Kemunculan Ikan Oarfish di Sulsel Gegerkan Warga. Katanya Pertanda Tsunami dan Gempa Besar!

Ikan oarfish Sulsel tsunami gempa

Kejadian tsunami dan gempa bumi yang pernah melanda negeri, rupanya masih dan akan terus menyisakan rasa trauma yang begitu besar bagi masyarakat. Bagi kalian yang pernah jadi korban bahkan sampai kehilangan orang-orang tersayang, pasti tahu betul bagaimana rasanya. Tak heran setiap ada peringatan tsunami atau gempa bumi, ketakutan otomatis akan muncul tanpa kompromi.

Advertisement

Seperti yang baru-baru ini terjadi di Sulawesi Selatan, warga ketakutan setelah tersiar kabar akan ada tsunami dan gempa besar. Kabar ini muncul setelah ada orang menemukan ikan oarfish di laut Kepulauan Selayar. Ikan oarfish sendiri banyak dikaitkan sebagai pertanda munculnya tsunami atau gempa bumi. Menurut cerita, ikan ini pernah muncul tepat sebelum gempa Palu melanda. Hmm.. apa ya pendapat BMKG soal legenda yang masih banyak dipercaya masyarakat ini?

Ikan oarfish dilaporkan muncul ke permukaan perairan Selayar Senin kemarin. Kemunculannya menghebohkan warga karena dikaitkan dengan adanya tsunami dan gempa besar

View this post on Instagram

Warga Kabupaten Kepulaun Selayar, tiba-tiba dihebohkan dengan munculnya ikan berbentuk pipih, dengan panjang lebih dari 3 meter. Ikan tersebut, memiliki ragam warna. Hijau bintik hitam dan merah pada siripnya. . Pada foto yang beredar di sosial media, tampak tiga orang nelayan yang sedang berada di kapal memegang ikan tersebut.Ikan itu disebut hasil pancingan seorang pria bernama Andi Saputra. Itu terungkap, setelah munculnya postingan facebook bernama Irma Yanti Irma. Yang menandai akun Fecebook pemancingnya. Dengan catatan ‘ Hasil Pancingnx Andi Saputra…’. . Munculnya ikan itu, membuat warganet resah. Pasalnya, kemunculan ikan tersebut sering dikait-kaitkan dengan akan terjadinya gempa. Beberapa dari mereka bahkan mengunggah hasil tangkapan layar. . Sebuah artikel yang membahas tentang kemunculan ikan tersebut. Dan gempa yang kemudian terjadi pada lokasi munculnya ikan. Seperti di Palu, Jepang, dan beberapa daerah lainnya. “Sukmawati Anto ikan oarfish, dan setelah saya cari di google, ternyata ikan ini adalah ikan pertanda gempa dan tsunami” @Najwa Latifa di akun facebooknya mengomentari status @irma Yanti irma. . Bahkan akun @Alpina Rosa membuat catatan mengenai fenomena kemunculan ikan itu. Catatan tersebut juga viral di sosial media WhatsApp. “Menurut beberapa Sumber Yang Ku baca bahwa ikan Oarfish itu dia tinggal di laut dengan Kedalaman 100 hingga 1.000 meter. Bisanya kemunculan ikan Oarfish ini di kaitkan dengan terjadinya gempa dan Tsunami yang dahsyat… Karena ikan Oarfish ini tinggal di dasar .. pasti merasakan pergerakan Lempeng Bumi sehingga menjadi gelisah… kemunculannya di permukaan dianngap sebagai penyampaian pesan kepada manusia bahwa akan terjadi bencana.” Tulis @aAlpina Rosa di kolom komentar. . Artikel : Rakyatku.com

A post shared by OFFICIAL MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo) on

Media sosial sempat diramaikan dengan video penangkapan ikan oarfish yang terjadi di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Video yang diunggah Senin, 9 Desember kemarin itu jadi pembahasan di mana-mana lantaran dikaitkan dengan ramalan tsunami dan gempa besar.

Ikan oarfish diketahui merupakan jenis ikan yang hidup di lautan dalam. Banyak orang percaya jika ikan ini muncul ke permukaan, artinya ia sedang gelisah karena ada yang tidak beres di dasar laut, entah lempeng bumi bergerak atau terjadi longsor di bawah air, sehingga memicu tsunami dan gempa bumi. Legenda yang mengaitkan ikan oarfish, tsunami, dan gempa bumi itu ternyata juga dipercaya penduduk Jepang. Ikan oarfish dianggap sebagai pembawa pesan dari dasar laut.

Advertisement

Sayangnya, kepercayaan itu dibantah oleh BMKG. Menurut mereka nggak ada hubungannya antara kemunculan ikan oarfish dengan tsunami atau gempa bumi

Dibantah BMKG via www.liputan6.com

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono, mengatakan kalau kemunculan ikan oarfish tidak bisa dikaitkan dengan peristiwa tsunami atau gempa bumi. Soal ini pernah ada penelitiannya lo. Majalah Bulletin of the Seismological Society of America (BSSA) pernah memuat tulisan tentang fenomena kemunculan oarfish dengan bencana gempa bumi. Hasilnya bertentangan dengan kepercayaan masyarakat selama ini. Dari 336 kemunculan ikan, terdapat 221 perstiwa gempa bumi. Tapi dari jumlahnya yang ratusan itu, hanya 1 gempa yang muncul dalam waktu 30 hari setelah penampakan oarfish.

Fenomena naiknya biota laut ke permukaan hingga terseret ke pesisir bukan lah hal yang langka. Penyebabnya beragam, salah satunya karena terseret arus laut

Bukan fenomena langka via www.suara.com

Naiknya hewan laut ke permukaan atau terbawa ke pesisir ini bisa dikaitkan dengan fenomena upwelling. Fenomena ini terjadi ketika air laut yang lebih dingin dan bermassa jenis lebih besar, bergerak dari dasar ke permukaan laut. Upwelling membuat biota yang hidup di dasar laut terbawa arus ke permukaan. Jika mereka nggak cukup beruntung ya bisa terseret sampai pesisir.

Kemungkinan lain bisa jadi karena hewan tersebut sedang sakit atau sekarat, sehingga nggak bisa melawan tekanan yang ada di dalam air dan terbawa sampai ke permukaan atau bibir pantai. Jadi kemunculan oarfish di atas jauh lebih masuk akal kalau dikaitkan dengan fenomena upwelling ini, menurut para ahli.

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An amateur writer.

Editor

An amateur writer.

CLOSE