sofiademiniari

Penikmat magic hour. Kecanduan buku. Pecinta hot chocolate.
Urut berdasarkan

Pada Hati yang Akhirnya Menyerah, Karena Mencintainya Memang Butuh Lebih dari Sekadar Tabah

Memutuskan untuk move on memang susah tapi sudah waktunya kamu untuk terus melangkah maju.

Untuk Kamu yang Memilih Pergi: Jangan Menunggu Air Mataku. Niscaya Kamu Tak Akan Melihatnya

Jujur, aku tidak tahu bagaimana harus menjelaskan ini padamu. Aku terluka. Sangat terluka. Tapi haruskah dunia tahu jika hatiku dikalahkan olehmu? Haruskah dunia turut menyaksikan bahagiaku yang perlahan luntur mengiringi kepergianmu? Tapi, biarlah! Biarlah kau pikir aku baik-baik saja. Biarlah kau pikir aku tidak terluka. Lebih baik begitu. Kamu tidak akan memberiku tatapan penuh rasa […]

Aku Baik-baik Saja Meski Kamu Pergi (Lagi)

Luka yang kamu ciptakan belum kering bahkan masih terasa nyata saat aku membuka mata dan pesan yang aku tunggu tidak lagi ada disana. Berjam berikutnya aku habiskan dengan tawa tapi fikiranku melayang menuju malam itu , saat kamu memutuskan untuk menjauh dan aku sudah kehabisan tenaga untuk menahanmu. Ucapan selamat makan siang yang biasa kau […]

Ma, Pa… Jangan Berhenti Berjuang untuk Terus Bersama Ya…

Untuk Mama dan Papa yang sedang berjuang menyelesaikan semuanya. Termasuk pernikahan. Ma, Pa masalah itu akan selalu ada. Menyapa kita tanpa berhenti. Tapi bukan berarti kita harus menyerah kan? Bukan berarti kita harus memutuskan berpisah untuk menemukan jawabannya kan ? Bukan berarti kami , harus jadi korban kan? Ma, Pa perbedaan itu dulu adalah alasan […]

Surat untuk Ibu, Calon Mertuaku

Assalamualaikum Ibu. Selamat malam. Sebelumnya dinda minta maaf karena meminta waktu Ibu sejenak untuk mendengarkan dinda. Dinda minta maaf jika perkataan yang akan Ibu dengar terasa begitu kaku , janggal bahkan mungkin menyinggung hati Ibu.Dinda minta maaf jika apa yang dinda yakini benar , masih terasa salah bagi Ibu. Ijinkan dinda mencoba menjadi anak gadis […]

Bagi Kita Mungkin Itu Hanya Sekadar Kata, Bagi Mereka Itu Bisa Jadi Awal Mula Tertutupnya Sebuah Pribadi

Lidah itu lebih tajam daripada pisau. Kata-kata yang ditulis/diucap/diketik lebih mampu menorehkan luka. Ada kalanya kata-kata seseorang dilontarkan begitu saja. Tanpa maksud untuk menyinggung apalagi melukai. Tapi taukah jika mengatakan seseorang bodoh, jelek, tolol dan kata-kata kasar lainnya meskipun hanya bercanda mampu meninggalkan luka dan membekas begitu lama?Jaman digital yang menjaminkan kemudahan berkomunikasi dengan orang […]

Meski di Agamaku Mereka Dihujat, Bagiku Ada Pelajaran Bermakna yang Bisa Kupetik

  Jangan membaca artikel ini jika kamu benci ‘perbedaan’ mereka.  Jika kita melihat dari sudut pandang agama, aku rasa tidak ada alasan tepat untuk membenarkan yang terjadi pada mereka. Terlebih jika kita sama-sama tumbuh di negara dengan mayoritas budaya timur, yang mengharamkan hubungan tidak lazim ini. Tapi mereka bukan virus. Mereka bukan penyakit menular yang harus […]

Surat Terbuka untuk Kamu yang Sedang Berjuang Bersamaku Tanpa Status

Berkali-kali kehilanganmu namun dipertemukan kembali, menjadi alasanku menjalani hubungan tanpa sebuah ikatan pasti

Dia yang Paling Kamu Cintai adalah Dia yang Paling Mampu Melukai

Terluka itu bagian dari jatuh cinta. Tapi jika dilukai membuatmu berhenti, maka cintamu hanya akan terus jadi mimpi.

Jatuh Cinta Bukan Ukuran Waktu, tapi Ini tentang Kualitas

Kadang mereka yang bersama terlalu lama tidak bisa berpisah hanya karena waktu yang sudah dihabiskan. Padahal jatuh cinta bukan soal waktu.