhan modern, busana-busana pengantin di Bali tetap mencerminkan adat istiadat di sana.

4. Seperti gadis-gadis Sunda, kecantikan dan kelembutan hati mereka pun tepancar jelas pada busana pengantinnya.

Sunda Siger via www.primerawedding.com

Persis seperti yang kita ketahui bersama, bahwa mbak-mbak Sunda itu terkenal dengan kecantikan dan kelembutan hatinya. Kenyataan ini pun jelas terpancar pada busana pengantin khas Sunda yang menampilkan kedua sifat khas perempuan tadi.

5. Dengan dominasi warna merah dan hitam, busana pengantin khas Madura ini mengisyaratkan sebuah keberanian yang hakiki.

Sebagai salah satu provinsi di Indonesia yang terkenal dengan adat istiadatnya, busana pengantin khas Madura juga tak lepas dari budaya berbau keberanian masyarakat Pulau Garam ini. Dominasi warna merah dan hitam lah yang mencirikan keberanian ini.

6. Di Betawi, busana pengantinnya pun didominasi warna merah yang melambangkan keunikan serta kekreatifan orang Betawi.

khas Betawii via suarawajarfm.com

Siapa sih yang nggak kenal orang-orang Betawi? Banyaknya seniman serta pelaku kreatif tersohor yang berasal dari sana. Uniknya, fakta-fakta tadi juga tecermin ke dalam busana pengantinnya, lho.

7. Demi mengedepankan nilai estetika dan kearifan lokal, busana pengantin khas Lampung tak pernah lepas dari aksesori kepala yang menyerupai mahkota.

khas Lampung via andriyantomi.blogspot.com

Ciri khas dari busana pengantin Lampung ini ada pada aksesori kepala atau mahkota, serta pada tiap ornamen dari setiap potong pakaiannya. Nilai-nilai estetika serta kearifan lokal yang dijunjung tinggi menjadikan busana pengantin khas Lampung ini tak banyak mengalami perubahan atau modernisasi.

8. Selain populer dengan warna-warnanya yang cerah, busana pengantin khas Padang ini juga memiliki ikon tersendiri, yakni Suntiang atau penghias kepala pengantin wanita.

Busana pengantin khas Padang selalu menampilkan warna-warna cerah seperti, emas, hijau, ungu dan biru sebagai salah satu identitas di sana. Selain itu, Padang juga punya point of interest lain yaitu Suntiang atau penghias kepala pengantin wanita.

9. Satu-satunya busana pengantin yang mampu menggambarkan ketegasan dan keteguhan hati pemakaianya, ya cuma ada di Batak.

khas Batak via thebridgedept.com

Selain tersohor karena logatnya yang keras dan tegas, di Batak juga populer dengan ke-khasan busana pengantinnya yang menggambarkan sikap tegas dan teguh dari siapa saja yang memakainya.

10. Bagi masyarakat Papua, menghargai budaya dan adat istiadat juga bisa ditunjukkan dari keunikan busana pengantin yang masih kental peninggalan nenek moyang.

Baju adat wanita Papua via sexiestcontest.blogspot.co.id

Nggak cuma unik dan bagus, busana pengantin khas Papua ini juga mengajak kita untuk senantiasa menghargai peninggalan sejarah dan nenek moyang. Aksen-aksen tradisional pada setiap potongan busananya juga patut diapresiasi dalam kaitannya dengan kecintaan kita pada kekayaan budaya Indonesia.

11. Meski tak lagi menggunakan bahan dari serat tumbuhan, busana pengantin khas Dayak ini tak menghilangkan identitas aslinya.

Kalau zaman dulu busana pengantin khas dayak masih menggunakan bahan-bahan dari serat tumbuhan, kini sudah agak berbeda karena memakai kain bermotif bintik atau motif khas Dayak lainnya. Namun, identitas asli Dayak tak hilang hanya karena inovasi ini. Akesesoris seperti gelang, kalung dan mahkota pun tak ketinggalan dipasangkan.

12. Sebagai provinsi yang syarat akan kebudayaan, busana pengantin khas Aceh juga tak pernah lepas dari adat istiadat Serambi Mekah ini.

Khas Aceh via weddingku.com

Dengan mengedepankan sisi elegan serta kesantunan, busana pengantin Aceh ini banyak menggunakan ornamen-ornamen tambahan seperti, mutiara atau emas. Warna-warna yang biasa ditampilkan pun sangat sejuk dipandang, yakni abu-abu, hitam keemasan atau cokelat muda.

Ini nih busana pengantin khas Aceh dengan warna hitam keemasan.

khas Aceh, dengan warna hitam keemasan via weddingku.com

Gimana? Masih mau melirik budaya khas Barat kalau di Indonesia aja punya banyak busana pengantin dengan sejuta kekhasannya?