Habitat for Humanity Indonesia Gandeng Accor Sediakan Hotel sebagai Tempat Singgah Tenaga Medis Pejuang Covid-19

Accor sediakan tempat singgah bagi pejuang medis

Penerapan Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) dan beberapa protokol keselamatan di tengah pandemi Covid-19 sudah mulai dilonggarkan penerapannya. Namun berbagai laporan mengungkapkan kalau kurva Covid-19 di Indonesia masih terus meningkat. Bahkan Indonesia sempat mencapai peningkatan kasus hingga kurang lebih 1.000 dalam satu hari. Artinya, para tenaga medis masih akan mengemban tugas penting yang bisa jadi lebih berat di garda depan penyelamatan.

Advertisement

Tugas yang berat bisa dikerjakan dengan optimal jika tubuh bugar. Bagi tenaga medis, salah dua cara mengupayakan kebugaran tubuh bisa dengan cukup istirahat dan mengonsumsi makanan bergizi. Namun faktanya, hari ini masih banyak tenaga medis yang harus rela beristirahat seadanya di tempat yang ala kadar saja karena nggak bisa pulang ke rumah. Baik karena khawatir membawa resiko kepada keluarga atau karena lingkungan yang nggak menerimanya. Digerakkan oleh persoalan tersebut, Yayasan Habitat for Humanity telah melakukan inisiatif penyediaan tempat istirahat yang layak bagi pejuang medis sejak April 2020. Kali ini mereka bergandengan dengan Accor dalam menyediakan kamar dan layanan hotel yang bersih, tersanitasi serta nyaman.

Habitat for Humanity targetkan penyediaan tempat singgah untuk 1.200 pejuang medis

Direktur Nasional Habitat for Humanity, Susanto, di acara konferensi pers virtual Habitat for Humanity & Accor (Foto: dok. Accor) via www.hipwee.com

Pada fase pertama yang berjalan pada April 2020, Habitat for Humanity menargetkan akan menyediakan tempat singgah bagi kurang lebih 600 tenaga medis di zona merah Jakarta dan Surabaya. Namun seiring berjalannya donasi, Direktur Nasional Habitat for Humanity, Susanto, mengatakan target awal mereka telah terlampaui dan akan menambah bantuan setidaknya untuk 1.200 pejuang medis melalui kolaborasi dengan Accor.

“Kami di fase pertama menargetkan bantuan hanya untuk 600 pejuang medis. Namun sampai hari ini sudah melebihi angka tersebut, dan kami telah menaikkan target menyediakan tempat singgah untuk 1.200 pejuang medis. Kami berencana memperluas bantuan kepada lebih banyak rumah sakit rujukan di beberapa kota,” papar Susanto di gelaran konferensi pers virtual Habitat for Humanity & Accor, Rabu (10/6/2020).

Advertisement

Vice President Sales, Marketing, Distribution and Loyalty , Accor Malaysia, Indonesia and Singapore, Adi Satria, di gelaran konferensi pers virtual Habitat for Humanity & Accor (Foto: dok. Accor) via www.hipwee.com

Vice President Sales, Marketing, Distribution and Loyalty , Accor Malaysia, Indonesia and Singapore, Adi Satria, mengatakan keterlibatan Accor bukan sekadar mendukung program Habitat for Humanity. Namun juga sebagai wujud kepedulian bagi seluruh lapisan masyarakat yang terdampak. Melalui kolaborasi ini Accor membuka dua hotel mereka yakni ibis Budget Jakarta Daan Mogot dan ibis Budget Jakarta Cikini sebagai tempat singgah pejuang medis. Selanjutnya, Adi mengatakan akan ada beberapa hotel lainnya yang disiapkan di luar Jakarta.

“Kami siap membuka pintu (hotel) kami dengan menyediakan kamar yang bersih, tersanitasi, dan nyaman, berikut pelayanan yang sesuai dengan protokol kesehatan. Saat ini ada ratusan pejuang medis yang merasakan manfaat dari layanan hotel kami sebagai rumah sementara mereka. Kami sangat menghargai tindakan mereka yang berani di garda depan menghadapi pandemi ini,” jelas Adi.

Tempat singgah diutamakan untuk pejuang medis yang diperbantukan dari luar kota

Advertisement

ibis Budget Jakarta Cikini yang jadi salah satu hotel tempat singgah pejuang medis (Foto: Dok. Accor) via all.accor.com

RSUD Cengkareng merupakan salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 yang menerima bantuan tempat singgah dari Habitat for Humanity & Accor. Direktur Utama RSUD Cengkareng, drg. Bambang Suheri, MAP, mengatakan sebelum menerima bantuan tempat singgah, mereka cukup kerepotan memastikan kenyamanan para tenaga kesehatan. Hal tersebut karena jumlah guest house di RSUD Cengkareng nggak seimbang untuk mengakomodir jumlah tenaga medis yang juga perbantukan dari luar Jakarta.

“Dengan bertambahnya jumlah pasien kami harus menambah jumlah tenaga medis. Tenaga medis kami di non-covid jadi kami berdayakan. Selain itu kami juga memperbantukan tenaga medis dari luar Jakarta untuk melayani pasien yang bertambah. Hal ini membuat ketersediaan guest house kami tidak cukup sehingga beberapa dari tenaga medis yang terlalu lelah harus menumpang di indekos rekan kerja sekitaran rumah sakit,” ucap drg. Bambang.

Direktur Utama RSUD Cengkareng, drg. Bambang Suheri, MAP dalam konferensi pers virtual Habitat for Humanity & Accor (Foto: dok. Accor) via www.hipwee.com

Dari total kurang lebih 1.000 staf medis RSUD Cengkareng, 40% bertugas melayani pasien Covid. Dalam hal ini, yang menerima bantuan tempat singgah dari Habitat for Humanity & Accor, seperti dijelaskan drg. Bambang adalah tenaga medis yang berasal dari luar Jakarta, dan atau yang nggak bisa pulang ke rumah dengan berbagai alasan lah yang diprioritaskan menempati tempat singgah.

“Kami berterima kasih kepada Habitat for Humanity dan Accor yang telah menyediakan kamar hotel sehingga para tenaga medis, khususnya mereka yang diperbantukan dari luar kota dapat memiliki tempat tinggal untuk beristirahat dengan tenang dan nyaman dalam mengisolasi diri,” imbuh drg. Bambang.

Hotel jaringan Accor yang terlibat dalam inisiatif ini sudah punya protokol kesehatan dan diverifikasi Bureau Veritas

Setifikasi Bureau Veritas untuk jaringan hotel Accor sepanjang 2020 (Gambar: Dok. Accor) via all.accor.com

Untuk memastikan keselamatan dan kesehatan para pejuang medis, Habitat for Humanity khusus memilih hotel yang sudah punya protokol kesehatan. Dalam hal ini, dua hotel Accor yang terlibat sudah menerapkan berbagai protokol kesehatan yang dinamakan All Safe, meliputi pengecekan suhu sebelum check-in, penggunaan masker, penyediaan cairan hand sanitizer, mencuci tangan secara rutin serta melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh kamar hotel setiap harinya.

Protokol ketat juga dijalankan untuk seluruh karyawan yang bertugas selama hotel jadi tempat singgah. Salah satunya mereka diminta untuk menginap di hotel untuk menghindari resiko, sekalipun protokol ketat sudah dijalankan hotel. All Safe dari Accor ini juga sudah diverifikasi oleh Bureau Veritas, yakni lembaga audit dalam memastikan kelayakan, kenyamanan dan keamanan hotel yang beroperasi.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

colour my life with the chaos of trouble

CLOSE