Pengalaman menjelajah luar angkasa tentu menjadi hal yang tak terlupakan. Angan-angan sejak kecil untuk mengeksplor alam semesta seperti bulan siapa sangka sebentar lagi bakal menjadi kenyataan. Ya, dia adalah Yusaku Maezawa. Seorang miliarder Jepang yang telah menandatangani kontrak dengan SpaceX untuk pergi ke bulan sebagai turis dengan pesawat Big Falcon Rocket (BFR) pada 2023.

Pesawat yang kini masih dikembangkan SpaceX, sistem peluncurannya sudah diresmikan oleh Elon Musk pada 2016 lalu. Rencana ini merupakan langkah penting sebagai akses untuk mewujudkan orang-orang yang bermimpi ke luar angkasa. Kayak gimana kisahnya Maezawa hingga bisa menjadi turis pertama yang bakal ke bulan? Simak deh ulasan Hipwee News & Feature berikut ini.

Faktanya, proyek yang dinamankan “Dear Moon” ini merupakan perjalanan pertama kali setelah hampir setengah abad sejak program Apollo pada 1960-an dan 1970-an

Yusaku Maezawa bersama Elon Musk via www.latimes.com

Advertisement

Miliarder Jepang Yusaku Maezawa akan menjadi turis pertama yang ke bulan pada 2023 nanti. Dia adalah orang pertama yang ke bulan setelah hampir setengah abad tak ada siapapun yang ke sana sejak program Apollo 1960-an dan 1970-an. Lintasan yang dilalui Maezawa diperkirakan sama dengan yang diambil oleh astronot Apollo 8 pada 1968.

Dilansir dari CNBC, Maezawa akan menggunakan BFR yaitu roket besar setinggi 35 lantai yang bisa membawa sejumlah orang di dalam pesawat. Maezawa pun sangat antusias untuk mengajak 6-8 orang seniman dari seluruh dunia untuk ikut bersamanya dalam perjalanan bersejarah ini. Hal tersebut Maezawa lakukan demi kontribusinya kepada dunia. Karena setelah kembali dari kunjungan ke bulan, para seniman ini diharapkan akan menghasilkan karya seni yang terinspirasi dari perjalanan Dear Moon itu.

Sama sekali tak ada latar belakang sains sama sekali, Yusaku Maezawa yang bakal jadi turis pertama bulan ini sebenarnya malah berasal dari industri musik

dulunya sebagai musisi indie rock via hypebeast.com

Yukaza Maezawa adalah miliarder Jepang berusia 42 tahun yang mulanya seorang seniman. Dia pernah menjadi musisi rock dan mendirikan perusahaan pakaian online Jepang yaitu Zozo. Kekayaannya didapat dari usahanya di e-commerce, meski begitu Maezawa kerap menghindari pakai baju formal. Karier di dunia musik ternyata membawa perubahan pada dirinya sekarang yang concern sebagai entrepreneur fashion dan pecinta karya seni.

industri musik membawanya sampai dirinya seperti sekarang via www.wsj.com

Advertisement

Ngomong-ngomong, Maezawa memulai karier musiknya lewat sebuah band indie rock di sekolah dengan merilis sebuah EP pada 1993. Dia melewatkan kuliah demi mengikuti pacarnya ke AS dan di sanalah Maezawa mulai mengumpulkan CD dan rekaman band yang disukai. Saat dirinya kembali ke Jepang pada 1995, bisnis musiknya dimulai lewat jualan CD dari band favoritnya itu. Pada 1998 pun, Maezawa mulai gunakan bisnis musik mail-order untuk meluncurkan Start Today yang kini berubah ke ranah online dan menjual pakaian juga. Pada tahun yang sama, band Maezawa bernama Switch Style menandatangani kontrak bersama label BMG Jepang dengan merilis tiga album.

Pun demikian dengan minatnya yang sangat tinggi pada seni dan fashion. Makin melambungkan namanya di dunia

pecinta seni dan fashion via www.nextbigfuture.com

Maezawa dikenal sebagai miliarder yang sangat menggemari seni dan fashion. Sebagaimana dilansir dari CNN, dia membangun museum di kota kelahirannya di Chiba, Jepang. Bahkan, Maezawa belum lama ini mengejutkan publik Amerika Serikat (AS) lantaran membeli lukisan 1982 oleh Jean-Michel Basquiat seharga $ 110 juta pada 2017 lalu. Hal ini semakin melambungkan namanya lantaran dia telah membeli lukisan dengan harga paling mahal sepanjang sejarah karya seni lukisan di AS.

tertarik mengikuti jejaknya? via bgr.com

Sebelumnya, Maezawa telah menawar $ 57,3 juta untuk lukisan tanpa judul di Christie’s. Pada 2016, dia juga membeli karya Pablo Picasso seharga $ 22,6 juta dan beberapa barang mahal lainnya. Majalah Forbes memperkirakan kekayaan Maezawa bernilai $ 2,9 miliar, sehingga tak mengherankan kalau dia gampang sekali beli ini dan itu, bahkan membangun museum sebagai wujud kecintaannya terhadap karya seni. Bagi Maezawa, seni berkontribusi pada perdamaian dunia karena Seni membuat orang tersenyum dan menyatukan orang.

Ngomongin soal teknologi, biasanya yang kita pikir orang-orang di dalamnya berlatarbelakang sains. Padahal, ada juga yang sama sekali tak ada kaitannya dengan sains. Mereka hanya ingin merealisasikan impiannya menjelajah alam semesta dengan lakukan perjalanan ke bulan, seperti Yusaku Maezawa.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya