Bagi banyak ibu muda di Indonesia, menyewa pengasuh anak seringkali jadi pilihan yang harus mereka ambil untuk dapat tetap melanjutkan karier. Terutama di negara seperti Indonesia, di mana fasilitas penunjang bagi wanita karier seperti masa cuti hamil yang lebih panjang maupun daycare yang terjangkau juga belum banyak tersedia. Terlebih dengan semakin banyaknya perantau yang hidup terpisah dari keluarga besar, opsi untuk menitipkan anak kepada orangtua atau kerabat juga tidak memungkinkan. Meskipun pastinya tidak mudah meninggalkan anak di rumah untuk diasuh orang lain, namun banyak ibu muda berkarier yang akhirnya memilih untuk menaruh kepercayaan pada pengasuh atau babysitter.

Baru-baru ini beredar rekaman menggemparkan yang pastinya jadi mimpi terburuk orangtua mana pun. Di Garut, seorang pengasuh yang diperkerjakan dan dipercayai untuk menjaga anak justru terekam menyiksa balita yang diasuhnya dengan sangat kejam. Aksi ini kabarnya direkam oleh tetangga yang tinggal di seberang rumahnya. Mirisnya, kejadian ini seperti mengulang peristiwa serupa yang sempat viral beberapa tahun lalu di Depok. Kok bisa setega itu ya?! Simak kisahnya bareng Hipwee News & Feature berikut ini.

Dari rekaman video tersebut, terlihat jelas bagaimana sang pengasuh memukul dan menyiksa balita saat sedang menyuapi makan

Advertisement

Seperti bagaimana kasus pelecehan seksual oleh oknum perawat di Surabaya membuat geram Indonesia, orang yang diberi tanggung jawab merawat orang seperti pasien maupun anak –tidak seharusnya mengingkari kepercayaan tersebut. Terlebih lagi sasaran pelecehan atau penyiksaan adalah kelompok yang lebih lemah dan tidak berdaya. Maka dari itu tiap kali mendengar kasus penyiksaan anak oleh orang seharusnya menjaga dan mengasuhnya seperti ini, kita tampaknya tidak bisa berhenti mengelus dada.

Dilansir Tribun, pengasuh di Garut, Jawa Barat melakukan kekerasan pada anak majikan di depan rumah saat ia menyuapi anak malang tersebut. Dari video tampak si anak dipukul di bagian kepala dan diperlakukan kasar. Meski anak menangis, ia tetap bersikukuh bertindak di luar nalar. Di bagian akhir video, si anak dibawa masuk dengan menggendongnya secara asal.

Kabarnya pengasuh sudah diamankan polisi, tapi tentu saja itu tetap tak bisa mengobati luka psikis si anak maupun orangtuanya

Trauma via www.cbsnews.com

Video itu makin viral setelah sebuah akun gosip di Instagram mengunggahnya. Konon katanya, si pengasuh telah diamankan polisi. Tapi hingga artikel ini ditulis, belum banyak sumber yang memaparkan keterangan dari polisi yang bersangkutan. Meski telah diamankan, peristiwa itu jelas akan membekas di benak si majikan, dan mungkin juga berdampak pada psikis sang anak hingga besar nanti.

Mirisnya, kejadian ini juga pernah terjadi sebelumnya. Tahun 2016 lalu, sebuah kamera pengintai menangkap aksi pengasuh yang menyiksa bayi majikannya

Cuplikan CCTV saat Mutiyah siksa bayi majikan via news.okezone.com

Advertisement

Dikutip Tempo, CCTV di Jalan Ratu Melati IV Blok E2 Nomor 30, Taman Ratu, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, berhasil merekam kejadian buruk yang dilakukan pengasuh bernama Mutiyah, kepada bayi berusia 11 bulan. Setelah melalui proses penyidikan, Mutiyah yang berasal dari penyalur Nurses & Baby Sitter Fitria di Depok, langsung dikeluarkan dari agen tersebut. Majikan Mutiyah, Nelly, kabarnya tak melanjutkan kasus tersebut ke ranah hukum dan memilih menyelesaikannya secara kekeluargaan.

Meski begitu, sebenarnya masih banyak pengasuh yang menganggap anak majikan seperti anak sendiri. Tapi hendaknya kasus di atas tetap dijadikan pelajaran penting untuk semua ibu di luar sana, bahwa memilih pengasuh tak bisa hanya ditentukan dalam hitungan menit

Jangan salah pilih via nakita.grid.id

Walaupun banyak kejadian serupa pernah terjadi, tapi bukan berarti kita berhak menyamaratakan pengasuh dan melabelinya sebagai pelaku kekerasan. Masih banyak keluarga yang justru sudah belasan tahun mempekerjakan seorang pengasuh atau ART. Nyatanya hubungan mereka awet-awet saja. Semua merasa senang bisa saling bekerjasama. Tapi ya sebaiknya kasus-kasus di atas tetap dijadikan pelajaran penting bagi semua ibu di luar sana, terlebih kalau akan mempekerjakan seseorang sebagai pengasuh, bahwa ada bibit bebet bobot yang harus diperhatikan.

Buat mengantisipasi, setidaknya ada beberapa hal yang bisa diperhatikan seorang ibu pada majikannya lho, guna mengetahui apakah si pengasuh patut dicurigai atau nggak, seperti berikut ini yang dikutip dari The Asian Parent Indonesia:

  1. Anak kelihatan takut dan cemas
  2. Pengasuh terlihat tertutup pada rutinitas sehari-hari
  3. Anak sering mengalami kecelakaan kecil yang semestinya bisa dihindari
  4. Pengasuh tak menuruti permintaan majikan
  5. Pengasuh juga kerap mengkritik cara parenting si majikan
  6. Pengasuh sering datang terlambat
  7. Anak sering terlihat kotor dan berantakan
  8. Pengasuh sering berbohong dengan mengarang cerita yang tak sesuai keadaan
  9. Anak sering kelihatan lelah, lapar, dan tak bertenaga
  10. Majikan merasakan perasaan nggak enak

Begitulah, semoga kejadian di atas bisa jadi pelajaran berharga buat semua orang ya!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya