Bersamanya, hubunganmu yang dulu dianggap sepele kini selangkah jauh lebih maju. Kamu patut berbangga, karena ini tanda kalau cintamu dan dia adalah cinta yang dewasa. Keterlibatan orang tua dalam tahapannya pun memperlihatkan keseriusan kalian, demi cita-cita menikah yang telah lama diimpikan.

Saat ini tidak ada gunanya kalian banyak bicara tentang bagaimana ini dan itu kedepannya, tapi putuskan secepatnya status ‘bertunangan’ ini mau dibawa ke mana. Jangan mengulur waktu, karena kesempatan untuk berbahagia tidak akan datang dua kali.

Artikel ini akan membuka mata kalian, bahwa terlalu lama menunggu itu justru menyedihkan, bahkan mengurangi kadar cinta yang selama ini telah tertanam.

Jangan menunggu terlalu lama. Nanti kamu bingung sendiri, apa bedanya udah lamaran sama pacaran

apa bedanya coba? via newhdwallpaper.in

Bukan cuma soal kamu dan dia, tapi membawa nama baik keluarga. Kamu dan dia kini ibarat kuda pacuan yang hampir melampaui tahap akhir, sehingga usaha keras untuk saling mempertahankan lah yang sangat-sangat dibutuhkan. Jika cincin emas sudah melingkar, tinggal menunggu apalagi untuk mengucapkan ikrar?

Advertisement

Dua atau tiga bulan rasanya cukup untuk menghalalkan hubungan, terlebih sudah melampaui tahap bertunangan. Keluarga pun harus tetap jadi prioritas, karena tanpa mereka kamu akan sulit untuk menemukan jalan keluar.

Sekarang coba kalian resapi, apa bedanya lamaran dengan pacaran, kalau kalian berdua masih sama-sama ragu untuk lebih memantapkan hati.

Toh kedua orang tua sudah saling kenal dan bertemu, kira-kira apalagi yang kalian tunggu?

ingat, kedua orang tua sudah saling kenal via newhdwallpaper.in

Setelah baca ini, kamu pasti akan berkata dalam hati…

“Woy! Jangan sembarangan, dong. Dipikir nikah itu gampang? Emang lu mau bayarin sewa gedung sama kateringnya? Enak aja asal ngomong apalagi yang ditunggu!”

Ingat, ini bukan ajang perjudian yang bisa kalian tebak siapa yang kalah dan siapa yang menang. Ini hubungan, yang sudah seharusnya sama-sama kalian perjuangkan. Bukan itu saja, Bapak Ibumu juga sudah saling kenal saat sesi pertukaran cincin, beberapa waktu yang lalu.

Segera bicarakan pada mereka, apakah pernikahan kalian akan menyewa gedung atau sesederhana di rumah saja. Berani?

Dengan terus mengulur waktu, kesempatan untuk saling berpindah hati pun makin terbuka lebar dihadapanmu

jangan sampai orang ketiga yang berbicara via fromthegrapevine.com

Bicara sesuai realita yang ada, bahwa tidak ada satu pun manusia yang sempurna. Termasuk kamu dan tunanganmu yang kini telah dimabuk cinta, tapi tidak ada yang tahu besok atau lusa akan terjadi apa. Bukan mengancam atau menakut-nakuti, tapi inilah hal penting yang memang harus kalian antisipasi.

Cincin yang sudah melingkar manis di jari juga jadi saksi bisu, betapa sia-sianya hubungan kalian jika terus menerus mengulur waktu. Pastikan saja, atau tidak usah sama sekali.

Jangan lebih dari enam bulan, terhitung saat kalian melangsungkan pertunangan. Tidak akan sesulit yang dibayangkan, kalau kalian percaya keajaiban cinta di sela-sela romansa pernikahan.