Banyak orang kerap menggunakan bahasa tubuh atau gestur ketika nggak bisa berinteraksi secara verbal dengan orang lain. Gestur juga dilakukan untuk mempertegas apa yang ingin disampaikan, termasuk difungsikan sebagai kode atau isyarat untuk tujuan tertentu. Nah, gestur dengan menggunakan isyarat atau gerakan tangan adalah salah satu yang paling sering diandalkan. Misalnya, kebanyakan orang Indonesia akan mengacungkan jempolnya untuk menyatakan setuju atau menunjukkan antusiasme.

Tapi, tahukah kamu kalau isyarat tangan itu punya makna yang berbeda-beda di setiap negara? Bisa jadi isyarat tangan yang umum diartikan sebagai emosi positif, justru berarti jelek bagi orang yang berasal dari negara lain atau bahkan menyinggung perasaan mereka. Berikut panduan isyarat tangan yang telah Hipwee News & Feature rangkum khusus buatmu. Awas, jangan sembarangan mempraktikannya, ya!

1. Membulatkan jempol dan telunjuk biasa digunakan untuk menyatakan ‘oke’. Namun di Prancis, isyarat ini berarti nol besar, bahkan sangat kasar dan merendahkan orang lain di Brasil

membulatkan jempol dan jari telunjuk via theoutline.com

2. Meski awam diartikan sebagai tanda perdamaian, simbol dua jari dianggap menghina dan menentang kekuasaan di Inggris, Australia dan New Zealand

simbol perdamaian via medium.com

3. Hati-hati mengacungkan jempol di/dengan orang Amerika Latin, Afrika Selatan, Iran, Irak dan Afganistan karena bermakna ofensif. Kamu justru dikira menyerang mereka lo!

mengacungkan jempol via www.theblaze.com

4. Memang sedikit nggak sopan jika memanggil seseorang dengan menekuk jari telunjuk dan menggerakannya. Bahkan di Filipina, isyarat ini berarti menganggap lawan bicara sebagai anjing

memanggil dengan isyarat tangan via www.huffpost.com

5. Boleh saja kamu menyilangkan telunjuk dan jari tengah saat sedang berjanji palsu, tapi jangan lakukan ini di Vietnam karena menggambarkan kelamin wanita. Padahal di budaya barat, isyarat ini berarti memberi semangat

menyilangkan jari via www.kmuw.org

6. Anak-anak rock dan metal kerap mengacungkan tanduk dengan jarinya. Tapi siapa sangka kalau simbol ini memberi tahukan tentang perselingkuhan di Itali dan Spanyol

simbol anak metal via www.nubimagazine.com

7. Simbol seperti ini menyiratkan sesuatu yang baik dan positif bagi masyarakat Turki, sedang di Mesir berarti tunggu sebentar. Sebaliknya, di Italia menjadi sebuah pelecehan dan tindakan ofensif

merendahkan bagi orang Itali via www.instructables.com

8. Mengibaskan jari di bawah dagu bagi orang Belgia, Prancis, dan Tunisia digunakan untuk respon ketidak-tertarikan. Tapi dianggap sebagai bentuk makian yang kasar di Itali

9. Mengepalkan jari kalau di Indonesia bisa digunakan untuk menyemangati atau menyatakan tuntutan. Tapi di Amerika Latin, simbol ini kerap dipakai untuk menagih uang

mengepalkan jari via www.nationalobserver.com

10. Simbol ini maknanya saru kalau di Indonesia, begitu pun di Turki yang menganggapnya sebagai pelecehan. Padahal di Australia, UK dan Kanada dipakai untuk bergurau dengan anak kecil

dianggap saru di Indonesia via blogs.transparent.com

Advertisement

Setiap negara punya budaya masing-masing dalam berinteraksi yang nggak hanya berupa ucapan verbal, tapi juga kebiasaan menggunakan isyarat tangan. Maka berhati-hatilah saat menggunakan bahasa tubuh dengan orang lain yang berasal dari negara asing atau ketika kamu sedang bepergian ke luar negeri untuk mengurangi kesalahpahaman dalam berkomunikasi. Semoga membantu!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya