Nggak Hanya dalam Mitologi atau Novel Fantasi, Ini 8 Hewan Berkepala Dua yang Pernah Hidup di Dunia Nyata

Hewan berkepala dua

Hingga hari ini, alam semesta kita masih menyimpan banyak misteri. Beberapa bahkan belum bisa dipecahkan, dan beberapa lagi masih akan terus dipelajari oleh ilmuwan. Seperti fenomena alam, keberadaan planet yang potensial dihuni selain bumi, atau hewan yang nyaris aneh karena memiliki dua kepala. Yup, hewan berkepala dua ternyata bukan saja ada dalam mitologi atau novel fantasi loh.

Advertisement

Faktanya di dunia nyata pernah ditemukan beberapa hewan yang hidup dengan dua kepala. Fenomena ini dalam dunia kedokteran dikenal dengan nama polychepaly, yang berarti keanehan formasi bentuk suatu individu yang dicirikan berkepala dua. Nah, kondisi langka pada hewan ini cukup sering terjadi di beberapa belahan dunia, termasuk di Indonesia. Penasaran hewan apa saja? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 8 di antaranya.

1. Seekor kucing di Amerika Serikat pernah melahirkan seekor bayi dengan dua kepala

Kucing berkepala dua via www.instagram.com

Sebagai hewan lucu yang meraih popularitas di media sosial, kucing merupakan hewan domestik yang banyak dipelihara termasuk oleh sebuah keluarga di Oregon, Amerika Serikat. Nah, pada 20 Mei 2020 lalu, seekor kucing di keluarga tersebut melahirkan enam anak, yang nggak disangka salah satunya memiliki dua kepala, atau lebih tepatnya dua wajah. Melansir Global News, Anak kucing lucu yang oleh pemiliknya diberi nama Biscuits dan Gavy ini punya dua wajah dan masing-masing memiliki hidung, mulut, dan mata namun dalam satu batang otak, sehingga saat mengeong pun mereka barengan. Lucu, ya. Namun sayangnya, Biscuits dan Gavy hanya mampu bertahan hidup selama tiga hari.

2. Seperti Frankeinstein, ilmuwan Rusia bikin eksperimen menggabungkan dua ekor anjing menjadi satu

Anjing berkepala dua via www.thesun.co.uk

Melompat ke tahun 1959, anjing berkepala dua pernah hidup di Rusia. Nggak seperti Biscuits dan Gavy yang memiliki dua kepala secara alami, anjing bernama Brodyaga dan Shavka ini punya kisah sedikit horor karena merupakan hasil transplantasi seorang ilmuwan bernama Vladimir Demikhov. Seperti dilansir dari The Sun, dalam eksperimen tersebut Demikhov mencangkok kepala dan kaki depan Shavka, anjing yang berukuran lebih kecil di punggung Brodyaga, anjing yang lebih besar sehingga keduanya bisa bergerak dan melihat dengan normal. Meski begitu, anjing tersebut meninggal empat hari setelah operasi cangkok dilakukan. Ngeri dan kasian, ya.

Advertisement

3. Sapi berkepala dua lahir di China setelah sang induk melewati tujuh jam persalinan

Sapi berkepala dua via www.dailymail.co.uk

Belum lama ini, tepatnya tanggal 15 Agustus 2020 warga Dejiang China diramaikan oleh kelahiran sapi berkepala dua. Melansir Daily Mail, sapi tersebut memiliki dua pasang mata, sepasang hidung dan mulut, namun hanya memiliki sepasang calon tanduk dan telinga. Meski begitu para ahli bilang kalau sapi ini nantinya akan punya empat tanduk. Menurut sang pemilik, Zhang, sapi tersebut lahir dengan selamat dan sehat setelah sang induk melewatkan tujuh jam persalinan.

4. Masyarakat Sukabumi sempat ramai dengan kelahiran seekor domba berkepala dua

Domba berkepala dua via sukabumiupdate.com

Beranjak ke dalam negeri, warga Sukabumi juga pernah diramaikan oleh kelahiran domba berkepala dua pada 2018 lalu. Melansir Sukabumiupdate, bayi domba yang lahir dengan selamat ini selain memiliki dua kepala juga memiliki dua pasang mata berikut sepasang mulut dan hidung. Meski lahir dengan cukup sehat, domba tersebut nggak berhasil bertahan lama karena ia kesulitan saat mengonsumsi susu dari sang induk.

5. Memiliki dua kepala, bayi babi di China ini nggak bisa menyusu dengan baik

Babi berkepala dua via www.bbc.co.uk

Mundur ke akhir tahun 2013, sebuah peternakan di China sempat memiliki bayi babi berkepala dua. Namun seperti kasus domba di Sukabumi, bayi babi tersebut nggak bertahan lama karena kesulitan ketika hendak menyusu. Mengutip BBC, kedua kepala bayi babi nggak pernah kompak ketika hendak menyusu, sehingga ia nggak pernah mendapatkan asupan susu dengan maksimal sehingga akhirnya meninggal.

Advertisement

6. Saksikan telur penyu menetas, peneliti konservasi temukan seekor bayi penyu berkepala dua

Penyu berkepala dua via apnews.com

Di Amerika Serikat, tim konservasi Sea Turtle Patrol menemukan bayi penyu berkepala dua saat menyaksikan telur-telur penyu menetas. Melansir USA Today, para peneliti mengatakan bayi penyu yang diberi nama Squirt dan Crush memiliki bentuk tempurung yang nggak normal, sehingga kesulitan merangkak ke laut. Meski begitu mereka tetap melepaskan penyu tersebut ke laut.

7. Bikin bergidik, seekor ular kobra di China ditemukan memiliki dua kepala dengan dua otak

Kobra berkepala dua via www.dailymail.co.uk

Kalau seekor ular kobra yang menegakkan kepalanya akan bikin kamu bergidik, maka ular kobra di China ini akan membuatmu makin ngeri. Pasalnya ular ini memiliki dua kepala dengan dua otak, sehingga kerap bergerak berlawanan. Melansir dari AP News, ular tersebut ditemukan pada 2015 lalu oleh seorang bernama Huang di peternakannya sebelum diserahkan kepada ahli kebun binatang Nanning. Ahli kebun binatang nggak yakin ular tersebut bisa bertahan karena ia nggak mau makan dan minum.

8. Lagi-lagi ular, ahli biologi mendapati bayi milk snake albino dan berkepala dua

Milk snake berkepala dua via metro.co.uk

Fenomena hewan berkepala dua memang paling sering terjadi pada ular. Pada 2011 seorang ahli biologi University of Central Florida bernama Daniel Parker, yang menyaksikan penetasan telur ular susu atau milk snake di dalam wadah inkubasi, mendapati seekor bayi ular yang baru menetas ternyata albino dan memiliki kepala dengan masing-masing otak. Seperti dikutip dari Fox News, Daniel mengatakan ular berkepala dua biasanya bisa hidup hingga 20 tahun di penangkaran. Namun dengan dua otak di masing-masing kepala, ia mengatakan ular tersebut akan sulit bertahan di alam liar.

Nah, itu dia 8 hewan berkepala dua yang pernah hidup dan ditemukan di dunia nyata. Beberapa di antaranya tetap lucu, beberapa lainnya malah jadi bikin ngeri! Sayangnya rata-rata dari mereka nggak ada yang berumur panjang, ya.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

colour my life with the chaos of trouble

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE