Menjelang libur lebaran, harus diakui bahwa bus merupakan salah satu pilihan alat transportasi favorit warga. Harganya yang merakyat dan bisa berangkat kapan saja, jadi alasannya. Meskipun ada kereta api, kapal hingga pesawat, tetap saja sebagian besar rakyat Indonesia lebih memilih bus sebagai alat transportasi mudik utama. Sayangnya, kita juga tak bisa memungkiri bahwa bus juga merupakan alat transportasi yang rawan kecelakaan.

Dilansir dari Tempo, untuk lebaran 2017 ini saja, sebanyak 39% armada bus ditemukan dalam kondisi tidak laik jalan. Lihat saja berapa banyak berita kecelakaan bus karena rem blong yang ramai akhir-akhir ini. Bukan hanya faktor perawatan saja yang bikin pengguna bus miris, tapi juga kelakuan sopir-sopir bus yang terkenal ugal-ugalan. Bahkan belakangan ini ada tren di Youtube yang cukup meresahkan. Video-video sopir bus yang ugal-ugalan justru diunggah dan banyak mendapat ‘Like’. Yang lebih parah, sopir-sopir bus yang terekam malah terkesan bangga dengan ‘aksi’ berbahaya mereka. Simak deh ulasan Hipwee News & Feature selengkapnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, video bus kebut-kebutan tersebar luas di Youtube. Searching saja kalau nggak percaya

Advertisement

Kenapa searching di Youtube?

Jika kamu mencari dengan keyword “bus kebut-kebutan” di Youtube, akan ada sekitar 3890 hasil video yang muncul. Bahkan kalau keyword yang kamu gunakan adalah “bus ugal-ugalan”, hasil pencariannya akan bertambah jadi sekitar 11.600 video!

Yang mengunggah pun bukan satu atau dua akun saja. Banyak akun yang turut mengunggah video tersebut ke Youtube. Bicara mengenai viewers pun juga nggak bisa dikesampingkan. Ada yang ribuan, bahkan ada juga yang viewers-nya sampai ratusan ribu. Hal ini merupakan bukti tak terbantahkan bahwa video tersebut viral di jagad Youtube dan sosial media. PO Bus, sopir serta akun si pengunggah video jelas kebanjiran popularitas.

Hampir semua video tersebut memperlihatkan sopir bus yang bangga dengan skill mengemudinya. Padahal ini jelas berbahaya

Membahayakan nyawa via youtube.com

Advertisement

Kalau sudah pernah nonton video-video di atas, kamu pasti tahu bahwa dalam kebanyakan video itu pasti mempertontonkan kebanggaan sang sopir akan skill mengemudinya. Tak jarang pula, video itu memperlihatkan baik sang perekam maupun sopir tertawa-tawa kala sang sopir berhasil menyalip lawannya. Pun demikian ketika ada bus atau kendaraan lain yang menyalipnya, si perekam terkesan memanas-manasi sopir agar tak mau kalah.

Padahal jelas-jelas kelakuan saling salip ini adalah tindakan yang berbahaya. Bus tersebut melaju kencang di jalan raya di mana banyak kendaraan lainnya yang juga melaju di sana. Kalau misal ada kesialan, nggak cuma sopir dan si perekam yang jadi korban, penumpang bus dan kendaraan lainnya juga turut jadi korbannya!

Sayangnya, beberapa penumpang juga turut berpartisipasi dalam merekam dan menyebarkan. Padahal ini justru yang memotivasi sopir agar terus ugal-ugalan!

Bus ugal-ugalan via bonsaibiker.com

Nah ini yang sangat disayangkan. Melihat kelakuan sopir yang ugal-ugalan di jalan raya, harusnya penumpang turut mengingatkan atau melarangnya. Sayangnya, kebanyakan penumpang justru seringkali pasrah saja dan memilih berdoa. Mungkin sudah dianggap lumrah kali ya kalau sopir busnya ugal-ugalan. Ini juga sih yang berbahaya, kalau perilaku seperti ini dianggap lumrah.

Bahkan di beberapa video tersebut, ada lho penumpang yang justru ikut merekam dan ‘menyemangati’ sopir busnya untuk menyalip. Nggak ngerti lagi sih kalau begini, apa nggak sayang nyawa ya?! Kalau tren seperti ini terus populer, takutnya nanti makin banyak sopir yang cari popularitas dengan perilaku berbahaya seperti ini.

Iya, iya. Paham kok kalau memang sopir bus pasti dikejar setoran dan para penumpang juga ingin agar cepat sampai tujuan. Namun bukan berarti harus dengan cara mengemudi ugal-ugalan dan salip-salipan dengan kendaraan lain. Ingat, di jalan raya semua hal bisa terjadi. Kalau sampai terjadi kecelakaan, yang rugi bukan cuma si sopir dan oknum perekam video, semua pengguna jalan juga nantinya akan dirugikan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya