Sebuah iklan lowongan pekerjaan untuk tenaga bersih-bersih atau cleaning service di London jadi headline berita internasional. Apa pasalnya? Disamping gajinya yang selangit yaitu £45 atau sekitar Rp 800 ribu per jam, persyaratan utama yang harus dipenuhi buat mata terbelalak. Lowongan kerja khusus perempuan ini mencari mereka yang bersedia membersihkan rumah dalam keadaan bugil atau tanpa busana.

Sekilas, iklan tersebut gampang disalahartikan jadi usaha prostitusi atau penipuan berbau seksual. Tapi sebenarnya jika dibaca lebih lanjut, penawaran lowongan pekerjaan tersebut hanyalah menjawab permintaan dari kelompok naturist yang makin berkembang pesat di negara-negara Eropa seperti Inggris. Dalam ranah populer, kaum naturist ini juga dikenal sebagai nudist karena prinsip hidupnya untuk tidak memakai pakaian dan beraktivitas dalam keadaan telanjang bulat. Adakah yang berminat?

Komunitas naturist yang makin besar di Inggris butuh asisten domestik untuk bersihkan rumah. Mereka siap membayar mahal asalkan pelamar bersedia ikuti prinsip utama kelompoknya, yaitu tidak berbusana

Tenaga yang sedang dicari oleh orang naturist kaya via www.croydonadvertiser.co.uk

Perusahaan yang bertanggungjawab atas pemasangan iklan ini ialah Naturist Cleaners. Yang membuat takjub, gaji yang ditawarkan bisa dibilang kelewat besar, yaitu £45 atau sekitar Rp 727 ribu per jam. Tugasnya sederhana, membersihkan rumah dari debu, merapikan, menyiram tanaman, mengoperasikan mesin cuci, menyetrika pakaian, dan membersihkan jendela milik kaum nudist atau naturist. Meski syarat utamanya adalah menanggalkan pakaian, sebenarnya pelamar boleh saja memilih tetap berbusana tapi dengan konsekuensi gajinya akan diturunkan menjadi £25 per jam. Dan tetap saja harus berada di lingkungan dimana semua penghuni rumah dalam keadaan bugil total. Wah penuh tantangan banget ya pekerjaan satu ini.

Mereka akan dipekerjakan di tempat-tempat kaum naturist, alias kaum yang sangat ingin menjadi alami. Ada kepercayaan terkait kebebasan yang begitu teguh mereka pegang

Pekerjaan ini punya dress code atau seragam tetap via www.croydonadvertiser.co.uk

Banyak yang penasaran akan logika dibalik paham naturist atau nudist ini. Kenapa juga ada sejumlah orang yang merasa perlu untuk menolak berpakaian? Sebagaimana pahamnya dikenal sebagai naturist atau kaum ‘alami’, mereka meyakini bahwa manusia sudah seharusnya menjaga penampilan paling alamiahnya tanpa perlu ditutupi sehelai kain buatan pabrik. Ditengah-tengah peradaban manusia yang semakin terpaku pada penampilan luar, bisa tiap hari telanjang adalah bentuk kebebasan tertinggi.

Meski dalam pandangan umum telanjang itu dinilai tidak sopan dan terbelakang, kaum naturalist menganggapnya sebagai sebuah keistimewaan yang hanya bisa dimengerti segelintir orang. Beberapa tahun belakangan ini, paham naturalist makin populer di negara-negara Eropa seperti Perancis, Jerman, dan Inggris.

Kaum nudis meyakini, manusia yang berbusana ialah orang-orang munafik atau hipokrit. Untuk itulah mereka tercipta dan mengklaim diri jauh dari topeng kemunafikan

Ingin sepenuhnya jujur pada penampilan alamiah manusia via jamaica-gleaner.com

Berbusana atau berpakaian disebut sebagai lambang dari pengingkaran terhadap kecenderungan alami manusia. Para nudist sepakat kalau ‘busana’ hadir sebagai pengaruh dari norma yang tercipta di masyarakat, yang kemudian banyak orang beranggapan kalau tubuh telanjang itu tabu. Akibatnya, kecenderungan alami jadi menghilang. Bukankah saat lahir semua manusia juga telanjang? Analogi inilah yang sering mereka lontarkan.

Hingga kemudian, para nudist memandang orang-orang berbusana ialah sekelompok hipokrit atau orang-orang munafik. Mereka yang berbusana dituduh berpura-pura mengingkari kecenderungan alami manusia dan tentu saja menolaknya. Di mata kaum nudist, ketelanjangan bukanlah sebuah dosa, tapi ungkapan apa adanya. Seperti makan dan minum, tidur dan bangun, telanjang pun dinilai hal alami dan lumrah.

Yang harus kamu tahu, kaum nudis beranggapan bahwa hidup telanjang tidak berkaitan sama sekali dengan seksualitas

Seperti halnya layanan pembersihan yang menghebohkan dunia tadi, pihak perusahaan yang bersangkutan menegaskan tidak ada unsur seksual untuk bisnis ini, walau memang petugas pembersih perempuan yang lebih diminati.  Naturist hanya memegang dua hal, yaitu bebas dan natural. Kata mesum tak turut andil menjadi landasan untuk bergabung dalam komunitas ini. Jadi jika benar-benar berkomitmen pada prinsip naturist, tidak akan ada orang yang terkejut melihat badan telanjang orang lain. Karena mereka bukanlah tontonan, hanya orang yang menjalani kehidupan.

Desa Spielplatz adalah desa tertua milik kaum nudist yang telah berdiri di Inggris sejak 85 tahun silam. Walau begitu,  Perancis tetap disebut sebagai tujuan favorit kaum nudist

Dari dulu hingga kini, desa ini masih eksis sekali via liputan6.com

Spielplatz, sebuah desa yang terletak di Hertfordshire, tepat di tengah salah satu kota tersibuk di dunia yaitu London, telah memiliki tradisi nudist sejak tahun 1929. Walau dihuni oleh para kaum nudist, tapi kehidupan para penghuninya tidak terisolasi dengan warga luar desa. Walau begitu ketika berbicara tentang destinasi untuk para nudist, Perancis seringkali jadi kata pertama yang terucap. Ya negara ini memang sangat terkenal dengan pantai-pantai telanjangnya. Terlebih saat ini di Perancis juga ada The Village Naturiste, kampung nudist terbesar di dunia. Setiap tahun, ada sekitar 50 ribu wisatawan yang berkunjung saat musim panas tiba.

Lebih dari sekadar pilihan untuk tidak berbusana, sejatinya paham naturist atau nudist memiliki prinsip yang mendalam. Yakni tentang kebebasan dan kembali ke bentuk manusia yang sebenar-benarnya tanpa terpaku oleh batasan maupun norma sosial. Tentunya, paham ini tidak akan bisa dimengerti semua orang. Banyak juga yang bakal menganggap kaum naturist atau nudist itu tidak pantas atau bahkan berdosa karena menunjukkan semua aurat. Tapi menarik saja melihat bagaimana paham ini makin populer beberapa tahun belakangan ini. Entah dunia makin gila atau semakin banyak orang yang jenuh pada ‘kerumitan’ dunia ini sehingga memilih kembali ke hal-hal mendasar seperti telanjang layaknya manusia gua.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya