Sedih ya kalau jadi jomblo di era sekarang ini. Bukannya malah dibantu dicarikan pasangan, yang ada malah diejek dan di-bully habis-habisan.“Hari gini jomblo?”, “Nggak laku ya, mblo?” hingga “Nggak nyesek kemana-mana sendirian?” sudah pasti sering didengar oleh jomblo-jomblo sekalian. Sedih? Nggak juga. Tapi kalau nyesek sih mungkin iya.

Padahal sejatinya nggak semua orang pengen jadi jomblo. Yah meski ada yang memang memilih untuk jadi jomblo, tapi ada juga orang yang jomblo karena ada kelainan dalam kejiwaannya. Yah termasuk fobia gitu deh. Buat kamu jomblo-jomblo yang termasuk dalam golongan ini, coba deh teliti lagi. Kira-kira kamu jomblo karena fobia yang mana nih?

Ada kasus yang namanya Philophobia. Sebuah ketakutan terhadap jatuh cinta

Jatuh cinta aja takut… via tumblr.com

Ya kalau sedari awal sudah takut jatuh cinta, bagaimana caranya untuk menjalin hubungan? Ini yang dialami oleh pengidap Philaphobia. Sengaja maupun tidak, pengidap Philophobia akan berusaha untuk memutus ikatan emosional terhadap siapapun yang mencoba mendekatinya. Paling tidak dia pasti akan memberi jarak. Jaga-jaga biar nggak kebablasan sampai jatuh cinta.

Dalam kasus ini, penyebab terbesar biasanya karena trauma masa lalu. Bisa jadi ia pernah menyakiti atau pernah disakiti oleh orang terdekatnya. Karena itu ketakutan ini muncul. Takut kalau-kalau hal yang serupa akan terjadi lagi jika dia sampai jatuh cinta.

Buat cowok, paling nyesek kalau kena Venustraphobia. Ngeliat cewek yang cantik malah minder dan takut!

Advertisement

Kasihan cowok-cowok yang mengidap ini… via punditcafe.com

Pada umumnya cowok bakal sangat terangsang jika ia dihadapkan dengan cewek berparas cantik. Tanya deh teman cowok di sekitarmu. Kalau dia sampai jadian sama Isyana atau Maudy Ayunda pasti girang bukan kepalang. Bahkan mungkin dia akan merasa jadi cowok paling beruntung dan bahagia sedunia.

Namun beda kasusnya jika ada cowok yang mengidap Venustraphobia. Bagi para cowok, pengidap fobia ini patut untuk dikasihani. Yang umumnya ngeliat cewek cakep adalah berkah, bagi pengidap Venustraphobia malah jadi musibah. Mereka akan langsung takut dan minder seketika tanpa sebab. Untuk mengatasi itu mungkin kalau mau kencan sama pengidap Venustraphobia ini si cewek harus ditutupin dulu deh mukanya biar aman.

Kalau untuk cewek, sial itu jika mengidap Arrhenphobia. Selalu ada takut dan khawatir setiap ada cowok yang mendekatinya

Nggak bisa tenang saat dideketin cowok via duxburyvintagedesigns.com

Kalau cowok pasti sangat tersiksa kalau nggak bisa ngeliat cewek cakep, cewek justru pasti lebih tersiksa dengan Arrhenphobia. Fobia yang satu ini membuat cewek bimbang dan jadi curigaan terhadap setiap cowok yang mulai mendekatinya. Pada dasarnya cewek udah pemikir, mengidap Arrhenphobia bakal membuatnya jadi lebih insecure terhadap cowok yang mendekatinya dan hal itu jadi sangat menyiksa.

Meski si cowok punya niat tulus untuk menjalin hubungan, hasilnya tetap saja cewek tak akan percaya. Boro-boro punya pasangan, temenan sama cowok aja susah.

Pengidap Thantophobia merasa takut kehilangan orang yang dicintai, sampai-sampai lebih memilih untuk sendiri

Ini sumpah nyesek banget… :'( via whicdn.com

Harus diakui bahwa Thantophobia adalah salah satu phobia yang paling menyiksa jiwa dan pikiran pengidapnya. Jatuh cinta itu bukan perkara mudah. Saat sudah memilih orang untuk dicintai, perasaan tak mau kehilangan pasti ada. Hanya saja, porsinya berbeda bagi pengidap Thantophobia.

Saking takutnya kehilangan pasangan, ia lebih memilih untuk tak pernah mengungkap perasaannya. Memendamnya dalam-dalam dan lebih rela menyiksa diri untuk memandangnya dari jauh daripada setelah memiliki lalu kehilangan.

“Mau kehilangan apa kalau sedari awal dia memang tak pernah dimiliki?” – Prinsip pengidap Thantophobia

Yang terakhir adalah Gamophobia. Meski udah punya pasangan tapi kalau takut menikah tetap aja bakal jomblo pada akhirnya

Takut akan komitmen via ifcdn.com

Ini sih yang sulit. Mengidap ketakutan akan ikatan pernikahan jelas bukan perkara mudah bagi orang yang ingin menjalin hubungan asmara. Meski sudah menjalin hubungan dan punya pacar, pada akhirnya semua akan sia-sia ketika tak mau (atau lebih tepatnya nggak bisa) diajak nikah.

Di negara kita, setiap hubungan serius pasti ingin berujung dengan pernikahan. Hal ini jadi masalah bagi pengidap Gamophobia. Karena mereka enggan dan takut menikah, jadi pada akhirnya hubungan mereka akan kandas juga. Ujung-ujugnya sih bakal jadi jomblo lagi. ‘Kan susah ya….

Coba deh cek dulu. Siapa tahu jomblomu disebabkan oleh salah satu dari fobia tersebut. Kalau memang iya, segera datangi psikolog. Nggak capek aja sendiri terus, mblo? :p

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya