Deretan 3 Nama Ini Adalah Kontributor Terbaik Hipwee Bulan Juli. Ssst Ada yang Mantan Mahasiswa Peternakan Lho!

Setiap bulan, Hipwee akan memilih tiga kontributor terbaik yang berkesempatan mendapatkan hadiah menarik dari Hipwee.

Bulan Juli bisa dibilang bulan yang paling padat. Banyak sekali artikel yang dikirimkan kontributor dengan berbagai tema menarik seputar kehidupan sehari-hari. Mulai dari kisah LDR, masalah pertemanan, motivasi hidup hingga hal-hal yang berkaitan dengan komitmen dan pernikahan.

Advertisement

Nah, setiap bulan, Hipwee akan memilih tiga kontributor terbaik yang berkesempatan mendapatkan hadiah menarik dari Hipwee. Siapa aja ya yang beruntung menjadi tiga orang terpilih dan berhak menyandang gelar sebagai “Kontributor Terbaik Hipwee Bulan Juli 2019”? Penasaran kan?

Yuk, simak deh profil singkat mereka!

Nurul Hidayah, mantan mahasiswi Peternakan yang selalu menyempatkan menulis agar tetap “waras” dari kepenatan.

Nurul Hidayah atau yang biasa dipanggil Nurul Hidayy sudah menulis sejak ia masih menjadi mahasiswa Fakultas Peternakan. Baginya, menulis adalah cara paling efektif untuk membebaskan diri dari suatu kepenatan selama kuliah. Meskipun ia sudah bekerja, ia masih menyempatkan diri untuk menuangkan gagasannya ke dalam bentuk tulisan.

Advertisement

Kadang-kadang, tulisan yang telah ia buat bisa jadi penguat baginya di kala ia merasa terpuruk sekaligus menjadi pengingat ketika ia sedang lupa untuk bersyukur. Dari sekian banyak tulisan, ia sangat senang ketika mampu membuat tulisan yang memberikan dampak positif untuk orang lain. Meski sesekali masih dilanda keraguan, ia kemudian percaya bahwa setiap tulisan pasti akan menemukan pembacanya sendiri.

“Hidup mungkin menyakitkan. Bagaimanapun, ada kegembiraan dan kekuatan dalam menulis, bahkan ketika kamu harus menghadapi hidup yang sulit dari hari ke hari. Kamu mencoba memahami yang kamu jalani itu dengan menggunakan kata-kata, gambaran, serta susunan kata-kata yang indah”. – Sandra McPherson

Advertisement

Nurul percaya bahwa tulisan yang luar biasa akan muncul setelah kita mendapatkan pelajaran hidup maupun ujian yang cukup berat sebelumnya. Sebab, kata-kata yang terangkai dalam tulisan tersebut disampaikan tulus dari hati yang paling dalam.

Sampai sekarang sudah banyak artikel dia yang terbit di Hipwee dan menarik serta inspiratif tentunya. Untuk membaca artikelnya, kamu bisa klik di sini.

Era Chori Christina, yang berhasil survive dari kegagalan dengan menulis.

Tak perlu drama ketika gagal. Kegagalan itu hal yang biasa. Yang luar biasa adalah bertahan dan tetap memperjuangkan mimpi-mimpi yang lain.

Seperti itulah prinsip hidup Era Chori. Ia pernah gagal dan terpuruk, tetapi ia sadar bahwa masih banyak hal yang harus ia perjuangkan. Hal inilah yang melatarbelakangi keasyikannya menekuni dunia kepenulisan.

Berbagai jenis tulisan inspiratifnya telah diterbitkan oleh Hipwee. Tak heran, jika ia berhasil meraih gelar Kontributor Terbaik yang ke-3 kalinya. Sebelumnya, tepatnya pada bulan Mei dan November 2018, ia juga pernah meraih gelar yang sama.

Bagi Era Chori, menulis itu tidak hanya sekadar hobi, melainkan juga memberikan arti. Terbukti, hobi yang ditekuninya ini ternyata membuahkan hasil. Saat ini, ia sedang menyelesaikan dua buah naskah yang nantinya akan diterbitkan sebagai buku inspiratif maupun novel.

Menulis adalah pekerjaan tanpa memandang gelar. Karena bukan tentang siapa, atau bagaimana latar belakang pendidikannya atau keluarganya, namun karya-karyalah yang berbicara.
Sampai sekarang sudah banyak artikel dia yang terbit di Hipwee dan menarik serta inspiratif tentunya. Untuk membaca artikelnya, kamu bisa klik di sini.

Maschun Sofwan, seorang perantau yang gemar menyuarakan isi hati melalui tulisan.

Sebagai seorang perantau, bisa dibilang, Maschun Sofwan telah menjalani separuh hidupnya di tanah perantauan. Keadaan ekonomi keluarga yang tidak mendukung, membuatnya dirinya tergerak untuk mandiri. Ia rela bekerja apa saja asalkan halal agar tetap bisa bersekolah.
Usahanya tentu tidak sia-sia. Meski pernah mengalami gap year, laki-laki kelahiran Jambi ini berhasil memasuki dunia perkuliahan pada tahun 2011, setelah sebelumnya ia harus bekerja sana-sini demi mengumpulkan pundi-pundi rupiah untuk biaya pendidikannya. Tahun 2016 silam, ia dinyatakan lulus dan saat ini bekerja sebagai seorang staff sebuah perusahaan di daerah Cikande, Serang, Banten.
Kebiasaan menulisnya sudah ia dapatkan sejak bangku SMA. Ia mengaku, menulis bukan karena ia pintar merangkai kata, melainkan dengan menulis ia bisa mencurahkan segala isi hatinya kala itu. Seiring berjalannya waktu, menulis pun menjadi kebiasaan sehari-harinya.
Selain menulis di Hipwee, ia juga sering menulis di blog pribadinya dan membagikan pikirannya di Storial.co. Disela waktu luang, ia juga menulis di blog pribadinya di dan membagikan pikirannya di Storial.co. Ia berharap, suatu saat bisa menjadi penulis agar bisa memberikan energi positif untuk dirinya sendiri maupun orang lain di sekitarnya.
Sampai sekarang sudah banyak artikel dia yang terbit di Hipwee dan menarik serta inspiratif tentunya. Untuk membaca artikelnya, kamu bisa klik di sini.

Ayok Menulis!

Nah, mau seperti mereka juga? Ayo tulis dan buat artikelmu dengan klik “Tulis Artikel” di pojok kanan atas halaman Hipwee, jangan lupa untuk menyebarkannya di sosial media kalian ya, supaya kamu dapat menginspirasi anak muda Indonesia lebih dan lebih lagi. Karena setiap bulannya Hipwee akan memilih kontributor-kontributor terbaik untuk Hipwee ulas dan akan kita kirimkan kejutan ke rumahmu.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE