Dapat Tekanan dari Suami, Seorang Ibu Akhiri Nyawa Balitanya dengan Digelonggong Air Galon

Ibu bunuh anak

Berita mengejutkan kali ini datang dari Jakarta setelah seorang ibu diamankan oleh pihak kepolisian karena kedapatan membunuh anak kandungnya sendiri dengan cara yang cukup sadis. Balita berumur 2,5 tahun tersebut meregang nyawa di tangan ibunya setelah digelonggong dengan air galon 19 liter yang diminumkan secara paksa selama 20 menit. Duh, miris~

Advertisement

Tak cukup sampai di situ, cara ibu tersebut meminumkan air galon dengan paksa kepada anaknya juga tak kalah sadis. Ia melakukannya dengan cara menutup hidung balita malang tersebut dan memasukkan air ke dalam mulutnya menggunakan cangkir secara terus menerus hingga sang bayi muntah-muntah.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tetap tak dapat diselamatkan

ilustrasi kekerasan pada anak via www.hppr.org

Kasus tragis yang terjadi di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada hari Jumat 18 Oktober 2019 lalu ini terkuak setelah korban dibawa oleh pelaku dalam keadaan sudah tak bernyawa usai pingsan beberapa saat sebelumnya. Menurut keterangan dokter yang dimuat di laporan Detik, pihak rumah sakit sempat merasa curiga karena korban dalam kondisi pingsan mengeluarkan air secara terus-menerus dari dalam mulutnya.

Ibu korban yang baru berusia 21 tahun tersebut akhirnya diamankan oleh pihak kepolisian Kebon Jeruk setelah pihak rumah sakit melaporkan kejadian yang dianggap tidak wajar terkait kematian bayi malang itu. Pada awalnya, tersangka mengelak jika dirinya melakukan penganiayaan terhadap anaknya, namun akhirnya ia mengakui bahwa ia membunuh anaknya dengan cara sadis tersebut.

Advertisement

Tersangka mengaku bahwa ia terpaksa melakukan kejahatan tersebut lantaran rasa depresi akan tekanan dari suaminya

Tersangka menggunakan baju tahanan via news.detik.com

Setelah diusut lebih lanjut, berdasarkan keterangan yang diberikan oleh pihak kepolisian, tersangka mengalami depresi berat akibat perlakuan dari suaminya. Dari laporan yang didapatkan, tersangka berinisial NP tersebut berkali-kali diancam akan diceraikan oleh suaminya. Suami tersangka dikabarkan merasa kesal karena korban memiliki tubuh yang kurus.

Akibatnya, tersangka mengalami tekanan mental yang berlebih karena dituntut oleh suaminya untuk segera membuat anak mereka menjadi gemuk. Dalam kondisi mental yang berkecamuk dan tidak stabil tersebutlah tersangka menggelongggong anak kandungnya dengan air galon dengan alasan agar cepat gemuk.

Tersangka juga dinilai membedakan kasih sayang untuk kedua anaknya oleh sang mertua

Advertisement

Ilustrasi anak tersangka via parenting.firstcry.com

Tak hanya mendapat tekanan dari sang suami dan diancam akan diceraikan berkali-kali, ternyata tersangka juga dianggap memiliki kasih sayang yang berbeda terhadap kedua orang anaknya oleh sang ibu mertua. Belakangan diketahui bahwa korban merupakan anak kembar. Pada 6 bulan sebelumnya, saudara kembarnya tersebut sempat diasuh oleh mertua yang juga merupakan nenek dari korban.

Kondisi ekonomi tersangka yang kurang memadai dan kurangnya kesiapan mental untuk membangun rumah tangga di umur belia menjadi salah satu faktor utama yang disoroti dalam kasus tersebut. Meskipun mengaku menyesal karena telah melakukan hal tersebut, NP pun akhirnya ditahan di Polsek Kebon Jeruk. Pelaku dijerat dengan UU Perlindungan Anak dan Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 251 KUHP.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

salt of the earth, light of the world

CLOSE