Kejadian mencekam sekaligus mengerikan baru saja terjadi di sebuah stasiun kereta di India. Seorang balita tak berdosa yang masih berusia 1 tahun terlepas dari gendongan ibunya dan jatuh terjerembab ke rel kereta. Waktu bayi perempuan itu masih di rel, kereta langsung dengan cepat melaju di atasnya. Peristiwa yang membuat orang-orang di stasiun mendadak mengerubunginya itu terekam dalam sebuah video amatir yang tersebar di dunia maya. Di India memang terhitung sering banget terjadi insiden-insiden kereta yang mengerikan seperti ini.

Duh gimana ya kisahnya? Simak bareng Hipwee News & Feature aja yuk!

Keberuntungan saat itu benar-benar berpihak pada bayi mungil bernama Sahiba. Ia selamat tanpa luka setelah hampir terlindas kereta yang lewat karena terjatuh ke bawah rel

Advertisement

Balita perempuan berusia 1 tahun bernama Sahiba adalah potret nyata orang-orang yang selamat dari maut. Hari Selasa (20/11) kemarin, Sahiba terjatuh ke rel setelah merosot dari gendongan ibunya yang saat itu akan keluar dari kereta. Menurut laporan, kondisi kereta saat itu memang sedang berdesakan. Ibunya terdorong-dorong sampai kehilangan keseimbangan. Sahiba lalu nggak sengaja jatuh dan terperosok lewat celah antara platform dan gerbong kereta dan berakhir dengan posisi terlentang tepat di tengah-tengah rel. Setelah kereta melaju, seorang pria langsung menggendong Sahiba dan menyerahkannya ke ibunya. Sahiba selamat tanpa luka sedikitpun. Padahal kalau saja ia bergerak sedikit, pasti sudah terlindas kereta 🙁

Peristiwa yang terjadi di stasiun Mathura, Uttar Pradesh, India ini jadi pelajaran penting buat banyak orangtua di luar sana yang sering membawa anak kecil bepergian

Jadi pelajaran penting bagi orangtua via www.scmp.com

Meskipun maut memang nggak bisa ditebak, tapi nggak ada salahnya kalau kita sebagai orangtua atau orang dewasa, berhati-hati dengan segala kemungkinan yang bisa terjadi. Sebelum bepergian menggunakan angkutan umum, pertimbangkan dulu apakah fasilitas di angkutan tersebut ramah anak. Kalau perlu, ajak 1 atau lebih orang dewasa lain yang bisa membantu menjaga anak dari hal-hal berbahaya selama perjalanan. Sedangkan jika dirasa terlalu berisiko, akan jauh lebih baik kalau anak ditinggal saja di rumah.

Tapi di India sendiri memang sudah banyak terjadi kecelakaan kereta yang berujung kematian. Entah karena berdesak-desakan atau terjatuh

Pemandangan umum di India via www.thenational.ae

Kereta penuh penumpang, bahkan sampai memenuhi bagian atas gerbongnya, bukan pemandangan yang aneh di India. Masyarakat di sana hobi banget maksa naik kereta meskipun sudah over-capacity. Tentu saja ini ilegal ya. Jadi, berdesak-desakan saat akan masuk atau keluar kereta itu sebenarnya sudah jadi hal yang lumrah. Akibat kebiasaan berbahaya ini, nggak sedikit orang kehilangan nyawa entah karena jatuh atau berdesak-desakan. Pada 2012, pemerintah mencatat setidaknya ada 15.000 penumpang yang meninggal karena kecelakaan saat naik kereta. Sekarang ini mereka terus mengimbau masyarakat biar nggak sembarangan naik kereta secara ilegal, lewat kampanye sosial.

Advertisement

Kalau lihat betapa menderitanya berebut naik kereta gini, jadi ingat KRL di Jakarta yang juga selalu penuh sesak terutama di jam berangkat dan pulang kantor ya. Semoga saja di Indonesia orang-orangnya nggak sampai nekat naik ke atas gerbong!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya