5 Fakta Himalayan Salt, Garam Warna Pink yang Punya Banyak Manfaat. Apa Bedanya dengan Garam Biasa?

Himalayan salt

Garam adalah bumbu yang hampir selalu dipakai saat memasak. Rasanya yang asin membuat makanan jadi lebih sedap. Tetapi, kita harus berhati-hati karena konsumsi garam yang berlebihan bisa berdampak buruk pada tubuh. Mulai dari bikin pusing sampai memicu tekanan darah tinggi.

Advertisement

Namun tenang aja, ada jenis garam yang disebut lebih aman untuk dikonsumsi. Namanya himalayan salt atau garam himalaya. Mungkin kamu sudah pernah melihatnya karena garam ini cukup populer di media sosial. Yuk simak fakta menarik seputar garam himalaya!

1. Sesuai namanya, garam himalaya berasal dari pegunungan Himalaya yang terkubur di bawah salju. Itulah yang membuat warnanya pink

Pegunungan Himalaya / Credit: Photo by Juliane Liebermann on Unsplash via unsplash.com

Garam biasa berasal dari air laut yang mengalami proses pengeringan. Sedangkan garam himalaya berasal dari tambang garam bernama Khewra Salt Mine di kaki pegunungan Himalaya, Pakistan. Garam ini sangat murni karena terkubur selama ribuan tahun di bawah lapisan lava dan salju.

Oleh karena itu, garam himalaya mempunyai warna pink yang berbeda dari garam biasa. Warnanya berasal dari kandungan zat besi di dalamnya. Kalau kita menaburkan garam himalaya ke atas makanan, penampilannya bakal jadi lebih estetik!

Advertisement

2. Garam himalaya mempunyai sejumlah manfaat bagi kita. Misalnya menyeimbangkan cairan dan pH dalam tubuh

Berbagai bentuk garam himalaya via commons.wikimedia.org

Dilansir dari Hello Sehat, garam himalaya mengandung hampir 80 jenis mineral yang berbeda. Di antaranya adalah natrium klorida, zat besi, kalsium, magnesium, fosfor, yodium, fluoride, dan masih banyak lagi. Garam ini juga mengandung antimikroba yang bisa membantu melawan infeksi. Berikut adalah manfaat lain dari garam himalaya:

  • Mempertahankan hidrasi tubuh sehingga badan kita nggak kekurangan cairan. Dengan begitu, fungsi otot akan lebih kuat dan kita terhindar dari kram otot.
  • Menyeimbangkan pH atau kadar keasaman dalam tubuh. Jadi kita bisa terhindar dari penyakit asam lambung dan batu ginjal.
  • Detoksifikasi. Dengan berendam dalam air yang dicampur garam himalaya, kita bisa mengeluarkan racun dari tubuh. Badan juga lebih segar dan rileks.
  • Meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi dari makanan.
  • Menjaga kesehatan pembuluh darah, kekuatan tulang, fungsi saluran pernapasan, serta fungsi ginjal dan kantung empedu.

3. Dibandingkan garam biasa, garam himalaya bisa mengandung lebih sedikit natrium. Cocok untuk mengontrol tekanan darah

Advertisement

Butiran garam himalaya via www.flickr.com

Garam himalaya nggak mengalami pemrosesan seperti garam biasa, jadi nggak ada zat tambahan yang dicampurkan ke dalamnya. Maka garam himalaya sangat murni dan alami. Garam ini juga bisa mengandung lebih sedikit natrium dibandingkan garam biasa sehingga dapat mengontrol tekanan darah.

Seperempat sendok teh garam himalaya mengandung 420 mg natrium, sedangkan garam meja mengandung 600 mg natrium dalam takaran yang sama. Penyebabnya adalah ukuran butir-butir garam himalaya yang lebih besar, jadi takarannya lebih sedikit. Tetapi ada juga butiran garam himalaya yang berukuran sama seperti garam meja.

4. Dengan manfaat tersebut, garam himalaya sering jadi pilihan orang-orang yang ingin hidup sehat. Untuk diet juga oke!

Hidup sehat dengan garam himalaya / Credit: Photo by Andrijana Bozic on Unsplash via unsplash.com

Karena kadar natriumnya lebih rendah, garam himalaya cocok dikonsumsi orang-orang yang mempunyai penyakit tertentu. Misalnya tekanan darah tinggi, gagal ginjal, penyakit jantung, atau sirosis hati. Kandungan mineralnya yang banyak juga disebut-sebut cocok untuk orang yang sedang diet.

5. Di sisi lain, garam himalaya mempunyai kekurangan yaitu harganya lebih mahal dibandingkan garam biasa. Jadi gunakan secukupnya aja

Konsumsi sesuai kebutuhan via commons.wikimedia.org

Garam meja bisa dibeli di mana-mana dengan harga mulai dari 6 ribu rupiah untuk kemasan 500 gram. Sedangkan harga garam himalaya bervariasi, tetapi biasanya mulai dari 30 ribu rupiah untuk 500 gram. Jenis garam ini juga hanya bisa dibeli di supermarket besar atau toko-toko yang khusus menjual bahan makanan sehat.

Gimana, tertarik untuk mencicipi garam himalaya? Gunakan secukupnya aja sesuai kebutuhan tubuh kita. Dilansir dari Kompas, anjuran konsumsi garam adalah 2.000 mg natrium per orang dalam sehari. Jumlah itu kira-kira setara dengan 1 sendok teh garam. Jangan sampai berlebihan ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Tinggal di hutan dan suka makan bambu

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE