Galih     : Ndrall, pinjem headset, dong

Andrall : Nggak punya. Gue punyanya earphone?

Galih     : Yaelah sama aja. Sini gue pinjem dulu

Andrall  : Beda yak headset sama earphone

Kamu tentu pernah menghadapi situasi seperti percakapan di atas. Nggak jarang pula gara-gara situasi semacam itu kamu jadi tiba-tiba bingung sendiri membedakan nama perangkat audio. Padahal dalam keseharian kamu hampir selalu bersinggungan –kala kamu sedang butuh musik sebagai hiburan, pembangkit mood, untuk menelpon, dan lain sebagainya.

Advertisement

Pada dasarnya, baik headphone, headset, earphone, dan handsfree secara fungsi sama yaitu menghantarkan suara dari sumber utama (gadget) ke telinga. Tapi secara bentuk dan fungsi detailnya masing-masing memiliki perbedaan. Nah biar nggak semakin bingung salah kaprah lagi dalam menyebut nama perangkat audio ini, simak baik-baik ulasan Hipwee Feature & News kali ini.

Headphone merupakan cikal bakal perangkat audio lainnya. Berbentuk seperti bando dengan speaker untuk menghantarkan audio ke telinga

Headphone via www.orami.co.id

Headphone sudah ditemukan di akhir abad ke 19 dan merupakan cikal bakal perangkat audio lainnya. Headphone menghantarkan suara dari gadget dan memusatkannya ke audio ke telinga. Headphone hanya bisa digunakan untuk mendengarkan tanpa bisa digunakan untuk komunikasi karena nggak dilengkapi fungsi mikrofon.

Sedangkan berdasarkan ciri fisik, headphone berbentuk seperti bando yang melintang di kepala, dengan dua buah speaker yang akan menghantarkan suara ke telinga kita. Meski nggak bisa digunakan untuk membalas suara, tapi kualitas suara yang dihasilkan lebih bagus dibanding yang lainnya. Maka dari itu headphone sangat cocok buat kamu yang memiliki ketertarikan sendiri kepada musik.

Bentuk dan kualitas suara yang dihasilkan sama. Namun headset dilengkapi dengan fungsi mikrofon

Headset via news.bitcoin.com

Advertisement

Bisa dibilang headset merupakan pengembangan dari headphone. Dengan bentuk yang sama dan kualitas suara pun juga, headset telah dilengkapi dengan mikrofon. Dari segi bentuk, ada tambahan mikrofon di salah satu perangkat speakernya

Headset sangat ideal untuk menunjang komunikasi telepon atau dengan layanan videocall seperti Skype. Dengan kuaitas suara dan fungsi mikrofonnya, headset sangat menunjang aktivitas bermain game di mana kamu bisa saling berinteraksi dan tenggelam dalam keseruan permainan. Headset mempunyai 2 jack audio, jack pertama untuk input yakni mikrofon dan jack kedua sebagai output yakni speaker.

Earphone secara fungsi hampir sama dengan headset. Cuma bentuknya lebih ringkas

Earphone via www.x-kom.pl

Bisa dibilang earphone merupakan pengembangan dari headset sebab dari segi fungsi, nggak jauh berbeda. Bedanya hanya dari segi bentuk, earphone didesain seperti seutas kabel yang memiliki speaker kecil berbentuk seperti ‘kaleng’ dengan bantalan telinga yang bisa diselipkan ke telinga.

Bentuk earhone memudahkan pengguna membawanya ke mana-mana. Tapi nggak seperti headphone, untuk kualitas suara yang dihasilkan kurang mantap; kamu masih bisa mendengar suara sekitar dengan samar-samar. Selain itu earphone juga relatif mudah rusak sebab kabel yang digunakan cenderung lebih tipis sehingga mudah rusak.

Handsfree; earphone yang dilengkapi tombol kontrol. Kamu bisa mengatur lagu tanpa menyentuh gawaimu

Handsfree via plugable.com

Sedangkan yang satu ini secara fungsi hampir sama dengan earphone, hanya saja ada tambahan fungsi control. Pada handsfree terdapat tombol untuk mengatur volume, pause, play music, sampai dengan menerima panggilan. Fungsi ini mempermudah pengguna yang nggak perlu menggenggam perangkat yang tersambung ke handsfree untuk mengontrol semuanya.

Dari segi bentuk juga hampir sama dengan earphone; minimalis. Berdasaekan kepraktisannya ini, handsfree menjadi perangkat audio yang digemari para pecinta gadget –terutama handsfree yang menggunakan sistem bluetooth untuk mentransfer data.

Meski semua alat ini memang didesain supaya kita lebih nyaman mendengarkan musik atau audio, jangan sampai dibawa tidur ya. Bahaya, bisa membahayakan kesehatan pendengaran

Gangguan pendengaran via gazeta-shqip.com

Terkadang saking ketergantungannya orang terhadap perangkat audio (khususnya earphone), ada yang masih menggunakannya sebagai penghantar tidur, kamu termasuk nggak? Kalau iya, sebaiknya mulai sekarang kamu kurangi sebab bisa menyebabkan ganggungan pendengaran; mulai dari menurunkan kemampuan pendengaran sampai menyebabkan kerusakan otak.

Saat kamu terlelap, volume suara tinggi dari earphone yang terdengar leh telinga dalam waktu yang lama berpotensi menyebabkan kerusakan pada penjalaran pendengaran, khususnya sel rambut pada koklea. Hantaran elektromagnetik earphone juga lama-kelamaan bisa merusak sel-sel otak sebab bebunyian itu membuat otakmu terus bekerja meski dalam keadaan istrahat sehingga memakan jatah istirahat otak. Penurunan pendengaran ini sukar dideteksi sendiri. Kamu baru bisa tahu mendeteksinya jika kamu memeriksakan telingamu ke dokter.

Itulah perbedaan antara headphone, headset, earphone, dan handsfree. Semoga ulasan di atas bisa memberikanmu sedikit pemahaman sehingga kamu nggak salah sebut lagi dalam keseharian. Dan ingat, batasi penggunaan perangkat audio ini, ya! Terutama jangan sering-sering dijadikan ‘teman tidur’.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya