Jurus Investasi dari Tokopedia untuk Milenial Hadapi Pandemi. Nggak Harus Nunggu Kaya Dulu Loh

Investasi lewat Tokopedia

Kata “investasi” masih terdengar asing bagi sebagian besar generasi muda Indonesia. Istilah yang erat kaitannya dengan urusan keuangan ini cenderung dianggap sebagai topiknya orang tua, atau mereka dengan kekayaan melimpah. Padahal sebenarnya, investasi penting untuk siapa saja karena punya beragam manfaat, dan bisa dimulai dengan nominal uang seharga secangkir kopi sekalipun.

Advertisement

Terhindar dari keborosan dan terbiasa menyisihkan uang untuk menambah asset merupakan dua dari sekian banyak manfaat investasi. Lebih penting lagi, investasi yang dimulai sejak dini akan jauh menguntungkan dibanding memulainya di usia tua. Nah, alasan klasik dari keengganan generasi muda berinvestasi salah satunya adalah sulitnya akses untuk memulai. Perkara ini telah coba dijawab Tokopedia, dengan menghadirkan produk investasi yang mudah, aman, dan terjangkau lewat Tokopedia Reksa Dana dan Tokopedia Emas.

Lewat produk investasi ramah milenial, Tokopedia mengajak masyarakat untuk bisa berinvestasi mulai dari Rp.5000

Senior Lead Fintech Tokopedia, Marissa Dewi dalam Virtual Media Briefing Tokopedia: ‘Jurus Investasi Milenal Hadapi Pandemi’ via streaming, Rabu (14/10/2020) (dok. Tangkapan layar/Google Meet) via www.hipwee.com

Seperti diketahui, salah satu persoalan yang dihadapi generasi milenial terkait keuangan adalah menjadi bagian sandwich generation dengan pemasukan minimum. Hal ini secara langsung menjadi alasan tambahan untuk menunda melakukan investasi. Senior Lead Fintech Tokopedia, Marissa Dewi, mengatakan bahwa Tokopedia hadir dengan kemudahan akses, dalam upaya membantu generasi muda Indonesia menyisihkan uang lewat instrumen investasi reksa dana pasar uang dan emas.

“Melalui investasi ramah milenial ini, Tokopedia ingin kita semua sama-sama building habit menabung, investasi, sehingga ke depannya semua akan jadi gampang. Dengan produk yang kita miliki, masyarakat bisa berinvestasi mulai dari Rp.5.000 sehingga nggak ada alasan untuk menunda,” kata Marissa dalam Virtual Media Briefing Tokopedia: ‘Jurus Investasi Milenal Hadapi Pandemi’ via streaming, Rabu (14/10/2020).

Advertisement

Dua produk investasi Tokopedia ini didukung sebuah kampanye untuk menciptakan kebiasaan menabung

Tokopedia Reksa Dana (dok. Tokopedia) via www.tokopedia.com

Melalui Tokopedia Reksa Dana pasar uang yang cocok untuk investasi jangka pendek, kamu bisa mulai berinvestasi dari Rp.10.000, dengan keuntungan hingga 6.5% per tahunnya. Di sini Tokopedia berkolaborasi dengan Bareksa yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga keamanannya terjamin. Dalam Tokopedia Reksa Dana juga terdapat opsi syariah dengan fitur lain yakni Dana Impian: menabung untuk tujuan tertentu, dan Langganan: setiap bulan uang sesuai jumlah yang telah ditentukan akan tersisihkan secara otomatis. Selama dua tahun belakangan, Tokopedia mencatat pertumbuhan transaksi produk ini sebanyak 27x lipat, dan pertumbuhan pengguna 57x lipat.

Sementara untuk Tokopedia Emas, kamu bisa mulai berinvestasi mulai Rp.5.000. Produk ini juga dijamin keamanannya karena berkolaborasi dengan Pegadaian dan OJK serta mengusung prinsip syariah. Untuk fitur yang tersedia adalah pembulatan emas, langganan emas, dan kado emas untuk kamu yang ingin nabung kemudian berniat memberikannya ke seseorang.

Advertisement

Tokopedia Emas (dok. Tokopedia) via www.tokopedia.com

Untuk bisa menggunakan dua produk tersebut, langkah yang dibutuhkan sangat mudah dan tanpa biaya hanya dalam hitungan menit. Kamu hanya perlu masuk ke aplikasi Tokopedia, lalu masuk ke ikon “Keuangan”. Di sana tersedia pilihan Tokopedia Reksa Dana atau Tokopedia Emas. Pilih yang diinginkan, dan ikuti instruksi pendaftarannya dalam hitungan menit.

Nggak hanya menghadirkan produk investasi, sebagai bagian jurus yang bisa diterapkan milenial, Tokopedia juga menggelar campaign Rabu Nabung. Lewat campaign yang digelar rutin setiap hari Rabu ini, Marissa mengatakan Tokopedia ingin mengedukasi dan mendorong masyarakat untuk membiasakan investasi melalui produk yang disediakan Tokopedia.

“Akan ada promo di setiap kampanye ini. Setiap pembelian reksa dana bisa memperoleh gift card hingga Rp.75 ribu, sementara beli emas bisa dapat cashback hingga Rp.250 ribu,” imbuh Marissa.

Keuntungan berinvestasi sejak dini dan tips menyisihkan uang yang baik bagi milenial

Financial Consultant Prita Hapsari Ghozie (dok. Tangkapan layar/Google Meet) via www.hipwee.com

Sementara itu, Financial Consultant Prita Hapsari Ghozie, mengatakan bahwa masa pandemi ini sebenarnya memberi opsi lebih bagi milenial untuk mulai berinvestasi. Karena menurut riset yang dilakukan Narasi TV, ada lima alasan utama mengapa milenial enggan menabung. Pertama adalah belanja, disusul cicilan, hangout, travelling, dan hobi.

“Hangout dan travelling adalah kegiatan yang nggak bisa dilakukan selama pandemi ini. Jadi, dana kebutuhan tersebut bisa dialokasikan untuk investasi,” kata Prita.

Prita menjelaskan mengapa investasi penting dilakukan sejak dini lewat sebuah ilustrasi. Seseorang yang memulai investasi pada usia 20 tahun, dengan jumlah investasi Rp.1 juta perbulan, pada usia 55 tahun akan memiliki hasil investasi sebanyak Rp3,83 milyar. Sementara seseorang yang memulai investasi pada usia 40 tahun, meski perbulannya menyisihkan uang sejumlah Rp4 juta, hanya akan menghasilkan Rp826,2 juta pada usia 55 tahun.

Untuk itu ia memberikan tips sederhana yang bisa diterapkan milenial, dengan membagi pemasukan bulanan ke dalam tiga kategori. 50% untuk living atau biaya hidup, 20% untuk playing atau belanja dan senang-senang, dan 30% untuk saving atau investasi yang disesuaikan dengan tujuan keuangan. Prita mengatakan, produk investasi yang cocok untuk milenial adalah yang bisa dimulai dengan angka kecil dan nggak memberatkan. Dalam hal ini, produk yang dihadirkan Tokopedia bisa jadi pilihan.

Lebih lanjut, ia memberikan lima hal yang perlu diperhatikan jika kamu sudah mantap berinvestasi. Yang pertama adalah menyesuaikan dengan tujuan keuangan. Kalau punya rencana jangka pendek bisa pilih reksa dana pasar uang, sementara untuk rencana jangka panjang bisa pilih emas.

“Selanjutnya pahami profil risiko, lalu pilih beberapa jenis asset investasi dengan mengalokasikan dana lebih banyak kepada produk yang sesuai dengan tujuan keuangan. Yang terakhir adalah pelajari dan pahami, serta nggak ikut-ikutan, terlalu takut atau rakus saat berinvestasi,” tutup Prita.

Nah, sudah siap untuk berinvestasi? Nggak ada lagi alasan untuk menunda-nunda lo, semuanya sudah gampang, murah, dan aman.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

colour my life with the chaos of trouble

Editor

Penikmat kopi dan aktivis imajinasi

CLOSE