Ini 5 Perbedaan Air Mineral dengan Air Putih Rebusan Biasa. Rasanya Mirip, Tapi Ternyata Beda!

Beda air mineral dan air putih

Air sudah jadi bagian dari hidup manusia bahkan sejak dalam kandungan. Saat masih berupa janin, kita diselimuti kantung yang berisi air ketuban. Ketika sudah lahir, di dalam tubuh kita juga terkandung lebih dari 50% air. Saking pentingnya fungsi air bagi hidup kita, sampai-sampai ada yang bilang kalau manusia lebih mudah bertahap hidup tanpa makan daripada tanpa air. Tapi iya sih, kita bisa aja nggak makan dari pagi sampai malam tanpa merasa lapar, tapi sulit banget rasanya untuk menahan minum seharian.

Advertisement

Nah, ngomongin soal air, sehari-hari kita biasa minum air putih. Kalau dulu sebelum ada air kemasan, orang sih kayaknya cuma minum dari sumber air langsung atau merebus air dari keran atau sumur belakang rumah. Tapi sekarang air kemasan udah sangat populer. Air dalam kemasan ini juga banyak disebut sebagai air mineral. Memang apa sih bedanya air putih biasa sama air mineral? Soalnya dua jenis air ini sering banget ketuker. Pasti banyak dari kita yang menganggap air mineral itu ya air putih, padahal ada bedanya lo. Simak deh dalam ulasan Hipwee kali ini~

1. Perbedaan yang pertama bisa dilihat dari kandungannya. Kita memang nggak bisa melihat secara langsung dari wujud airnya, tapi sebenarnya, kandungan dalam air mineral jauh lebih kaya dibanding air rebusan biasa

Kandungannya beda via www.minews.id

Dari namanya aja sudah bisa diketahui kalau air mineral ya pasti mengandung mineral. Tapi apa sih sebenarnya yang dimaksud mineral itu? Jadi mineral ini adalah zat-zat yang memiliki banyak manfaat untuk tubuh, contohnya kayak magnesium, kalsium, natrium, dan selenium. Mineral dalam air mineral ada yang sifatnya alami, ada juga yang buatan. Sedangkan kalau air putih rebusan biasa kandungannya nggak sekaya air mineral, di dalamnya hanya terkandung 1 atom hidrogen dan 2 atom hidrogen.

2. Karena kaya akan kandungan mineral, kadang ada juga air mineral yang rasanya ada manis-manisnya, atau sedikit asam. Nggak sehambar air putih rebusan biasa

Rasanya beda via www.minews.id

Ada salah satu merek air mineral yang punya tagline “ada manis-manisnya”. Ternyata tagline itu nggak cuma sekadar omong kosong belaka atau kalimat pemasaran doang lo. Maksudnya, air mineral memang sangat mungkin memiliki rasa manis, atau bahkan sedikit asam. Rasa air mineral ini sangat dipengaruhi dari mana sumber airnya. Pernah ada penelitian yang dilakukan tahun 2013, yang mengungkapkan ternyata ada 4 mineral yang bisa dirasakan lidah manusia; bikarbonat, sulfat, kalsium, dan magnesium.

3. Air mineral dan air putih berasal dari sumber yang berbeda. Air mineral diperoleh dari sumber mata air yang kaya akan kandungan mineral. Sedangkan air putih biasa, diambil dari sungai atau sumur

Sumbernya beda via www.minews.id

Air mineral berasal dari sumber mata air di mana daerah di sekitarnya memang memiliki kandungan mineral yang tinggi. Sedangkan air putih biasa diperoleh dari sumber mata air alami seperti sungai, danau, atau sumur. Sebenarnya bisa aja sih air yang didapat dari sungai diubah jadi air mineral, yaitu dengan ditambahkan kandungan atau nutrisi buatan. Tapi ya itu, kandungan mineralnya jadi nggak alami seperti yang diperoleh dari sumber mata air langsung.

4. Air mineral ternyata juga punya masa kedaluwarsa lo. Ini bisa terjadi jika kemasan pembungkusnya rusak atau bocor sehingga membuat air ini jadi nggak layak minum

Air mineral ada kedaluwarsa via www.minews.id

Kemasan atau wadah air mineral ternyata memengaruhi keawetannya lo. Jika pembungkusnya rusak atau bocor dan dibiarkan terlalu lama, maka ada kemungkinan adanya zat lain yang masuk sehingga memengaruhi kualitas air. Solusinya, kalau kamu merasa ada bau aneh dalam kemasan air mineralmu, ada baiknya nggak usah lanjut dikonsumsi. Biar aman aja~`

5. Dilihat dari kandungannya, nggak heran kalau air mineral dihargai lebih mahal. Beda sama air putih biasa yang bahkan bisa kita peroleh secara gratis

Advertisement

Harganya beda via www.minews.id

Air mineral biasa dijual dalam botol atau galon. Harganya variatif, tergantung ukuran dan mereknya. Yang jelas air mineral memiliki harga lebih mahal jika dibandingkan air putih biasa. Kalau air rebusan sih kita bisa ambil dari keran rumah lalu direbus, atau kalau punya sumur ya ngambil dari sumur. Nggak kaget sih, soalnya air mineral kan memang punya kandungan yang lebih banyak, sehingga bermanfaat bagi tubuh.

Meski begitu, bukan berarti kita harus mengonsumsi air mineral terus menerus ya. Soalnya air putih biasa pun asal dimasaknya benar dan bebas bakteri tetap bisa mengatasi dehidrasi dan mendetoksifikasi tubuh. Jadi kebutuhan air minum tetap bisa terpenuhi~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An amateur writer.

Editor

An amateur writer.

CLOSE