Indonesia berduka setelah kepergian artis cantik Julia Perez yang selama tiga tahun melawan penyakit kanker serviks. Kanker serviks disebabkan oleh HPV (Human Papilloma Virus). Belum ada obat yang dapat menyembuhkannya. Maka dari itu, para ahli membuat vaksin untuk mencegahnya. Berikut beberapa fakta tentang vaksin HPV yang harus kamu tahu supaya nasib Jupe tidak berulang ke kamu.

1. Terdapat 3 vaksin HPV yang terkenal

Related image

Cervarix, salah satu contoh vaksin HPV

Vaksin HPV yang terkenal antara lain; Gardasil, Cervarix, dan Gardasil 9. Gardasil merupakan jenis vaksin yang dapat mencegah virus HPV tipe 6 dan 11 yakni penyebab kutil kelamin. Sedangkan Cervarix merupakan vaksin HPV yang khusus untuk pencegahan HPV tipe 16 dan 18 (penyebab kanker serviks). Oleh karena itu, Cervarix hanya digunakan untuk kaum wanita. Selain itu Gardasil 9 digunakan untuk mencegah virus HPV tipe 6, 11, 16, 18, 31, 33, 45, 52, dan 58.

2.Vaksin HPV sebaiknya diberikan kepada yang belum aktif secara seksual, seperti anak SD kelas 5 dan 6

Advertisement

Amerika Serikat merekomendasikan vaksinasi pada mereka yang berusia 11 hingga 12 tahun. Hal ini karena kalau diberikan kepada orang yang lebih tua, efektivitas vaksin akan menurun karena sudah aktif berhubungan seksual. Mayoritas di Eropa Barat pun merekomendasikan vaksinasi diberikan kepada anak usia 12 tahun.

3. Vaksin HPV tidak akan berpengaruh bagi orang yang sudah terjangkit virus HPV

Bagi orang yang sudah terkena penyakit HPV, vaksinasi ini sudah tidak berguna. Hal ini karena vaksinasi hanya mampu mencegah dan bukannya mengobati.

4. Vaksin HPV ini diberikan secara bertahap, dan dapat bertahan selama 4 tahun

Vaksin HPV diberikan kepada perempuan secara bertahap dengan total 3 dosis. Pertama pada usia 11-12 tahun, kedua setelah 1-2 bulan setelah suntikan pertama, dan terakhir 6 bulan setelah suntikan pertama.

5. Vaksin HPV juga aman digunakan bagi mereka yang sudah menikah

Advertisement

Vaksin HPV juga aman digunakan oleh mereka yang sudah menikah, hal ini malah dianjurkan. Terlebih dianjurkan untuk yang belum terjangkit virus HPV, karena kalau sudah terinfeksi oleh salah satu tipe virus, maka vaksin ini hanya akan mencegahnya terinfeksi oleh HPV tipe lainnya.

6. Vaksin HPV juga boleh diberikan kepada laki-laki

Bukan hanya perempuan saja yang bisa mendapatkan vaksinasi HPV, namun laki-laki juga bisa. Hal ini merupakan bentuk pencegahan terjangkitnya kutil kelamin akibat HPV, selain itu juga dapat mencegah terjangkit viru-virus lainnya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya