Sebuah petaka yang tak terbayangkan sedang dialami oleh seorang anak laki-laki berumur 9 tahun di Pekalongan, Jawa Tengah. Ketika tengah disunat, alat vital bocah malang ini tidak sengaja terpotong oleh alat electric cauter (*populer disebut metode laser meskipun sebenarnya tidak memakai sinar laser, tapi logam yang dipanaskan dengan listrik). Sebagaimana dilansir Kumparan, mantri sunat tersebut bahkan kini ditangkap dan terancam hukum pidana selama 5 tahun karena kelalaiannya menyebabkan orang lain terluka berat.

Terpotongnya alat vital, dalam kasus ini alat vital laki-laki atau penis, jelas tergolong luka atau cidera berat. Bukan cuma soal bentuk atau penampakan fisik saja, kerusakan alat vital tentunya juga mengancam kehidupan seksual dan kemampuan reproduksi. Lalu, jika terlanjur sudah terpotong seperti kasus di Pekalongan di atas, kira-kira apa yang bisa dilakukan? Apakah bisa kembali disambung seperti kasus serupa yang terjadi di Malaysia beberapa tahun lalu? Kalau nyatanya tidak bisa disambung, bagaimana ya efeknya terhadap kehidupan sehari-hari? Yuk bahas bareng Hipwee News & Feature!

1. Jika penis terpotong, cara terbaik memang adalah dengan sesegera mungkin menyambungkannya kembali. Kalau bisa dalam waktu kurang dari 24 jam

Dalam kondisi tertentu, penis bisa disambung kembali via www.thepinsta.com

Advertisement

Kalau sunat dilakukan pakai gunting, menyambungkan kembali bagian penis yang terpotong akan lebih mudah sedangkan jika dilakukan dengan pisau elektrik, menyambungkan akan lebih sulit. Hal ini karena bagian yang kena pisau elektrik terbakar sehingga jaringannya mati. Padahal, solusi terbaik adalah dengan menyambungkan penis. Maka dari itu, dari penis terpotong sampai disambungkan nggak boleh lebih dari 24 jam. Sulit sih buat menyambung sarafnya, tapi jaringan dan juga saluran kencingnya bisa disambung kembali.

2. Ketika penis nggak bisa disambung lagi, bisa sih dibuatkan penis buatan baru serta dilakukan rekonstruksi saluran kencing

Kalau sudah nggak bisa disambung, ada jalan lain yaitu dengan rekonstruksi via www.freeimages.com

Bisa sih penis dilakukan rekonstruksi alias dibuatkan penis baru yang diambil dari jaringan tubuh yang lain. Sebenarnya hal ini bisa menimbulkan masalah tentang penampilan dan fungsi dari penis tersebut. Meskipun dokter sudah berusaha membuatnya semirip mungkin dengan yang asli, hal itu sulit sekali. Rekonstruksi penting untuk membuatkan saluran kencing demi memenuhi kebutuhan buang air kecil lho.

3. Terus gimana dong kalau mau pipis? Nah jika penis yang nggak terpotong bagian saluran kencing sih bisa pipis berdiri. Kalau nggak ya harus duduk atau jongkok deh

Bisa kok pipis berdiri kalau sudah direkonstruksi via www.belmarrahealth.com

Nah, sisi positif dari melakukan rekonstruksi penis adalah memungkinkan korban bisa pipis berdiri seperti lelaki pada umumnya. Tapi, kalau saat terpotong ternyata saluran kencing juga ikut terpotong, maka lelaki itu sudah nggak bisa lagi pipis berdiri, tapi harus jongkok atau duduk. Menurut Dr. Andrew Kramer, seorang urolog dan juga dokter bedah di University of Maryland Medical Center, jika saluran kencing terpotong, akan dibuatkan saluran baru yang letaknya dibawah skrotum, bagian belakang dari buah zakar.

4.  Dengan penanganan yang tepat, berhubungan seksual dimungkinkan kok buat orang yang penisnya pernah terpotong

Walau sudah terpotong, asal penanganannya tepat sih masih bisa punya anak via jeanhailes.org.au

Advertisement

Hampir semua kasus operasi penyambungan penis di China berhasil bikin penis berfungsi normal kembali. Saat penyambungan atau rekonstruksi, implan penis dibutuhkan buat melakukan ereksi. Tapi, buat ejakulasi sudah sulit. Kalau mau punya anak, sperma bisa diambil dari buah zakar dan dilakukan proses bayi tabung. Namanya juga sudah melalui operasi dan aneka rekayasa, pastinya nggak bisa 100% normal seperti sedia kala.

5. Ketika penis terlanjur terpotong sih sudah jelas rasanya akan sangat sakit. Setelah melalui operasi, aktivitas yang melibatkan selangkangan sebaiknya dikurangi

Rasanya sangat sakit deh via tenor.com

Jari terpotong aja rasanya perih, gimana kalau penis kan~ Setelah ada tindakan seperti operasi, maka aktivitas yang melibatkan tekanan di selangkangan akan sulit dilakukan untuk waktu yang cukup lama karena akan tetap kesakitan. Beberapa kasus bisa sembuh, tapi ada juga yang selangkangannya terus-terusan sakit. Jadi, sudah nggak bisa naik sepeda lagi deh.

6. Orang yang kehilangan penis juga rentan depresi kalau buah zakarnya masih ada. Dorongan seksual kan datangnya dari situ

Lagi ‘pengen’ tapi nggak bisa melampiaskan bisa bikin depresi via www.bbc.co.uk

Depresi karena hasrat seksual yang nggak bisa terpenuhi juga rawan dialami oleh korban kecelakaan penis. Dorongan seksual kan datangnya dari hormon yang dihasilkan di buah zakar. Kalau penis terpotong tapi buah zakar masih bekerja normal, hormon terus dihasilkan tapi orang tersebut nggak bisa melampiaskan. Bisanya cuma ereksi dan penis sulit buat ejakulasi. Sedih kan~

Meskipun masa depan anak-anak korban sunat itu memang terancam, tapi ada kok cara medis yang bisa membantu untuk memperbaiki masa depan mereka.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya