Kalau lihat selebriti dunia seperti Beyonce atau istri Pangeran Harry yaitu Meghan Markle, banyak orang lebih terbiasa dengan penampilan mereka yang berambut lurus. Padahal orang Afrika-Amerika atau campuran seperti Beyonce dan Markle aslinya memiliki rambut yang sangat keriting atau juga populer disebut sebagai ‘rambut Afro’. Saking seringnya orang dengan rambut seperti ini meluruskan rambutnya atau memakai wig dan extension, rambut Afro alami semakin jarang terlihat.

Maka dari itu kayaknya masih banyak hal yang tidak kita ketahui tentang jenis rambut yang satu ini. Dari perawatan dan sisir khusus sampai sebaiknya keramas berapa kali pun, ternyata beda untuk rambut jenis ini. Padahal bukan cuma orang Afrika atau keturunan Afrika saja, orang-orang yang tinggal sepanjang ekuator di negara-negara Asia dan kepulauan Pasifik juga banyak yang punya rambut tipe seperti ini. Seperti orang dari beberapa wilayah Timur di Indonesia. Biar nggak penasaran lagi, yuk simak fakta-faktanya bareng Hipwee News & Feature.

1. Nggak sekadar keriting, lurus, atau bergelombang aja, ternyata ada penggolongan rambut manusia seperti ini. Rambut Afro biasanya tipe 4A-4C

Rambutmu tipe apa guys? via www.glamour.com

2. Meski tampak berbeda, rambut keriting maupun lurus sebenarnya kandungannya sama. Yang beda adalah bentuk folikel atau lubang akar rambutnya

Bentuk akar rambutnya beda-beda via www.mrblackmans.com

3. Menurut peneliti, rambut keriting orang Afrika atau negara-negara tropis lainnya adalah bentuk adaptasi untuk melindungi kepala dari radiasi sinar UV matahari

Rambut keriting bervolume biar tidak terkena paparan langsung sinar matahari via theconversation.com

4. Karena berlekuk-lekuk kecil, rambut keriting alami tipe 4A-4C biasanya akan tumbuh mengembang ke atas dibandingkan jatuh menjuntai ke bawah

Pertumbuhannya mengembang via www.thatsister.com

5. Kalau dibiarkan tumbuh alami, rambut Afro akan bertambah besar. Makanya seringkali menyebabkan ketidaknyamanan

Aevin Dugas, pemegang rekor Guinness untuk rambut Afro alamiah terbesar di dunia via richardbeaversgallery.com

6. Rambut Afro biasanya akan langsung menyusut sehabis keramas, fenomena ini disebut shrinkage (penyusutan)

Dalam keadaan basah, rambut Afro akan jadi lebih panjang via id.pinterest.com

7. Rambut tipe ini juga sangat kering, sebum, minyak atau air tidak bisa turun ke bawah selayaknya rambut lurus. Jadi sifatnya jauh lebih kering

Karena lebih kering, rambut Afro jadi lebih rentan untuk mengalami patah-patah via www.privatelabelextensions.com

8. Makanya rambut dengan tipe ini, memang sebaiknya tidak sering dikeramasi. Nanti justru tambah kering dan mudah patah-patah

Harus selalu menjaga kelembapan rambut via jascmeen.com

9. Selain tidak boleh sering-sering keramas, dibutuhkan sisir khusus juga untuk merapikan rambut Afro. Sisir yang mungkin kita kenal sebagai sisir garpu ini namanya adalah ‘Afro pick’

Biar tidak tambah banyak yang patah, harus pakai sisir yang renggang untuk merapikan rambut via www.jadekendle.com

10. Gaya-gaya rambut seperti cornrow weave atau kepang rambut jagung direkomendasikan karena mampu melindungi keriting alami dari rambut Afro

Keritingnya tidak gampang rusak jika dikepang via stylecaster.com

11. Namun dengan berbagai alasan seperti kenyamanan, style, atau mungkin ingin lebih diterima secara sosial, banyak orang berambut Afro terbiasa meluruskan rambutnya

Masih banyak mengalami diskriminasi via www.hypehair.com

12. Teknik pelurusannya pun bermacam-macam, dari yang pakai panas sampai berbagai macam obat kimia. Tapi semua teknik biasanya menyebabkan kerusakan rambut

Apalagi kalau setiap hari via www.hirerush.com

13. Untungnya kini berkembang tren untuk lebih menerima dan bangga akan rambut Afro alami. Makanya artis terkenal seperti Lupita Nyongo protes keras ketika rambut alami-nya dirapikan lewat Photoshop

As I have made clear so often in the past with every fiber of my being, I embrace my natural heritage and despite having grown up thinking light skin and straight, silky hair were the standards of beauty, I now know that my dark skin and kinky, coily hair are beautiful too. Being featured on the cover of a magazine fulfills me as it is an opportunity to show other dark, kinky-haired people, and particularly our children, that they are beautiful just the way they are. I am disappointed that @graziauk invited me to be on their cover and then edited out and smoothed my hair to fit their notion of what beautiful hair looks like. Had I been consulted, I would have explained that I cannot support or condone the omission of what is my native heritage with the intention that they appreciate that there is still a very long way to go to combat the unconscious prejudice against black women's complexion, hair style and texture. #dtmh

A post shared by Lupita Nyong'o (@lupitanyongo) on

Advertisement

Ternyata banyak yang kita belum ketahui soal tipe rambut yang satu ini. Apalagi artis-artis atau public figure yang berambut Afro justru seringkali memilih untuk meluruskan rambutnya sehingga tidak ada representasi rambut Afro alami di media. Alhasil, banyak yang tidak tahu fakta-fakta soal rambut Afro.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya