Kemenkes Terbitkan SE Imbauan Waspada, Imbas 7 Bocah di Tasik Keracunan Chiki Ngebul

Maraknya aneka jajanan kekinian memang harus dibarengi kewaspadaan, apalagi bila dikonsumsi anak-anak. Nggak jarang kasus keracunan jajanan terjadi, seperti yang menimpa tujuh bocah SD di Tasikmalaya, Jawa Barat, belum lama ini. Kasus tersebut bahkan menjadi perhatian Kementerian Kesehatan (Kemenkes) hingga menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait kasus keracunan Chiki Ngebul.

Advertisement

Bahaya keracunan Chiki Ngebul memang nggak boleh dianggap enteng, karena bisa memicu kerusakan saluran pencernaan. Apalagi mengingat jajanan chiki ngebul digemari masyarakat, karena sensasi asap yang keluar dari mulut. Makanya, biar kasus nggak bertambah dan masyarakat lebih waspada, Kemenkes bikin SE imbauannya.

Imbauan dan kewaspadaan dari Kemenkes ditujukan pada Dinkes provinsi dan kota

Imbauan dan instruksi kewaspadaan disampaikan Kemenkes menyusul tinjauan kasus keracunan jajanan chiki ngebul di Tasikmalaya. Melansir dari CNN Indonesia, hal itu tertuang dalam SE Nomor SR.01.07/111/5/67/2023 yang diteken Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Yuli Astuti Saripawan pada Selasa (3/1) kemarin.

Dalam SE tersebut, Kemenkes mengimbau Dinas Kesehatan (Dinkes) baik provinsi maupun kabupaten atau kota dan rumah sakit supaya segera lapor kalau ada kasus keracunan chiki ngebul. Hal itu disampaikan supaya pihak fasilitas kesehatan bisa memberikan respons cepat apabila menemui kasus tersebut.

Advertisement

“Kepada Dinkes provinsi, kabupaten/kota dan rumah sakit agar melaporkan jika ditemukan kasus keracunan pangan akibat konsumsi jajanan chiki ngebul kepada Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan,” kutipan instruksi SE Kemenkes, dinukil dari CNN Indonesia.

Selain melapor secara langsung, Kemenkes juga memberukan kontak tim kerja pelayanan kesehatan rujukan di 088215992763 atau email di pelayanankesehatan.rujukanlain@gmail.com.

Advertisement

Kendati nggak tercatat sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB), Kemenkes tetap menerbitkan SE tersebut karena terjadi penikatan kasus baik yang bersifat lokal maupun di beberapa daerah lain. Sehingga, adanya SE ini Kemenkes mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dan melapor bila terjadi kasus keracunan nitrogen cair pada chiki ngebul.

Tujuh anak SD di Tasik keracunan chiki ngebul akibat nitrogen cair yang bikin kepulan asap

SE yang diterbitkan Kemenkes menyusul kasus keracunan chiki ngebul yang menimpa tujuh murid SDN 2 Ciawang, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat pada akhir November 2022 lalu. Korban mengalami gejala muntah, perut begah dan diare usai makan jajanan chiki ngebul di dekat sekolah mereka.

Jajanan chiki ngebul atau sering juga disebut chikbul merupakan camilan sejenis kue kering berbahan dasar makanan ringan seperti chiki-chikian yang disiram nitrogen cair untuk mengeluarkan asap. Saat masuk ke mulut, asap ini akan mengepul dan menimbulkan sensasi yang unik.

Melansir dari Republika, Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk Kabupaten Tasikmalaya Reti Zia Dewi menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan penanganan kasus keracunan itu sesuai prosedur, termasuk menyelidiki kandungan chiki ngebul dan menemukan adanya nitrogen cair dalam jajanan tersebut.

“Secara tinjauan medis, nitrogen memang berbahaya untuk dikonsumsi. Namun, kepastian penyebab keracuan bisa dari nitrogen atau hal lain belum bisa kami simpulkan, karena BPOM yang melakukan pemeriksaan,” kata Reti, dinukil dari Republika.

Dari tujuh korban yang mengalami keracunan dan dilarikan ke puskemas terdekat, satu diantaranya dirujuk ke rumah sakit, karena menhalami nyeri perut mendadak dan perut bertambah besar. Hal itu diduga sang anak mengalami masalah pada usus. Namun, berkat penanganan yang cepat, semua korban sudah sembuh.

Bahaya mengonsumsi nitrogen cair

Chiki ngebul memang jadi jajanan yang unik dengan sesnsasi asap yang masuk ke dalam mulut. Asap tersebut berasal dari introgen cair yang memiliki suhu ekstrem di bawah titik beku es biasa. Nitrogen cair ini juga biasa digunakan pada jajanan ice smoke.

Melansir dari Detik Health, Dr. dr. Darma, SPKK(K), FINSDV, FAADV, dari DNI Skin Centre menjelaskan, nitrogen cair bila dikonsumsi bisa menyebabkan cold burn atau luka bakar dingin, di mana kondisi luka menyebabkan kerusakan lokal pada kulit dan jaringan akibat pembekuan.

Namun, tingkat keparahan cedera juga tergantung durasi kontak, misalnya ketika terlalu lama menahan makanan berlapis nitrogen cair dalam mulut, atau atau ketika konsumsi yang terlalu banyak dan memicu masalah dalam organ pencernaan.

Meski jajanan chiki ngebul, ice smoke dan sejenisnya cukup ngetren dan unik, tapi kewaspadaan memang harus selalu di utamakan ya SoHip. Jangan sampai, kasus keracunan chiki ngebul terulang lagi, karena kita yang kurang berhati-hati memilih jajanan.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penikmat buku dan perjalanan

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE