Gelar Program ‘We Are the Future’ Bersama SOS Children’s Villages, Allianz Indonesia Kembangkan Anak Muda Siap Kerja

Allianz Indonesia x SOS Children's Villages

Di banyak negara dunia ketiga termasuk Indonesia, pengangguran sudah jadi persoalan menahun. Apalagi saat ini, kondisi pandemi Covid-19 makin memperparah persoalan tersebut. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), per Februari 2020 saja jumlah total pengangguran di Indonesia adalah sebanyak 6,88 juta penduduk. Hari ini, jumlah tersebut tentu saja sudah bertambah. Sementara International Labour Organization melaporkan setidaknya 1 dari 6 anak muda di seluruh dunia kehilangan pekerjaan akibat pandemi Covid-19.

Advertisement

Krisis yang diakibatkan pandemi tentunya nggak hanya akan kita rasakan hari ini. Melainkan hingga beberapa tahun ke depan. Oleh karena itu, demi mencegah keadaan makin buruk di tahun-tahun depan, dukungan terhadap anak muda khususnya yang saat ini menganggur harus diutamakan. Hal ini agar potensi yang mereka miliki tetap subur dan terasah, sehingga mampu membangun kembali perekonomian bangsa pasca Covid-19 nanti. Langkah tersebut yang ingin diupayakan Allianz Indonesia, dengan berkolaborasi bersama SOS Children’s Villages dalam program ‘We Are the Future’ yang diluncurkan 5 September 2020.

Allianz Indonesia bersama SOS Children’s Villages ingin dukung anak muda Indonesia menjadi pribadi mandiri dan sukses di dunia kerja

(dok. Allianz Indonesia) via www.allianz.co.id

Nggak dimungkiri, kondisi pandemi hari ini telah membuat pilihan lapangan pekerjaan yang tersedia jadi lebih sedikit dari sebelumnya, karena cukup banyak perusahaan yang gulung tikar. Sementara di sisi lain, jumlah angkatan kerja menjadi lebih banyak. Persoalan ini sudah jadi perhatian khusus SOS Children’s Villages sebagai organisasi nirlaba yang aktif dalam pemenuhan hak-hak anak sejak awal pandemi Covid-19. National Director SOS Children’s Villages Indonesia, Gregor Hadi Nitihardjo mengatakan berdasarkan assessment yang dilakukan, mereka mendapatkan setidaknya ada 100 remaja dari 11 kota di Indonesia yang saat ini menganggur karena dirumahkan akibat pandemi. Oleh karena itu, ia mengatakan perlu sebuah langkah untuk menyikapi situasi tersebut, yang salah satunya ia upayakan lewat program ‘We Are the Future’.

“Melihat kondisi ekonomi saat ini, sangat penting bagi kami untuk membantu persiapkan anak-anak dengan keterampilan yang mumpuni agar bisa bersaing di dunia kerja,” kata Gregor dalam keterangan tertulis yang Hipwee terima Selasa (8/9/2020).

Advertisement

Upaya SOS Children’s Villages bersama Allianz Indonesia dalam mendukung anak muda Indonesia menjadi pribadi mandiri dan sukses di dunia kerja bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya pada 2019 mereka telah berkolaborasi untuk program bertajuk ‘We Are Hope’. Tahun ini, dengan tajuk ‘We Are the Future’ Allianz Indonesia dan SOS Children’s Villages ingin memberikan harapan bagi anak muda khususnya di SOS Children’s Villages Semarang, untuk perkembangan kapasitas remaja dan mempersiapkan mereka memasuki dunia kerja.

Program ‘We Are the Future’ akan berjalan selama tiga tahun, dan akan menjaring 40 remaja tingkat SMA/SMK di Semarang

(dok. Allianz Indonesia) via www.allianz.co.id

Lebih lanjut Gregor menjelaskan sasaran program ini adalah remaja tingkat SMA/SMK di Semarang. Dimulai pada tanggal 5 September 2020 dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan, nantinya remaja yang terlibat akan diberikan pelatihan bahasa Inggris dan komputer, program ketahanan diri dan kewirausahaan, pendampingan usaha, hingga pemagangan. Nggak berhenti di sana, program ini akan diimplementasikan selama tiga tahun terhitung dari tahun 2020 hingga tahun 2022, dengan evaluasi setiap tiga bulan sekali untuk memaksimalkan materi yang diberikan.

Advertisement

“SOS Children’s Villages sangat bersyukur dengan program yang dilaksanakan bersama dengan Allianz Indonesia. Sejak tahun 2019 lalu tampak hasil positif pada diri anak-anak remaja di salah satu lokasi village kami, yaitu SOS Children’s Villages Semarang. Melalui program lanjutan di tahun 2020, ‘We Are the Future’ yang dilaksanakan bersama Allianz, anak-anak muda di SOS Children’s Villages bisa mendapatkan bekal yang berguna bagi masa depan dan meningkatkan kepercayaan diri untuk memasuki dunia kerja yang sesungguhnya, terutama saat kondisi pandemi seperti ini,” jelas Gregor.

Sementara Chief Financial Officer Allianz Life Indonesia, Cui Cui, menjelaskan bahwa kolaborasi yang merupakan dukungan dan wujud komitmen Allianz Indonesia dalam meningkatkan kapasitas generasi muda Indonesia yang sejalan dengan salah satu pilar dari CSR Allianz Indonesia yaitu pendidikan, akan menjaring 40 anak muda di SOS Children’s Villages Semarang. Dengan tujuan utama membantu sebanyak mungkin orang muda melalui pendidikan, Cui Cui mengatakanbahwa  Allianz Indonesia berharap akan lebih banyak lagi generasi muda Indonesia yang mampu menciptakan masa depan lebih baik.

“Dalam program ini, dengan melibatkan profesional di bidangnya, sekitar 40 anak muda SOS Children’s Villages mengikuti pelatihan yang dilaksanakan oleh Allianz di SOS Children’s Villages Semarang. Kemandirian anak muda dan persiapan diri mereka memasuki dunia kerja adalah salah satu hal yang menjadi tugas kita bersama,” kata Cui Cui.

(dok. Allianz Indonesia) via www.allianz.co.id

Salah seorang remaja SOS Children’s Villages Semarang, Putri Aurelia, yang sempat mengikuti program ‘We Are Hope’ pada 2019 lalu, mengatakan mendapatkan banyak manfaat dari program tersebut. Salah satunya adalah kepercayaan diri dalam menggunakan bahasa Inggris, yang berguna saat ia melakukan magang di salah satu perusahaan. Ia berharap program serupa bisa digelar bukan hanya untuk level beginner, melainkan sampai ke tahap profesional sehingga setiap anak muda yang terlibat siap untuk terjun ke dunia kerja.

“Saya bersyukur karena tahun ini kembali diberikan kesempatan untuk belajar bersama Allianz. Saya berharap program ini tidak hanya di level beginner saja tetapi terus berlanjut sampai level profesional sehingga dapat membantu saya saat memasuki dunia kerja nanti. Terima kasih banyak SOS Children’s Villages dan Allianz Indonesia,” tutur Putri.

Langkah yang dijalankan SOS Children’s Villages dan Allianz Indonesia ini agaknya cukup solutif, ya, di tengah kondisi saat ini. Layak diapresiasi dan semoga bisa menjaring lebih banyak anak muda, bukan hanya di Semarang tapi juga di berbagai daerah Indonesia.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Penikmat kopi dan aktivis imajinasi

CLOSE