Layaknya sebuah film detektif yang penuh dengan hal-hal misterius, kehidupan para koruptor juga akan selalu menarik untuk dikulik dan dibahas. Mulai dari kehidupan pribadi seperti keluarga atau kariernya hingga cara-cara mereka berinteraksi dengan sesama pelaku korupsi. Soalnya koruptor sekarang juga makin canggih. Mereka berusaha mati-matian gimana caranya biar nggak terendus KPK.

Banyak hal yang biasa mereka lakukan, salah satunya memakai kode atau istilah rahasia saat berinteraksi atau bernegosiasi dengan lawan bicaranya. Bahasa sandi ini digunakan untuk mengelabui percakapan karena mereka sadar akan kemungkinan disadap. Belum lama ini KPK merilis kode-kode rahasia yang biasa digunakan dalam percakapan antar pelaku korupsi.

Advertisement

Istilah-istilah ini terungkap dalam banyak kasus korupsi yang selama ini ditangani KPK. Apa saja sandinya? Yuk intip ulasan Hipwee News & Feature berikut ini…

1. Para koruptor banyak menggunakan istilah makanan, seperti “Apel Malang” ini yang digunakan sebagai kata ganti “Rupiah”

“Oke, saya mau, asal saya diberi apel malang” via www.hipwee.com

2. Kalau untuk merujuk mata uang dolar Amerika Serikat, tinggal pakai kode “Apel Washington”. Soalnya dana korupsi juga bisa pakai dolar~

“Saya nggak mau apel Malang, maunya apel Washington” via www.hipwee.com

3. Bisa juga pakai istilah buah lain, seperti semangka. Istilah ini dipakai kalau mau minta kucuran dana

“Oke, boleh. Tapi saya mau semangka ya” via www.hipwee.com

4. Nama-nama hewan juga nggak luput dari kamus rahasia para koruptor. Kalau sapi digunakan untuk menyebut uang senilai ratusan juta rupiah

“Saya mau sapi aja ya, bos” via www.hipwee.com

5. Karena lebih murah, kambing jadi kode buat menyebut dana yang nilainya puluhan juta rupiah. Hmm~

“Kambing aja nggak apa-apa kalau saya mah” via www.hipwee.com

6. Kopi kecoa atau kopi coro identik dengan sesuatu yang nggak enak. Kalau dalam dunia korupsi, istilah ini dipakai buat menyebut nilai uang yang nggak sesuai harapan

“Besok lagi jangan ngasih kopi coro ya, Pak” via www.hipwee.com

7. Kalau kode uang puluhan dan ratusan juta pakai nama hewan, lain halnya dengan kode uang miliaran. Kata sandinya “Susu Kaleng”

“Kambing atau sapi aja ya tidak cukup. Kecuali sudah jadi susu kaleng” via www.hipwee.com

8. Merek snack “Nyam Nyam” ini digunakan untuk menyebut uang yang akan diberikan. Duh, tercoreng sudah jajanan favorit ini~

“Oke, besok saya bawakan nyam-nyamnya” via www.hipwee.com

9. Binatang tak berdosa ini juga jadi sasaran para koruptor untuk dimasukkan kamus rahasia, sebagai kata ganti pihak yang meminta uang

“Saat ini luwak masih di rumahnya” via www.hipwee.com

10. Bahkan kegiatan keagamaan yang suci ini dipakai buat menyebut rencana pertemuan tersembunyi. Hadeh…

“Kapan ngaji lagi nih, Pak?” via www.hipwee.com

11. “Nomor Sepatu” kalau diterjemahkan jadi jumlah uang suap. Misalnya “Nomor sepatunya berapa, Bu?” artinya “Mau minta uang suap berapa, Bu?”. Kalau dijawab 35, berarti Rp35 juta

“Nomor sepatunya berapa ya?” via www.hipwee.com

Sebenarnya masih banyak banget istilah-istilah rahasia yang berhasil dihimpun KPK selama memberantas korupsi hingga detik ini. Meskipun kemampuan para koruptor semakin canggih, kalau pemberantasnya juga ikut canggih, rasanya bukan nggak mungkin budaya korupsi di Indonesia bisa dihapuskan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya